
"Dania!!!"
Dengan sigap Dania menoleh kebelakang ke arah suara yang sangat familiar.
"Daniel.....kau!!!"
Dania terkejut karna Daniel berdiri di belakang nya dia juga senang Ahir nya Daniel telah sadar dan baik-baik saja.walaupun luka lebam masih bersarang di wajah nya.
Daniel melangkah dengan tertatih mendekati ayunan dan duduk di sebelah kanan Dania.
"Da-Daniel...ka...kau sudah bangun"
"Ia...aku baru saja terbangun"
"Kenapa.....kau bangun.kau kan ma-masih sakit.seharus nya ka-kau istirahat di kamar"kata Dania yang mulai benci dengan kalimat gugup nya.
"Aku keluar karna kamu"
"Karna aku!!"
"Ia.....karna aku menghawatirkan mu maka nya aku keluar mencari mu.meliht apakah kau baik baik saja atau tidak.karna tadi aku tidak sempat menolong mu dari penjahat,mereka lebih dulu memukul ku sebelum aku menyelamatkan mu"
"Dania terdiam mendengar kata kata yang keluar dari mulut Daniel.Dania menatap mata nya dalam-dalam mata yang hangat teduh pengertian juga penuh kejujuran.belum pernah ia menatap mata ini sebelum nya mata yang membuat Dania terdiam terpaku,tidak berkutik apa apa mata yang siap menyihir diri nya"
"Dania....Dania...."panggilan Daniel Menyadarkan dari lamunan
"Ia ada apa?"
"Kenapa bengong,apa yang kau pikirkan?"
"Maaf kan aku Daniel,karna aku kamu menjadi seperti ini,karna mau menyelamatkan ku kamu yang menjadi korban nya jika saja kau....!"
"Huuussss....."
Daniel menempelkan jari nya di bibir Dania supaya diam dan tidak melanjutkan kata-kata yang tidak ingin dia dengar.
"Jangan bicara seperti itu,aku tidak amu mendengar nya aku akan menyelamatkan mu dari serangan apapun.aku tidak peduli apa yang terjadi pada ku aku lakukan karna aku mencintaimu"Daniel mengengam tangan Dania tapi di tarik kembali dengan cepat
"Eh ..em...bagaimana luka mu,apa masih terasa sakit"
"Ia masih terasa sakit"
Dania memberanikan diri menyentuh luka yang ada di bibir Daniel terlihat masih basah oleh darah yang menempel,menatap luka itu dengan lama.Daniel senang kalo saat ini Dania sudah perhatian dan tidak marah marah lagi.terlihat dari mata Daniel terpancar perasaan nya yah sangat mencintai wanita yang ada di depan nya .
Dania sadar saat Daniel juga menatap nya dengan tingkah nya yang menyentuh bibir Daniel Tampa ijin,dengan cepat ia menghadap ke depan.
Daniel tersenyum melihat Dania yang malu waktu kepergok tadi.Dia kembali tersenyum karna Dania mengeset tempat duduk nya agak menjauh entah kenapa lucu sekali melihat Dania yang sekarang berbeda dengan Sipat kesekretaris nya.
"Dania aku lapar"
__ADS_1
"Hmmmm"
"Jangan melototi ku seperti itu kau terlihat aneh"gurau Daniel Karna Dania melebarkan mata nya.
"Eh...maaf tadi kamu bilang apa"ulang Dania yang tadi kurang dengar
"Aku lapar Dania bisakah kamu membuatkan makanan untuk ku,soal nya aku belum makan saat kita pergi dari pantai"dengan wajah sedih.
Apa aku harus membuat makanan untuk dia yah kalo di pikir-pikir ada benarnya juga, setelah melihat sunset tadi kami belum makan apa apa
"Baiklah aku akan membuat kan makanan untuk mu sebagai tanda terimakasih ku karena kamu udah mau menolong ku dan permintaan maaf ku juga karna kamu terluka gara-gara aku"
Ruangan Dapur yang tertutup memiliki pintu tidak ada yang melihat mereka bersama karna pintu nya sudah di tutup.
Dania mengumpulkan bahan-bahan yang di perlukan untuk di olah dia ingin membuat nasi goreng yang simple juga cepat.sedang kan Daniel hanya menatap Dania yang sedang Mengoreng aroma harum mulai tercium di hidung nya membuat ia tidak tahan lagi untuk mencicipi makanan yang terlihat lezat dan menggugah selera.
Nasi goreng pun telah siap di sajikan di ssetakan telor tomat sayur dan mentimun tak ketingalan,dua porsi nasi goreng sudah ada di meja.
Daniek menatap nasi goreng dengan mata yang berbinar-binar rasa lapar di perut nya sudah tak tahan lagi di perut nya.
"Apakah sudah siap di santap"
"Ia makan lah kamu pasti lapar"
Mereka makan bersama dengan sedikit obrolan ringan.
"Hmm....enak sekali masakan kamu ternyata,kamu jago masak juga yah"puji Daniel yang terus mengunyah
Mereka pun selesai makan.
"Kamu ke atas saja dulu Daniel,aku mau beres ini dulu"
"Tidak aku mau menunggu mu di sini sampai kau selesai"
Selesai cuci piring mereka kembali ke kamar,Dania membantu Daniel menaiki tangga dengan langkah yang lambat.
"Hati-hati"
Setelah sampai di atas,mereka berpisah karena kamar mereka beda lorong.
"Kamu kembali saja ke kamar kamu,aku bisa jalan sendiri"
"Baiklah hati-hati"
"Dania...tunggu..."
"Ada apa?
"Good night"dengan senyum dan lambaian tangan
__ADS_1
"Night too...."membalas dengan senyum
Daniel menutup pintu kamar nya dengan pelan.
"Dari mana saja kamu Daniel....."
Daniel membalikan badan nya terkejut melihat mama nya tengah berdiri menatap nya dengan horor dan menghampiri nya.
"Dari mana saja kamu Daniel,kenapa kamu keluar kamu kan masih sakit,luka mu belum pulih apa kamu tidak tau bagaimana khawatir nya mama saat melihat kamu sudah tidak ada lagi di samping mama,mama sangat panik dan takut mama pikir kamu pergi kemana kamu tidak apa apa kan"lirih Zhelia dengan cemas membolak-balik kan tubuh Daniel untuk memastikan kali anak nya baik baik saja.
Saat bangun tadi dia tidak merasa kan keberadaan anak nya.
"Mah aku aku tidak apa-apa,aku baik baik saja tadi aku kebawah ngambil minum kau sangat haus mah"
"Ya sudah mama ikut lega mendengar nya kalo kamu baik baik saja, sekarang kamu harus istirahat supaya kamu cepat pulih mama mau ke kamar mana dulu kamu istirahat yah..."
"baik mah....aku sayang mama"
"Mama juga sayang sama kamu nak"mencium dahi Daniel dan keluar
Dania bersiap untuk tidur dia menyelimuti dirinya handphon nya berdenting menandakan ada pesan masuk.
"Dari Daniel"
Dania membuka pesan nya
Daniel: Apa kau sudah tidur
Daniel menatap ponsel nya dengan lama saat melihat tulisan mengetik di atas Daniel pun tersenyum karna Dania membalas nya.
Dania: Belum,emang kenapa"
Daniel:Nggak papa,cuma memastikan apa kmu sudah tidur apa belum
Dania:Ini aku mau tidur sekarang
Daniel: Ya sudah sekarang kamu tidur saja,night....
Dania: Kamu juga harus tidur
Mereka sama-sama tersenyum Daniel meletakan ponsel nya dan melihat jam sudah pukul dua dia pun kembali tidur.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.Jangan lupa like setelah membaca yah teman teman author sangat berharap sekali dukungan dari kalian satu like sangat berarti bagi author jangan pelit pelit yah untuk menekan jempol nya yah...