
Sudah sore Dania sampai di rumah setelah mobil nya terparkir dia melangkah ke dalam.sejumlah pelayan yang lewat membukuk kan kepala menghormati Dania seperti putri atau bagian dari keluarga Dirgantara.
Mereka tau bahwa Dania anak angkat dari pasangan Nathan da Zhelia namun mereka tidak berani melawan perintah dari Dania.meeeka menghormati Dania seperti anak majikan mereka yang lain.
Sampai di lantai tiga Dania terburu-buru masuk ke kamar.tapi sebuah tangan yang kekar menarik tubuh nya Hingga terbanting ke dinding
"Aaahhhh...."Dania terkejut saat tubuh nya terseret begitu cepat.bahkan saking cemas nya dia memegang tubuh lawan nya dengan kuat agar diri nya tidak terjadi apa apa,untung saja kepala nya tidak terbentur ke dinding.
Dania membuka mata nya seraya apa yang terjadi.
"Daniel...kau! apa yang kau lakukan.kenapa kau....."
"Sssssttttttt"Daniel menempel jari telunjuk nya pada bibir Dania agar wanita itu diam.Daniel menindih dengan kencang agar seluruh tubuh mereka bersentuhan walaupun di halangi lembaran benang.tangan kekar Daniel memegang pinggang Dania dengan erat sehingga wanita itu tidak bisa lepas dari nya.
Dania menatap mata Daniel yang memancarkan aura yang berbeda.namun dia tidak tau apa yang sedang terjadi.
"Siapa dia"Daniel the poin dia tidak mau bertele-tele dengan urusan yang sangat serius seperti ini apa lagi menyangkut kehidupan Dania,wanita yang sangat ia cintai.
Dania merinding mendengar suara Daniel yang begitu dingin dan tajam.baru kali ini dia melihat sisi lain dari teman nya yang belum pernah ia lihat sebelum nya.
"Lepaskan aku,apa yang kau lakukan".
"Aku tidak akan melepaskan mu Sebelum aku mendapatkan jawaban nya"dengan tatapan tajam.
"Jawaban apa yang kamu maksud kan apa yang ingin kamu ketahui"Dania binging menyipitkan mata
"Siapa dia!!! ada hubungan apa kamu sama dia.....,cepat katakan siapa pria itu!..."emosi Daniel semakin Anik karna Dania tidak menjawab pertanyaan nya.
Bahkan dia menguncang tubuh Dania untuk mendapatkan jawaban.dia tidak sadar kalo saat ini dia sudah menyakiti gadis nya.
"Pria mana yang kau maksud!!!!"Dania semakin bingung dengan arah pembicaraan Daniel.
Pria itu memejamkan mata nya menurun kan emosi nya dengan pelan lalu membuka mata nya kembali.
"Saat aku menelpon mu siang tadi kau pergi bersama pria lain,siapa dia"
Daniel benar-benar seperti detektif yang mencari segala unsur-unsur titik permasalahan.
"Oh yang itu...."Dania mulai ingat
__ADS_1
Daniel menatap tajam pada Dania dia tak sabar mendengar jawaban nya mata nya bergantian mata Dania serta ekspresi terlihat biasa saja.jika saja Daniel Mendengar kalo mereka punya hubungan maka saat ini juga dia mencari laki laki itu dan akan menghabisi nya.karna tidak ada yang bisa memiliki Dania selain diri nya.
"Nama nya Farel dia adik teman ku,dia baru datang ke Jakarta untuk pindah sekolah SMA nya di sini"
"Apah...."Daniel terkejut seketika itu pikiran nya hilang begitu saja perasaan marah melarikan diri saat mendengar kata SMA
"SMA"ulang Daniel
"Ia... SMA emang kenapa?"
"Kau pasti berbohong"dengan tegas
"Untuk apa aku berbohong,jika kau tidak percaya kau bisa tanya pada Keyla"
Daniel terdiam beku di tempat,pikiran nya saat ini melayang layang.apa yang telah ia lakukan jika benar anak itu masih SMA itu arti nya dia cemburu pada anak di bawah umur dan dia telah berburuk sangka pada Dania.
Dengan situasi seperti ini Dania mengambil kesempatan untuk melarikan diri.karna tubuh nya sudah terlepas dari ke sandraan.
Daniel sadar Dania telah pergi dari hadapan nya dia pun mengejar.
"Dania....!!! buka pintu nya aku belum selesai bicara...kau pasti bohong sama aku.....katakan siapa pria itu!! buka pintu nya"teriak Daniel mengedor pintu kamar milik Dania
"Aku tidak percaya....kau pasti bohong"
"Kakak,ada apa...kenapa kakak berteriak"
menoleh kebelakang mendapatkan adik perempuan nya berdiri tegak dengan pandangan yang membingungkan adik nya masih memakai pakaian sekolah nya mungkin dia baru pulang dari rumah teman nya.
Daniel berlalu begitu saja tanpa menjawab pertanyaan adik nya.
"Dasar aneh..."sunggut Relia melihat kepergian kakak nya.dia pun pergi ke kamar nya juga.
"Apa yang terjadi pada Daniel,kenapa juga dia bisa tau kalo aku bertemu sama Farel hari ini dia juga nggak percaya kalo Farel masih anak SMA atau mungkin dia cemburu lagi sama Farel"kata Dania senyum tipis
"Sudah lah....mending aku rendam aja pasti enak nih rendam pake air hangat badan ku terasa pegal dan lelah sekali"
Pria tegap berbadan ideal itu mondar mandir di kamar nya entah sudah berapa kali ia memutar ke kiri dan ke kanan.
"Apa benar Dania tidak berbohong pada ku,jika sampai itu benar berarti aku telah cemburu pada orang yang lebih muda dari aku lebih tepat nya anak di bawah umur
__ADS_1
Aahhh sial...rasa nya malu sekali di bayangin"mengingat umur nya saat ini sudah memasuki dua puluh delapan tahun.
Setelah makan malam Daniel harus bisa bicara dengan Dania dia harus memastikan perkataan Dania sore tadi itu benar atau salah.dia tidak akan tenang sebelum mengetahui kebenaran nya pikiran nya masih terganggu dengan sosok pria yang misterius bagi nya.
"Dania aku mau bicara Sama kamu"
"Daniel,ayo sini nak kamu minum obat dulu"mama nya mengajak dia ke ruangan lain terpaksa Daniel mengurungkan niat untuk bicara empat mata pada Dania.
Setelah minum obat dan lepas dari pantauan mama nya Daniel kembali mencari keberadaan Dania dia melihat Dania hendak masuk ke ruang kerja papa nya.
"Ikut aku!"
"Eh Daniel....kamu mau bawa Dania kemana"Nathan datang dengan membawa berkas di tangan nya.
"Sebentar pa,ada hal penting yang harus aku bicarakan pada Dania"
"Eett....tidak bisa.papa membutuhkan Dania untuk membuat proposal malam ini"
"Tapi pa"
"Nanti kalian juga bisa bicara.saat ini papa membutuh kan Dania untuk membantu papa,ayo Dania"
Terpaksa lagi Daniel harus melepaskan tangan nya untuk membiarkan dia pergi Daniel mengurungkan niat nya untuk membahas masalah sore tadi,segala usaha nya untuk bicara pada Dania di halangi oleh orang tua nya.
Dia merasa hari ini adalah hari tersulit bagi nya banyak yang terjadi di luar prediksi nya.dia mengacak-acak kan rambut nya dan kembali ke kamar.
***Bersambung
kita sambung lagi nanti
like nya temen temen jangan lupa di kasih
like
like
like
like***
__ADS_1