
Makanan telah di hidangkan di meja mereka,dua porsi pizza paling enak dan paling mahal,empat porsi chiken beserta saus,kentang goreng lengkap dengan minuman nya.
Malam ini mereka mengadakan party mendadak,alias kebetulan ketemu.
"Ayo kita makan,apa lagi yang kalian tunggu! jarang jarang loh kita berkumpul seperti ini,untung aja tadi kita nggak sengaja ketemu"Dania mempersilahkan sahabat serta suami nya.dengan gerakan cepat potong pizza hilang di telan Dania,membuat wanita itu senang setelah merasakan betapa enak nya pizza mahal terjun ke perut nya.
"Hati-hati dong sayang,makan nya pelan pelan aja,nggak ada yang merebut makanan punya mu"ujar Daniel melap bibir istri nya yang berlepotan saus dengan mengunakan tissu.
Dania hanya tersenyum manis pada suami nya"Ini enak bangat mas"
Mereka mulai menyantap makanan nya.
"Kalian keluar malam malam begini habis dari mana?"tanya Bryan yang cukup penasaran apa yang di lakukan oleh bos nya dengan waktu yang sudah larut malam begini.
Apakah di kediaman mewah nya Dirgantara itu para pelayannya tidak menyiapkan makanan sehingga tuan muda dan nona muda rumah itu mencari makan di luar.Bryan cukup mengenal kepribadian om Nathan dan Tante Zhelia,mereka tidak pernah memakan makanan di luar kecuali di pertemuan bisnis dan semacam nya dan itu tidak terlalu sering.mereka selalu mengkonsumsi makanan rumahan karna itu yang lebih sehat.
Mendengar ucapan dari Daniel membuat Bryan sangat curiga bahwa ada sesuatu yang telah mereka tutupi.
Daniel menatap balik Bryan dengan tatapan nya.pria itu tau sipat kekepoan yang di miliki sekretaris nya sangat lah tinggi,Bryan tidak akan percaya pada omongan nya,lagian Daniel juga tau kalo mereka sudah berteman cukup lama jadi Bryan sudah hapal apa saja tingkah laku dan gerak gerik nya.
"Aku tau kau itu pria yang sangat kepo.jadi akan aku katakan tujuan kami datang kesini malam-malam.Kami punya kabar gembira yang ingin kami sampaikan ke kalian,mumpung kita sudah berkumpul sekarang"
"Kabar gembira apa itu"Bryan penasaran,dia menatap Daniel dengan serius dan menghentikan makan nya.
"Saat ini Dania sedang hamil,sebentar lagi kamu akan punya bayi"
"Apa!...."
"Apa!...."
Bryan dan Keyla samaan menjawab,mereka kaget mendengar berita yang membahagiakan ini.Keyla bangkit dari duduk nya dan memeluk Dania dengan senang.
"Selamat yah Beb,aku ikut senang mendengar nya,Ahir nya kamu hamil,sebentar lagi akan punya bayi.dan bahagia nya lagi aku bisa mengendong bayi mu nanti"
"Tentu Dong Beb,kamu boleh sepuas nya mengendong bayiku nanti,karna kamu kan aunty nya"
"Hehehe..."mereka tertawa bahagia.
"Selamat untuk kalian berdua,gue ikut senang mendengar nya"
"Tanks bro"Daniel Dan Bryan this berdua.
"Jadi,untuk merayakan kabar bahagia ini kalian berdua harus menteraktir kami sampai puas"seru Keyla
"Terserah kalian,makan saja sepuas nya.mau bungkus pun juga boleh"ucap Daniel menantang Keyla
Mereka tertawa mendengar ucapan serius dari mulut Daniel yang terdengar lolucon.
"Benar apa yang Lo katakan barusan Daniel? lo nggak bercanda"ulang Keyla untuk memastikan Daniel tidak berbohong.
__ADS_1
"Hahahah......sayang kamu dengar itu.sahabat mu ini tidak percaya kalo suamimu ini orang kaya dan banyak duit,aku bisa beli apa saja dengan uang ku yang banyak.kalian tinggal sebut saja apa yang kalian inggin kan,karna seorang Daniel tidak akan pernah mengingkari janji nya"
"Ya....gue tau Li itu orang kaya dan banyak duit,mungkin saja kan Lo itu pria yang sombong juga pelit"Keyla menatap Daniel dengan tatapan permusuhan karna dia tidak suka dengan pria yang terlalu angkuh dan sombong.bagi Keyla ketampanan dan kekayaan tidak berarti,yang penting punya sikap baik,sopan serta tangung jawab atas kewajiban.dia selalu berdoa semoga di berikan jodoh seperti itu saja sudah cukup.
"Lihat sayang,teman mu mu ini ngatai suami mu pelit dan sombong,padahal aku tidak seperti itu"
"Benar kok,itu fakta"seru Dania membela keyla. Daniel pun memberi tatapan maut nya kearah sang istri karna tidak dapat pembelaan.tapi sang istri malah menghiraukan suami nya yang sedang kesal dia malah semakin asik menyantap makanan yang ada di depan mereka.
"Awas saja yah nanti aku akan menghukum mu
Mereka kembali menikmati makan nya.
*
Dua jam telah berlalu,mereka sudah terlihat cape akibat makan terlalu kenyang begitupun banyak cerita cerita mereka sampaikan sehingga membuat tempat itu penuh dengan canda tawa mereka berempat.malam ini adalah malam yang sangat beruntung karna mereka bisa berkumpul.bercerita bersama,tertawa bersama dan sedih bersama.
Jarang sekali mereka menemukan waktu yang seperti sekarang ini,kebanyakan dari mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan terutama Keyla dan Dania,dua sahabat itu sudah jarang sekali bertemu semenjak Dania menikah dan Keyla pindah kerja yang cukup jauh dari kediaman Dirgantara.untuk Sekedar telponan saja mereka juga jarang.
Daniel meminta Bryan untuk mengantar Keyla pulang ke rumah nya,kebetulan mereka searah,cuman beda nya rumah Keyla lebih dekat jadi tidak masalah jika Keyla nebeng sebentar.
Hati yang masih di selimuti dendam dan kesal dengan tegas Bryan menolak perintah Daniel,dia tidak inggin dekat-dekat dengan gadis seperti Keyla apalagi satu mobil dengan nya,sungguh menjijikan.Bryan malah memberi Keyla selembar uang seratus ribu untuk bayar taxi atau ojek,yang penting mereka tidak pulang bersama.dia benar-benar tidak ingin bersama gadis itu.
Bukan Daniel nama nya kalo dia nggak marah perintah nya di abaikan begitu saja,dia juga menendang tulang kering kaki Bryan dengan keras,membuat pria berdarah biru itu mengaduh kesakitan Tampa bersuara.
"Sekali lagi Lo menolak akan gue patahi semua tulang di badan Lo,dia itu seorang gadis,nggak baik dia pulang sendirian.apa gunan nya Lo jadi manusia kalo nggak mau nolong orang"
Setelah kedua orang itu pergi,pasutri ini pun juga ikut pergi dari sana.
*
Sesampainya di rumah Dania merasa cemas jika orang tua mereka tau kalo mereka baru pulang.
Benar saja,Zhelia sudah berdiri di depan pintu dengan tangan yang di lipat di dada sambil menatap mereka dengan diam.sudah seperti pak polisi menangkap basah orang yang mencuri.
"Ma mama...."tutur Dania
"Dari mana saja kalian,kenapa pulang larut malam.Daniel,seharusnya kamu menjaga Dania di rumah,dia itu sedang hamil kenapa kamu mengajak nya keluar malam-malam.kamu itu sudah dewasa sebentar lagi punya anak dan jadi ayah,seharusnya kamu itu lebih bertanggung jawab pada tugas mu sebagai suami kepada istri,jangan selalu memaksa Dania mengikuti kesenangan kamu saja pikir kan juga kesehatannya dia itu sedang mengandung anak kamu,kamu tidak tau seberapa berat dan susah nya mengandung.angin malam itu nggak sehat untuk kesehatan ibu dan bayi nya.konon kata orang jaman dulu wanita yang hamil tidak di perbolehkan keluar malam itu famali nama nya apa lagi kalian baru anak pertama,apa kamu mau calon anak kamu kenapa-kenapa?"
"Ma...jangan ceramahi Daniel,ceramahi saja putri kesayangan mu ini.dia sendiri yang maksa ikut aku keluar,aku sudah menyuruh nya untuk tinggal saja di rumah tapi dia kekeh inggin makan piza dan ayam di tempat nya langsung tidak mau di pesan.kalo Daniel tidak menuruti keinginan nya nanti dia akan merajuk dan mendiamkan Daniel selama berhari-hari,mama kan tau bagaimana keras kepala nya putri mama ini"ujar Daniel merangkul Dania serta mencubit gemes hidung istrinya.nada nya terdengar kesal setelah di marahi sang mama.
"Benar itu Dania?"
"Maaf Ma Dania yang salah,aku maksa mas Daniel untuk ikut bersama nya,tapi apa daya ku ma,aku pengen sekali makan piza sama ayam di tempat nya langsung,biasa nya aku nggak kek gini"
Zhelia tersenyum dan mengusap pelan pipi Dania dengan penuh kasih sayang.
"Nggak papa sayang,ngidam itu memang harus di penuhi,jika kamu menginginkan sesuatu katakan saja jangan di tahan.yah....hanya saja mama khawatir sama kamu,mama tidak ingin sesuatu yang terjadi sama kamu dan cucu mama"
"Baik ma,aku akan menjaga kesehatan dengan baik"Dania memeluk Zhelia,dia sangat beruntung mendapatkan orang tua yang baik seperti Zhelia.
__ADS_1
"Ya sudah kalo gitu kamu naik ke atas lalu istirahat,jangan sampai kamu kekurangan tidur,mengerti?"
"Siap Ma,Dania akan tidur sekarang juga"
"Baiklah"
Saat sampai di depan pintu lif Zhelia menghentikan langkah mereka yang hendak pergi ke kamar.
"Daniel,kamu harus pastikan Dania tidur dengan cepat,jangan biarkan dia bergadang"Zhelia memperingati putra sulung nya,ibu empat anak itu tau betul bagaimana sikap Daniel dia tidak bisa di omongin satu kali harus berkali-kali baru dia melakukan nya.
"Ia Mama sayang.....akan aku pastikan putri mu akan tidur setelah ini"Daniel menampilkan deretan gigi putih dan senyum manis nya pada sang mama lalu mereka pergi.
*
Daniel memeluk tubuh istri nya dari belakang.pelukan yang sangat erat bagaikan tali yang diikat ke suatu benda dengan kencang,Daniel merasakan hal yang baru setelah menikah,yaitu berada di pelukan sang istri.dia begitu nyaman sekali sampai sampai ia rela tertidur lama demi bisa didekat istri nya.rasa nya tak ingin melepaskan tempat ternyaman itu.
Rupa nya Daniel mengingkari janji nya pada Zhelia.bukan nya dia menyuruh Dania tidur tapi dia malah mengajak sang istri melakukan rutinitas malam mereka yang tidak pernah absen sejak awal pertama sampai sekarang ini.dia bahkan tidak melihat istri nya tengah hamil muda tapi tetap saja dia ingin melampiaskan hasrat nya.
"Sayang"
"Hmm"
"Apakah bayi kita sudah bergerak?"
Pertanyaan sang suami membaut Dania terpaksa membuka mata lalu berbalik menatap wajah tampan suami nya itu.
"Tentu saja belum mas,umur bayi kita masih muda,dia belum tumbuh menjadi manusia dan dia masih kecil jadi dia belum bisa bergerak"
Mendengar itu Daniel jadi bingung,kemudian dia meletakan tangan nya di perut rata Dania.
"Jadi kapan dia mulai menendang perut mu dan merasakan sentuhan dariku"
"Mm...aku juga kurang tau,mungkin setelah perut ku nanti membesar baru lah dia akan menendang-nendang,kalo sekarang aku belum merasakan apapun"
"Terimakasih sayang....aku sangat mencintai mu,kamu telah memberi ku kebahagiaan yang tidak pernah di rasakan semua orang,aku manusia paling beruntung bisa menjadi seorang ayah di waktu yang dekat ini.aku inggin kau selalu berada di dekat ku,berjalan bersama ku dalam suka maupun duka,mendukungku serta memberi semangat agar aku tetap kuat.dengar kan aku sayang kamu adalah cinta serta kekuatan ku,kamu segala nya bagi ku,tidak akan ada yang bisa mengantikan posisi mu di hati ku,aku tidak akan bisa hidup tampa mu,walaupun hanya sehari jika kau tidak ada di dekat ku aku merasa gila dan sangat rindu.kita akan sama sama membesarkan anak anak kita,hidup sampai tua.aku berdoa agar kita selalu bersama sampai kematian menjemput.kebahagiaan Ku terletak pada mu wahai istri Ku Dania Dirgantara"
Dania meneteskan air mata nya karna terharu sekali mendengar ucapan Daniel yang terdengar sangat tulus dan ikhlas.
"Sudah banyak sekali aku mendengar gombalan dan rayuan mas yang aku dengar,tapi kali ini berbeda...aku sungguh tersentuh dan terharu mendengar nya"Dania juga mengusap air mata Daniel.
"I love you sayang,I love you,I love you,I love you,(di iringi kecupan Di bibir? terimakasih banyak untuk semua Nya"terakhir kecupan Di dahi.
"Kita akan sama-sama merawat Daniel junior.sekarang kamu tidur lah Ini sudah larut Malam nanti mama tau Kalo kamu bergadang"
"Dari tadi Aku memang mau tidur Kok,mas Nya aja yang ganguin Aku"jawab Dania jutek
"Hehehe....Maaf sayang nama Nya juga nggak tahan,lagian si Jojo udah terbiasa Di puasin setiap Malam Jadi Dia tidak bisa absen"
Mereka pun larut Dalam tidur Nya.
__ADS_1