Daniel & Dania

Daniel & Dania
[ D&D] Satu jam sebelum akad Nikah,pengantin Gerogi


__ADS_3

Di tempat rias pengantin laki-laki,Daniel terlihat gagah mengenakan stelan pernikahan nya yang di rancang khusus oleh seorang Desainer lokal yang terkenal.sudah tidak di ragukan lagi,seluruh rancangan yang ia buat bukan lah main-main.seorang Desainer berjenis kelamin laki-laki itu sudah terkenal nama nya di berbagai negara.


Bahkan rancangan nya sudah di buru habis oleh artis luar maupun artis tanah air,keluarga konglomerat juga tak ingin ketinggalan.



Jas bewarna putih yang di penuhi oleh mutiara di kerah baju sampai kebawah,dan ujung lengan nya tak lupa juga di berikan beling-beling mutiara yang berkilau.


Celana yang senada dengan warna jas,kain batik yang di lilitkan di pinggang merupakan leluhur dari sang ibu yaitu adat jawa.


Begitulah penampilan Daniel,Bak pangeran turun dari istana,wajah nya terlihat berseri kala sebentar lagi dia akan menjadi suami dari Dania.


Moment inilah yang dia tunggu-tunggu dari dulu,mengikat Dania dengan sebuah pernikahan suci,yang mana tidak bisa di pisah kan oleh siapa pun kecuali yang maha kuasa berkehendak.moment yang ia bayangkan setiap malam,dimana mereka duduk bersanding di atas pelaminan sebagai raja dan ratu yang bahagia.


"Bahagia bangat,yah? Bro" tanya Bryan yang senyum-senyum memasang peci di kepala Daniel.


Bryan,adalah saksi bagi cinta Daniel dan Dania.di mana dia menyaksikan suka dan duka mereka alami bersama,rintangan dan cobaan di lalui dengan keyakinan dan tekad untuk menghadapi duri-duri di dalam cinta mereka.dia adalah sahabat yang mengerti dan slalu ada untuk mereka berdua.bahkan pengorbanan Bryan untuk menyatukan dua cinta itu tidak sedikit.dia selalu berdo'a yang terbaik,di persatukan oleh janji suci yang mengikat dua insan saling mencintai.


Hari ini,dia ikut bahagia melihat dua sahabat sejati nya memulai kehidupan baru sebagai suami istri.Bryan sangat bahagia,Ahir nya mereka menikah juga.


"Gue,rasa nya agak gerogi,Bryan"


"Haha....santai,nggak usah panik gitu.tenangkan diri Lo,tarik nafas lalu hembuskan"merapikan bahu Daniel,lalu menepuk nya pelan,pertanda Daniel harus rileks,tidak perlu panik memikirkan hal-hal yang membuat nyali nya ciut.


"Lo,nggak ngerasain di posisi gue,gimana rasa nya tangan gue yang dingin dan gemetar,serta dada gue yang berdegup dengan cepat.jujur,baru kali ini gue merasakan hal seperti ini,saat pertama kali jatuh cinta sama Dania saja tidak sampai seheboh gini jantung gue"


Terlihat jelas gurat kecemasan di wajah Daniel,entah apa yang di pikirkan pria itu sehingga dia merasa panas dingin. keringat mulai bercucuran di dahi,padahal suhu di ruangan itu stabil.


Perasaan seperti ini sudah Daniel rasakan dua kali,pertama sebelum di make up dan sekarang sudah mengenakan baju pengantin.dia juga berguman lebih baik menghadapi ribuan orang dari pada harus menghadapi perasaan seperti ini.


HUffff


"Hahah.....Daniel Daniel...ayolah.dimana Daniel yang gue kenal,kalo Lo panik gini yang ada sebelum ijab kabul Lo udah terbaring di lantai,terus meninggal akibat syok.lalu,Dania tidak jadi nikah sama Lo,dan Dania jadi janda sebelum menikah dan di rebutin pria-pria lain,Lo mau itu terjadi"


plak

__ADS_1


"Sialan lu,dasar teman laknat.berani nya Lo nyumpahin gue meninggal,takdir seperti itu tidak akan pernah terjadi.takdir yang akan terjadi adalah,gue akan menikah sama Dania dan itu terjadi hari ini,Lo ngerti? sekali lagi Lo ngomong kayak tadi gue jahit mulut Lo biar nggak bisa ngoceh lagi"


"Ya,maka nya.jangan pikir-pikir yang lain yang membuat lo gerogi.mening Lo pikirin aja nanti,malam pertama lo sama Dania gimana! mau memulai dari mana,mau pakek gaya apa,dari atas atau bawah yang dulu,gimana cara nya nanti lo bikin Dania itu teriak-teriak trus capek kelelahan,itu yang harus dipikirin"


Otak mesum Bryan mulai menjalar.


"Kalo itu nggak perlu Lo ajarin ke gue,setiap malam udah dulu gue bayangin malam pertama gue sama istri gue"


"Widih...kang asep,parah lu...(Bryan memukul otot lengan Daniel saking senang nya mendengar kata-kata itu dari mulut sahabat nya) Mesum juga otak lu ternyata"


"Baru tau ya..."dengan mengejek


"Kamu nanya..."balas kocak Bryan dengan mengarahkan jari telunjuk nya pada Daniel lalu mencondongkan sedikit bahu nya kebelakang.


Mereka pun tertawa berpelukan.


***


Di lain tempat,pengantin wanita sudah selesai di dandan oleh beberapa kru tukang make up,yang handal dalam menyulap wajah siapapun dari jelek jadi cantik,dari cantik semakin cantik lagi.


Itu lah tugas mereka kepada Dania,membuat wanita yang sebentar lagi akan berstatus sebagai istri dari pengusaha kaya raya tersebut,menjadi pengantin yang sangat cantik bak bidadari turun dari kahyangan.sehingga para kaum hawa lain nya akan iri dengan kecantikan yang di miliki oleh seorang Dania Tamara Albert.



"Aduh,cantik banget...bidadari ku ini!!"


Dania tersenyum mendapat pujian pertama dari sahabat nya.


"Terimakasih,tapi kamu juga cantik Key,baju nya sangat cocok di tubuh kamu"


Baju yang di kenakan Keyla adalah pemberian dari Dania untuk pernikahan nya,dia juga ingin sahabat nya tampil pesona di hari baik ini.


"Makasih buat baju nya,btw kamu memang cantik kok Beb,kayak bidadari syurga cocok bangat sama Daniel,aku senang Ahir nya kalian menikah,aku sempat berpikir kalo kalian berdua tidak akan pernah bersatu,ternyata Tuhan sayang sama kalian memberi kalian jalan untuk melanjutkan hubungan kalian.aku berdo'a semoga pernikahan kalian langgeng sampai tua dan banyak keturunan"


"Terimakasih sahabat ku..."Dania menggengam tangan Keyla dengan wajah yang penuh kebahagiaan.

__ADS_1


"Itu lah jodoh Key,ternyata Tuhan masih ingin kami bersatu.kita tidak tau jodoh kita siapa karna jodoh rahasia Tuhan,kita juga tidak tau jodoh kamu nanti siapa,mungkin saja dia seorang pengusaha,ia kan?"


"Ya nggak mungkin lah Beb,jodoh ku tidak jauh dari kehidupan ku"


"Nggak boleh ngomong kek gitu! aku akan berdo'a kamu akan berjodoh sama orang kaya"Dania tersenyum sambil mengatup kedua tangan nya dengan tulus mendo'akan sang sahabat agar mendapat pasangan yang mencintainya dan mapan,supaya sahabat nya ini tidak hidup serba kekurangan lagi.


"Amin....."seru Keyla dengan senang.dia seolah menganggap Do'a Dania hanya sebatas candaan.


"Tangan kamu dingin bangat Nia"Keyla merasakan tangan Dania begitu Dinggin seperti sudah di rendam air es.


"Kamu gugup?"


"Ia,aku gugup sekali,kaki aku juga gemetaran.aku takut nantinya aku jatuh di pertengahan jalan menuju meja akad,pasti malu!"


"Tenang,kamu jangan khawatir,nanti aku akan temani kamu.semua wanita mengalami hal yang sama seperti kamu Nia.wajar kamu merasa takut,karna ini adalah pengalaman pertama mu menikah,kamu harus semangat Nia,tarik napas dalam-dalam lalu hembuskan"


Dania mengikuti gerakan Keyla dengan mata terpejam.


"Hay kak!!..."


"Rere"


"Aduh,kakak ku ini cantik banget...aku jadi iri sama kakak,cantik nya nggak ada obat"


"Ih kamu...(Dania mencubit hidung Relia) sama aja gombal nya kayak kak Keyla"


"Peluk aku dong kak...sekalian kita Selfi juga"Relia langsung mengirim ke status wa nya dengan caption "Cantik nya kakak ku😘" setelah di kirim hati gadis itu jadi senang.


"Aku pergi dulu yah kak,mau ketemu sama pengantin kakak dulu,dada kakak...muach"kecupan singah di pipi kanan Dania.


"Ya,udah sana gih"


"Mau titip salam nggak sama calon suami kakak yang galak itu"ujar Relia merayu Dania yang sudah bersemu merah pipi nya.


"Kak,mau nitip salam nggak"

__ADS_1


"Nggak.sana pergi"


"Ya sudah,aku pergi dulu"


__ADS_2