
Cristian menatap Dania dengan perasaan yang hancur,ingin sekali dia mengatakan sesuatu yang penting kepada cucu nya,terlihat dari bahasa tubuh yang seperti nya ingin menggapai Dania.
"Lihat lah ayah,cucu mu sendiri tidak mau memaafkan mu,dia marah sekali kepada mu karna ayah telah berprilaku tidak adil kepada orang tua nya,Ayah tega mengusir anak ayah sendiri hanya karna dia mencintai wanita lain.Ayah tidak memikirkan perasaan Kakak ku! sekarang Ayah harus menerima hukuman dari perbuatan Ayah sendiri,Cucu Ayah tidak mengakui Ayah sebagai Opa nya"Dengan nada sedih Carlos menundukan kepala nya serta air mata buaya tak lupa ia keluarkan.
"Surter,bawa Ayah kedalam"
Perawat itu mengikuti perintah Carlos,mendorong kursi roda Cristian kembali ke kamar nya.
Keheningan di antara mereka,Daniel masih sibuk menenangkan Dania dari tangis nya yang belum reda.sampai suara hentakan puluhan kaki terdengar mendekat ke arah mereka,Daniel melihat ternyata Papa nya datang beserta rombongan nya.
"Papa"
"Kalian berdua baik-baik saja?"
"Ia pa"
"Dania kenapa menangis"tanya Nathan saat Dania mengangkat kepala nya dari dekapan Daniel.yang di tanya cuma diam saja,dia tidak tau harus menjawab bagaimana Dania bisa menaggis.
Kedatangan Nathan tepat pada waktu yang tepat.
"Selamat datang Nathan,aku sudah menyiapkan jamuan untuk mu,karna aku yakin kamu pasti akan kesini"Carlos berdiri mendekati Nathan.
"Simpan saja jamuan makan mu itu,aku tidak peduli"balas Nathan dengan bengis.
"Huff.....kau masih sama seperti dulu,keras kepala"
"Bukan urusan mu.Daniel,bawa Dania pergi dari sini"
"Tunggu! kau tidak boleh membawa keponakan ku pergi begitu saja dari rumah nya"
"Siapa yang kau sebut keponakan itu"sela Nathan dengan tajam.
"Jelas saja keponakan ku itu Dania Tamara Albert"
__ADS_1
"Kau!!!"tunjuk Nathan sangat marah pada Carlos,dia tidak terima mendengar kata-kata itu.
"Kenapa Nathan,kenapa kau tampak marah sekali saat Dania sudah tau siapa keluarga nya.apa selama ini kamu berniat menjauhkan Dania dari ku,dan dari identitas nya sebagai Cucu dari orang kaya yang terpandang.
Sungguh kau jahat sekali Nathan,kau memisahkan seorang anak kecil dari keluarganya,kau sungguh egois"
"CUKUP....CARLOS.......HENTIKAN OMONG KOSONG MU ITU! KALO TIDAK AKAN KU HABISI KAU SAAT INI JUGA"
Nathan marah menarik kerah baju Carlos dengan kencang lalu melayangkan tatapan elang nya.
"Bawa Dania pergi dari sini Daniel, CEPAT....."Nathan berteriak saat perintah nya di diamkan putra nya.dengan terburu Daniel membawa Dania pergi dari sana di ikuti oleh Junjie dan beberapa pengawal lain nya yang juga ikut mengawal.
Carlos tersenyum remeh lalu melepaskan tangan Nathan dengan kasar dari baju nya.tatapan permusuhan tiga tahun lalu sekarang terjadi kembali,dua manusia yang memiliki sifat tranpemental saling beradu kekuatan pada musuh yang ada di depan mereka sendiri.
"Jika kau ingin selamat,jangan ganggu kehidupan keluarga ku lagi,terutama Dania,ingat itu Carlos"dengan penuh penekanan Nathan memberi peringatan kepada pria yang berstatus sebagai Om Dania itu,dia tidak inggin Dania berada dalam bahaya setelah Carlos mengetahui kebenaran yang telah ia sembunyikan bertahun-tahun,dan itu sebagai bentuk rahasia nya bersama Cayson papa nya Dania.
"heh,Kemana pun kamu membawa Dania,mau ke ujung dunia pun kau tidak akan bisa Nathan.aku akan mengikuti kemana gadis itu pergi karna dia keponakan ku! dia keluarga dari Albert kau tidak bisa merubah darah Albert menjadi darah lain,camkan itu baik-baik"
"Terserah.....aku tidak akan membiarkan Dania jatuh ke tangan mu,karna kau Manusia licik,aku sudah tau tujuan mu"Nathan melangkahkan kaki nya pergi meninggalkan kediaman Albert di ikuti puluhan pengawal di belakang nya.
"Jonathan Dirgantara,kau tidak akan bisa mengalahkan ku begitu saja"
.
.
.
Belum sampai mereka berada di rumah,tapi Berita tentang Dania yang berasal dari keluarga Konglomerat,yaitu keluarga Albert sudah tersebar luas di media dan itu ulah Carlos sendiri menyuruh sekretaris nya menyiarkan berita itu.
Kayros menerima notifikasi dari tablet nya dia pun melihat,terpampang jelas Poto Dania yang bertulisan-Calon istri Daniel berasal dari keluarga kaya- Kayros menscroll layar tablet nya ternyata banyak sekali artikel tentang Dania yang di bicarakan di sosmed.
Beberapa Artikel yang berjudul memuji juga membutuhkan Dania.
__ADS_1
-Dania pewaris tunggal keluarga Albert-
-Dania Cucu sematawayang dari pengusaha kaya yaitu Cristian-
-Dania adalah tuan putri yang terbuang-
-Seorang Dania gadis cantik tidak di akui keluarga nya-
Kayros memberikan tablet nya pada Nathan untuk dilihat.
Nathan sungguh terkejut dengan apa yang terjadi sekarang.nafas nya kembali tak teratur,dada nya lagi-lagi merasa sesak dan di tekan kuat-kuat oleh berita itu.dia memijat pangkal hidung nya karna merasa marah tingkah yang di lakukan Carlos,kenapa dia harus membawa publik segala ke permasalahan mereka,seharusnya mereka selesaikan secara kekeluargaan.
Nathan mencemaskan Dania yang akan di kejar-kejar oleh wartawan banyak,apalagi berita ini sangat panas yang membuat awak media sangat haus ingin mengorek lebih dalam.
"Carlos benar-benar,dia bertindak sesuai keinginan nya"
Nathan memberikan tablet itu pada Kayros,dia pun menatap keluar jendela mobil sambil berpikir.
Di luar gerbang kediaman Keluarga Dirgantara sudah di penuhi oleh reporter yang menunggu akan kehadiran Dania di hadapan mereka dan memberikan pidato nya tentang mengenai berita yang sedang viral ini.
Sudah di usir beberapa kali oleh satpam maupun pengawal dan Bodyguard,mereka tetap kekeh ingin bertemu dengan Dania.,karna mereka tidak akan diam sebelum mendapatkan keinginan mereka.
Mobil Daniel telah sampai di rumah nya, berbondong-bondong Reporter itu mendekati mobil Daniel setelah melihat Dania berada di dalam nya.
"Mbak Dania,tolong keluar sebentar mbak.....mbak....."
Segala pertanyaan mereka cecar kan untuk Dania,melihat hal itu Daniel memberi kan perlindungan nya memeluk Dania agar wanita itu tidak mendengarkan.
Bukan manusia Normal nama nya kalo tidak mendengar ucapan orang,Dania menutup telinga nya dalam dekapan Daniel,dia belum siap bertemu media saat ini.
Puluhan pengawal membuka jalan untuk mobil Daniel memasuki pekarangan rumah,mereka sedikit kesusahan di karnakan para reporter kepo-kepo itu saling mendorong.
__ADS_1
"Sebaik nya kalian pergi saja dari sini,tidak ada yang kalian dapatkan berdiri disini selain cape"seru pak satpam mengunci kembali pintu gerbang,pak satpam itu sudah merasa kasihan pada mereka yang dari tadi sudah lama berdiri di bawah terik nya matahari yang membakar kulit,tetapi mereka semua tidak pada dengar sudah beberapa kali di usir.
BERSAMBUNG.....