
Jam menunjukan pukul sepuluh malam.Dania sudah membaringkan diri nya di tempat tidur dengan posisi miring.dia memperhatikan cincin yang bergelung indah di jari manis nya.cincin itu sangat cantik dan bagus.dia menyukai cincin itu.di rangkai dengan sangat indah dengan permata berlian di atas nya,simple namun terlihat mewah,Daniel memilih cincin yang sangat bagus untuk nya,tapi dengan apa yang terjadi sekarang,dia tidak inggin memakai nya.
Wanita itu Bagun dari baring nya menuju meja hias dan mengambil sebuah kotak beludru warna hitam.dia menyimpan cincin itu bersama kalung yang di berikan Daniel beberap hari yang lalu untuk kejutan nya.setetes air mata keluar dari pelupuk mata nya yang indah.menatap dua benda itu dengan sedih.
Dreett....Dreett.....Dreett....
Dania melihat ponsel nya berdering di atas tempat tidur,dia menyimpan kotak perhiasan nya lebih dulu dan meraih ponsel nya.Danua berdenyit saat melihat nama si penelpon.
Daniel,ngapain dia nelpon malam malam.
Dania menekan tombol hijau.
Daniel:Temui aku di gudang bawah
Dania:Tidak mau!
Daniel:Baiklah,aku akan menemui papa di ruang kerja nya sekarang dan memberi tau yang sebenar nya.
Dania:Ok,aku akan kesana!
Dania tampak kesal terhadap Daniel Karna memaksa nya untuk menemui nya.lagi-lagi Daniel memperalat nya dengan kata-kata itu untuk mengancam nya.dengan terpaksa Dania harus menuruti perintah nya dengan hati yang sangat jengkel. Dania meraih jaket nya nya dan berlalu dari kamar.
Sesampai nya di gudang Dania hanya melihat kegelapan di ruangan tersebut.hanya ada sinar tamaran yang muncul dari bulan masuk lewat celah-celah terowongan.
Dania menghidupkan senter hp nya,karna dia merasa takut sekali berada dalam gelap.
__ADS_1
"Daniel"memanggil dengan suara pelan,berjalan dengan pelan juga.dia tidak melihat ada orang di sana.
"Daniel,kamu di mana?"
Daniel muncul dari belakang dan memeluk pinggang kekasih dengan erat yang membuat si punya badan terkejut.
"Lama sekali datang nya"Daniel memejamkan mata nya menikmati aroma tubuh Wanggai Dania leher nya.
"Daniel, lepaskan!"
"Biarkan seperti ini"Daniel mengeratkan pelukan nya agar rontaan Dania tidak melepaskan tangan nya.
"Aku rindu pada mu,rindu peluk mu,rindu aroma mu,ciuman mu,semua nya aku merindukan nya,aku hampir gila bila tidak bersama mu,bayang-bayangan mu selalu melintas di pikiran ku! kau adalah wanita pertama yang membuat jantung ku berdetak tak karuan,kau adalah wanita pertama yang berhasil membuat ku tergila-gila dengan mu,kau adalah wanita pertama dan terakhir yang pernah aku cintai,kau berhasil membuat seorang Daniel putra Dirgantara berkutut lutut di hadapan mu,bahkan aku tidak merasa malu mengemis cinta pada mu.aku tidak bisa hidup tanpa mu walaupun hanya sehari belum lagi sebulan,sepuluh bulan,satu tahun.aku tidak bisa hidup dengan wanita lain Dania,aku hanya inggin hidup bersama wanita yang aku cintai,yaitu kamu"Daniel menghadapkan tubuh Dania menghadap nya. Daniel menatap Dania dengan penuh cinta,dia berharap wanita yang ada di depan nya ini mengerti betapa cinta nya Daniel pada diri nya.
Cahaya yang menyinari,membuat wajah Dania semakin cantik berada di dalam kegelapan.aura dan pesona yang dimiliki Dania Daniel rasakan saat dia menelusuri pipi mulus kekasih nya dengan tangan nya sendiri.
Daniel membungkam bibir Dania dengan ciuman dalam nya agar tidak ada lagi protes yang keluar dari bibir **** yang sudah menjadi candu baru bagi nya.karna saat ini dia tidak inggin mendengarkan ocehan,dia menginginkan ciuman.menginginkan bibir Dania sajak siang tadi saat mereka berada di tokoh perhiasan.bahkan saat mengobati luka Dania tadi,Daniel menahan hasrat nya untuk tidak menyerang bibir yang bewarna merah jambu itu.
Itu lah kenapa Daniel memanggil Dania kesini karna dia sudah tidak tahan lagi,dalam pejaman mata saja Daniel teringat bibir **** Dania,dia juga prustasi jika tidak mendapatkan apa yang dia inginkan.
Daniel menghis*p ******* bibir Dania kuat dengan ritme pelan,agar dia menikmati setiap lum*Tan dan hisapan benda kenyal juga rasa manis yang di miliki bibir Dania.
Ciuman itu tidak bertahan dengan lama,Dania mendorong tubuh Daniel sehingga terlepas dari cengkraman nya.saat melangkah pergi,Daniel justru memeluk diri nya dari belakan dan mengunci tubuh nya dengan pelukan yang erat.Daniel mencium sisi kiri leher Dania dengan gaya dari bawah ke atas,membuat kekasih nya mengadah serta ******* kecil keluar dari mulut nya karna godaan Daniel.
"Aku tidak akan melepaskan mu begitu saja,dan aku tidak akan membiarkan mu pergi dari ku.
__ADS_1
Kau tidak akan bisa lepas dari ku,karna kau sangat mencintai ku"
Dania sangat tersiksa sekali dengan godaan yang di berikan Daniel pada nya,sesekali ia menikmati sentuhan di leher nya,tapi dia juga berusaha mendapat kan akal sehat nya.
"Aku bisa melupakan mu,asalkan aku mau! dan mulai sekarang aku tidak akan mencintai mu lagi,aku akan melupakan mu,dan membuang mu jauh-jauh dari pikiran ku"
"Lakukan jika kau bisa,karna sangat mudah bagi ku untuk membuat mu jatuh hati lagi kepada ku!"
Dasar pria angkuh
"Aku tidk peduli apa yang akan kau lakukan.yang aku lakukan hanyalah agar tidak teracuni oleh kata-kata mu"Dania menyadari tangan Daniel sudah merayap di balik piyama nya.Dania tau saat ini Daniel sedang bernafsu inggin bercinta,karna dia merasakan benda bawah Daniel sudah sangat keras.tidak inggin membuat Daniel melakukan hal yang lebih jauh dengan tubuh nya,Dania menghempaskan tangan Daniel dan terlepas.
Daniel tersenyum melihat kepergian Dania dari gudang.dia juga merasa sedikit kecewa karna apa yang di inggin kan si Otong nya tidak tercapai,padahal Otong nya sudah siap sekali merasakan lubang kenikmatan perawan ting-Ting milik Dania.
Daniel berencana inggin mengikat Dania dengan sepenuh nya,agar wanita itu tidak bisa lari dari nya.tapi rencana nya gagal total karna Dania lebih dulu pergi.
"Aku akan melakukan apapun untuk mempertahan kan cinta di hati ku Dania,aku akan membuat mu merasa tidak bisa jauh dari ku"
Dania menghempaskan diri nya dengan kasar di atas tempat tidur,jantung nya berdetak semakin kencang.dia meletakan tangan nya di dada"kenapa aku deg degan sekali"
Dania mengingat kejadian di gudang tadi,lalu ia mengelengkan kepala karna merasa geli.
"Untung aja aku bisa kabur dengan cepat,kalo tidak pasti malam ini aku sudah di serang habis oleh Daniel,dan aku kehilangan keperawanan ku"Dania masih mengingat rasa Otong nya Daniel sangat keras di pantat nya,rasa yang sangat aneh,bahkan Dania penasaran seperti apa bentuk nya sehingga bisa mengeras seperti itu.tidak inggin mengingat nya lagi,Dania pun menyelimuti seluruh tubuh nya dan tidur
B E R S A M B U N G
__ADS_1
Jangan lupa jejak like nya gusy....