Daniel & Dania

Daniel & Dania
DANIEEELLLL


__ADS_3

Daniel keluar dari supermarket dengan menjinjing kantong kresek yang berisi minuman.dia juga sudah memakai sepatu waktu di dalam membeli nya tadi.


Dari kejauhan Daniel mendengar suara jeritan Dania yang minta tolong yang sudah di pegang oleh penjahat.


"Daniel!!!....tolong aku!!...tolong aku Daniel!!..."ronta Dania dengan kerasa karna penjahat itu memegang pinggang nya.


Daniel melempar kresek di tangan nya dan berlari ke lokasi Dania.


"Kurang hajar.....berani nya kalian menyentuh dia..."


Buk


Satu pukulan untuk penjahat yang menghadang Daniel,mereka berkelahi.


Jumlah mereka ada berempat tiga melawan Daniel,mereka bertarung dengan sengit sampai babak belur terkapar di jalan,Daniel mengalah kan mereka.wajah nya merah padam melihat penjahat itu menyentuh Dania


emosi nya semakin besar saat penjahat itu tersenyum sambil membelai wajah pujaan hati nya.


Daniel hendak memukul pria bejad


Talk


"DANIELLL.........."pekik Dania saat kepala Daniel di pukul mengunakan besi dengan sangat keras.Dania terus meronta dan menangis dmelihat keadaan Daniel yang sudah terkapar dengan darah yang mengalir di bawah kepala nya.


"Lepaskan aku...aku mohon.....aku ingin menolong dia!!!"


"Kamu tidak akan melepaskan mu hahaaa....kami ingin kau melayani kami malam ini hahah...."tawa mereka dengan girang


"Aku tidak mau....lepaskan aku!! Daniel....bangun Daniel...tolong aku"yang di panggil sudah tidak sadarkan diri.


"Nona Dania!!!"


"Paman Kayros!...tolong kami paman!!..."


Kayros melihat Daniel tergeletak dengan bersimbah darah.


"Pengawal serang mereka"perintah Kayros dengan marah berani sekali mereka melakukan ini dengan nona dan tuan muda Dirgantara siapa pun itu mereka tidak akan hidup.


"Daniel bangun Daniel sadar lah buka mata mu!..."Dania memangku kepala Daniel yang sudah basah oleh darah.air mata nya tidak bisa di bendung lagi.


pakaian nya sudah di penuhi darah Daniel,itu membuat dia gemetar dan takut.


" Bangun lah Daniel...aku mohon hiks...."


"Nona Ayo kita masukan tuan Daniel ke dalam mobil"

__ADS_1


Sementara para penjahat tadi sudah menjadi tawanan pengawal Dirgantara mereka akan mendapatkan hukuman yang berat karna telah melukai putra nya.


*******


Dr, Alexander menjahit luka yang di kepala Daniel akibat pukulan yang lumayan serius.luka nya selesai di pasangkan perban dan banyak luka lebam di wajah nya.


Saat ini Daniel tidak di bawa ke rumah sakit melainkan di rumah nya sendiri selepas Kayros mengabari orang rumah,Zhelia langsung menyuruh Kayros membawa anak nya ke rumah dengan cepat.


Tidak perlu repot harus pergi ke rumah sakit.di rumah mereka sudah lengkap semua nya mulai dari peralatan dan juga obat obatan.


"Daniel....kenapa kamu seperti ini nak"seorang ibu menangisi keadaan anak nya yang terbaring lemah tidak sadar kan diri dia mengenyam tangan anak nya memberi kecupan bertubi-tubi di tangan tersebut.berharap anak nya sadar kembali dan baik-baik saja.


"Dia akan baik-baik saja! luka di nya tidak terlalu dalam dia akan sadar setelah bius nya habis"


"Ya sudah...aku akan mengantar mu keluar"


"Bangun lah nak,buka mata mu! ini mama Daniel...ini mama!"


Dania menatap Daniel dengan sedih dan bersalah.tubuh nya masih merasa gemetar dengan kejadian yang menimpa Daniel tepat di hadapan nya.dia masih memakai pakaian yang sama saat memangku Daniel yang penuh dengan darah.tampa di sadari air mata nya mengalir begitu saja.


"Dania,sebaik nya kamu pergi ke kamar kamu! bersih kan diri kamu dan beristirahat lah kamu pasti kecapeaan,biar mama yang jaga Daniel disini"


"Baik ma....aku ke kamar dulu"


Menyandarkan tubuh nya di pintu kamar mandi menangis terisak-isak.entah kenapa hati nya sakit sekali saat melihat Daniel seperti tadi,menolong nya dari penjahat sampai sampai dia berdarah di pukul penjahat tadi.


*************


"Jadi semua in tidak di rencanakan oleh orang lain untuk melukai Daniel"percakapan Nathan dan Kayros di ruang kerja nya


",Benar sekali Nathan mereka bukan utusan dari siapapun,mereka murni penjahat jalanan yang slalu nongkrong di sana merampok dan juga memperkosa setiap gadis yang mereka jumpai"


"Untung saja kau datang di waktu yang tepat menolong mereka berdua.kalo kamu tidak ada pasti Dania sudah menjadi korban mereka untuk di perkosa.aku sangat berterimakasih kepada mu Kayros...kamu telah menyelamatkan anak-anak ku!! aku selalu berhutang Budi sama kamu,kamu juga setia menjalan kan kewajiban mu menjaga keluarga Dirgantara,aku bangga terhadap mu,sampai saat ini kamu masih bertahan di sini"


"Jangan bicara seperti itu Nathan,aku sudah menganggap keluarga Dirgantara sebagai keluarga ku sendiri.dan aku sudah menganggap anak-anak mu seperti keponakan ku sendiri! aku aka menjaga mereka layak nya paman kandung,lagi pula aku sudah lama mengabdikan diri ku disini"


"Terimakasih Kayros....aku sangat senang karna kamu bersedia bekerja dengan ku lagi"Nathan menepuk pelan bahu Pria yang sudah seperti kakak nya sendiri dan memeluk nya.


"Besok aku ingin menemui mereka,dan aku akan memberi mereka hukuman yang berat karna telah berani melukai putra dan putri ku!"


"Baiklah lah aku akan menemani mu dan mengatur nya besok"


************


"Kak Dania"Relia menongol kan kepala nya di pintu

__ADS_1


"Re ayo masuk ngapain disitu"saut Dania yang hendak mau tidur.


Relia masuk dan duduk di sebelah kakak nya.


"Aku dengar dari pelayan kakak sama kak Daniel mengalami musibah yah di luar tadi"


"Ia Re"lesu dan menunduk


"Apa kakak baik-baik saja?"


"Hmm.....kakak baik re,tapi Daniel terluka karena aku,dia berkelahi dengan penjahat untuk menyelamatkan aku,aku sangat merasa bersalah Re sama Daniel,kalo saja Daniel jangan membantu ku dia pasti tidak akan terluka sepert ini"


"Hussss....kak Dania nggak boleh ngomong gitu jangan menyalah kan diri kakak sendiri,ini bukan salah kakak ini sudah takdir.untung saja kak Daniel menolong kakak dari para penjahat itu entah apa yang akan terjadi sama kakak.kak Dania nggak perlu menyalahkan diri kek gitu...aku yakin kak Daniel juga nggak menyalahkan kakak dan dia juga nggak akan membiarkan kakak dalam bahaya"


"Terimakasih yah kamu udah nenangin kakak"


"Ia kak sama-sama, jangan menyalahkan diri lagi yah" mereka berpelukan.


************


Tengah malam Daniel membuka mata nya dia telah sadar.bius yang di suntik Alexander tadi sudah hilang,Daniel menatap seluruh ruang kamar nya dia ingat tadi dia tidak ada disini.teringat kejadian beberapa jam yang lalu.


"Daniaa..."dia tersentak karna tadi Wanita itu di pegang oleh penjahat.saat menolong tiba-tiba kepala nya di pukul dan dia terjatuh.samar-samar Daniel masih ingat saat wanita itu berteriak memangil nya dan menangis.


Dia ingin bangkit untuk memastikan wanita itu baik-baik saja atau tidak,apakah dia sempat di selamatkan atau tidak,Daniel benar benar cemas.dia merasakan tangan nya di genggam, melihat ke samping ternyata mama nya tertidur pulas.


Daniel bangun Tampa membangun kan mama nya,dia memegang kepala nya yang terasa sangat pusing akibat pukulan keras tadi.


Daniel mengetok pintu kamar Dania namun tidak ada yang menjawab,lama Daniel berdiri menunggu di sana,dia memegang kenop pintu ternyata tidak di kunci


Daniel terkejut tidak melihat Dania di kamar nya bahkan lampu nya masih menyala,muncul rasa takut,cemas,khawatir campur aduk di hati nya.dia tidak akan tenang sebelum melihat orang yang dia cari.


Di mana dia! apa dia tidak ada di rumah! apakah dia baik-baik saja!


Menyusuri anak tangga dengan langkah pelan karna kaki kiri nya mengalami cedera Daniel terus mencari keberadaan Dania dimana-mana.


Daniel berhenti saat melihat seseorang yang tengah duduk di ayunan taman.


"Daniaaa....."Daniel langsung menuju taman


.


.


.

__ADS_1


Jangan like setelah membaca yah teman teman author sangat berterimakasih sekali jika kalian mau like comen vote karya author ini satu like sangat beharga sekali bagi author....see you...


__ADS_2