Daniel & Dania

Daniel & Dania
Kafe kenangan


__ADS_3

"Maaf yah beb tadi ada sedikit kemacetan di jalan"ujar Keyla langsung duduk di bangku depan Dania


Mereka sekarang berada di kafe tempat biasa nongkrong.hari ini benar-benar melelahkan bagi Dania itu sebab nya dia keluar untuk bertemu dengan Keyla sahabat nya itu.dengan ada nya keluar bersama Keyla mungkin stres nya akan hilang.


"Nggak papa,aku juga baru datang"senyum Dania


"Lah,kenapa senyum nya masam gitu kayak kurang gula aja"biasa nya dia tidak pernah melihat. sahabat nya itu tersenyum. dengan masam.


"Ada apa,apa ada masalah?"


Aku bingung Key dengan masalah yang aku ceritain ke kamu tadi malam"


"Aaa.....cowok yang jemput kamu disini yang kemarin yah.teman lu itu? masalah apa lagi sama dia,kalian berantam"


"Nggak,aku sekarang jadi sekretaris nya dia,papa yang nyuruh"


Keyla udah tau yah tentang siap Dania sebenar nya.tau dia tinggal dengan siapa,tau hubungan dia dengan keluarga Dirgantara,tau hubungan dia dengan Daniel.jadi tidak perlu di perjelas kan lagi.


"Jadi kamu pindah kerja sama dia gitu?"Kaget Keyla


"Ya begitulah,papa menyuruh ku agar memandu nya mengenal lebih jauh tentang perusahaan.karna bagi papa Daniel itu harapan satu-satu nya pewaris harta kekayaan Dirgantara nanti"


Dan Dania harus siap menjadi sekretaris yang handal juga patuh dalam membantu Daniel mengembangkan perusahaan Tara Group agar semakin maju dan menjadi pemimpin yang cerdas.


"Ceritain dong... Daniel itu kek gimana orang nya"senyum Keyla dengan centil karna waktu kemarin dia melihat Daniel sampe-sampe terbawa mimpi karna baru kali ini dia melihat orang yang ganteng nya kayak idol k-pop


Aku inggin tau apa dia jahat,serem,kejam,atau psikopat"ekpresi Keyla seperti polisi membebar kan semua pertanyaan.


"Apaan sih Key jangan ngomong kek gitu dong! nggak baik nuduh orang yang nggak-nggak.Daniel bukan orang yang seperti itu,dia baik kok orang nya.cuman dia itu keras kepala,suka maksain kehendak dan suka bikin orang kesal dan marah"


"Siapa? kamu?"


"Ia..."

__ADS_1


"pfuuuuppppp"Keyla menutup mulut nya yang keceplosan tertawa


"Kenapa tertawa? ada yang lucu"Dania menatap dengan memicingkan mata nya


"Nggak papa,pengen ketawa aja.emang nggak boleh"


Di tengah obrolan handphone Dania berdenging ada pesan WhatsApp masuk.


Siapa lagi kalo bukan dari bos baru nya.


*Daniel.


Udah mulai berani melawan yah kamu sekarang sama bos kamu! keluar nggak ijin dulu.siapa yang suruh kamu pergi! berani ya kamu membantah perintah ku! aku ini atasan kamu! apa kamu tidak menghargai aku sebagai atasan kamu*!


Apa Sisil nggak nyampein ijin aku ke Daniel yah"Suara hati membaca pesan dari Daniel


*Dania.


Maaf bos tadi saya udah nitip ijin ke Sisil karna tadi bos tidak tau pergi kemana,saya nggak pergi jauh kok saya sekarang berada di kafe kenangan bersama teman.maaf bos*


*Daniel.


Kali ini gue maafin awas saja terulang lagi...! sekarang antar kan makanan ke alamat ini(****)jangan sampai telat*


Dania.


Makana untuk siapa? apa saya harus kesana?


Daniel.


Jangan banyak tanya.tugas mu hanya mengikuti perintah ku.waktu mu 30 menit dari sekarang.nggak pake telat


Dania sangat kesal sekali dengan sikap Daniel yang semena-mena terhadap dia.apa-apa selalu dia yang di Bebani sampai pulpen pun dia di suruh beli.

__ADS_1


Saking kesel nya inggin sekali Danie meremas wajah sombong itu dan memasukan ke dalam tong sampah dan melempar nya ke kandang buaya.biar dia di makan agar tidak lagi mendengar ocehan perintah nya lagi.


"Kenapa beb,liat hendpone nya kek gitu amat.ada yang viral yah?"


Danie tersenyum kecut.dia tidak ingin sahabat nya tau kalo saat ini dia lagi jengkel dan marah terhadap Daniel.


"Eh...n-nggak kok Key,sorry yah,aku harus pergi,maaf aku ninggalin kamu disini nggak enak bangat,tadi aku yang ngundang kamu tapi malah aku yang pergi .sorry yah...ini sangat mendesak.makanan nya udah aku bayar kok"Dania merasa sangat bersalah bangat ini semua karna Daniel,baru saja bertemu dengan sahabat nya tapi malah pergi lagi.


Mau gimana lagi ancaman Daniel sangat menjengkelkan hati nya.di saat dia inggin bersantai ada-ada saja kelakuan nya.


"Nggak papa kok beb...santai aja.ya udah pergi sana,ntar di marahi lagi kalo telat"


Sudah dapat ijin dari Keyla,Dania bergegas pergi dari kafe tersebut dengan tergesa.sebelum pergi ke tujuan,Dania mampir di Restoran untuk membeli makanan yang di pesan Daniel tadi.


Wanita itu tampak patuh sekali dengan pekerjaan yang di berikan kepada nya walaupun terpaksa.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like and comen nya yah guys setelah membaca terimakasih


__ADS_2