Daniel & Dania

Daniel & Dania
terungkap


__ADS_3

Melihat mobil bewarna merah milik Daniel memasuki kawasan perumahan elit,Petugas keamanan yang menjaga gerbang kediaman Albert membuka gerbang setelah mengetahui siapa yang datang berkunjung.petugas itu memberi hormat kepada Dania dan suami nya.


"Selamat datang Nona"


Daniel memarkir mobil nya di tempat parkiran yang tak jauh dari pintu rumah.tampak nya kepala Penjaga kepercayaan di rumah tersebut mengetahui kedatangan Dania kemari,dia menghampiri pasangan suami istri itu dan menuntun mereka masuk kedalam.


"Mari tuan muda dan Nona muda,ikuti saya"


Mereka mengikuti kepala penjaga yang usia nya sudah lanjut itu dari belakang.


"Tiliitlit.... sebentar sayang,aku angkat telpon dulu"


"Baiklah"


Daniel sedikit menjauh menjawab telpon dari Bryan.setelah selesai dia kembali menghampiri istri nya yang sedang menunggu.


"Sayang.maaf sekali,aku tidak bisa menemani mu menemui Opa"dengan sedikit bersalah Daniel harus mengatakan itu kepada istri nya


"Kenapa memang nya?"Dania mengerutkan dahi nya


"Barusan Bryan telpon,kata nya ada berkas yang belum selasai aku kerjakan.terjadi sesuatu kesalahan di dalam nya.berkas itu sangat penting dan harus di serahkan ke investor perusahaan lain besok pagi"


"Ya sudah,tidak papa.kamu pergi aja By,aku bisa sendiri"Dania yang mengerti akan kesibukan suami nya sehingga dia membiarkan Daniel pergi menyelesaikan pekerjaan nya dahulu,urusan menemani nya di kebelakangkan saja,lagian ini juga tidak penting,dia akan baik-baik saja.


"Benar sayang,kamu tidak apa-apa aku tingalkan sendirian disini"rasa nya Daniel tidak tega meninggalkan istri nya sendirian disini.walaupun rumah ini adalah rumah nya tetap dia belum bisa mempercayai Om Carlos.sejak bertemu Daniel sudah menanam kecurigaan dan waspada kepada Carlos.


"Ia By....tidak apa-apa,kamu pergi saja"Berusaha menyakinkan suami nya agar tidak terlalu cemas.


"Baiklah,sore nanti aku akan kesini menjemput mu,ok"


"Ok"


"Pak,titip istri saya yah"Daniel berkata pada kepala penjaga yang masih bersama mereka.


"Baik Tuan Muda,saya akan menjaga Nona disini,anda tidak perlu khawatir"

__ADS_1


Sebelum pergi Daniel mengecup puncak kepala istri nya,lalu pergi.


***


Rumah yang mewah dan elegan,hampir setara lah dengan kediaman Dirgantara.begitupun aksesoris bermerek mahal di rumah tersebut memperindah di setiap ruangan nya.Dania mengikuti langkah bapak tua itu sampai di sebuah pintu yang terliht seperti kamar di lantai bawah.seperti nya ini kamar milik tuan Cristian Albert.


"Silahkan,Nona"


"Terimakasih pak,bapak...."


"Iwan Nona,pangil saja pak Iwan"seru pak tua itu yang paham akan maksud dari ucapan Dania.


"Baiklah pak Iwan,terimakasih"


Dania melangkah masuk kedalam.dia menyapu seluruh ruangan itu mengunakan pandangan nya, sehingga mata nya melihat seorang laki-laki yang rambut nya sudah penuh dengan warna putih,duduk nya tidak setegap pria berusia 30an lagi,tampak nya dia sedang memikirkan sesuatu ke arah jendela yang di luar nya lapangan luas.


Dengan hati yang cemas,kaki sedikit berat,napas yang terburu.Dania berusaha membawa langkah nya mendekati pria yang sedang duduk di kursi roda.


"Tuan Cris,Nona Dania sudah datang"suara pelan sang suster yang lembut memberi tau Cristian,setelah memberi hormat kepada Dania,suster itu pamit dari sana meninggalkan mereka berdua.


"Opa..."


"Cucu ku,Dania..."


Dania terkejut melihat Cristian bisa bicara,bukan kah dia tidak bisa bicara karna penyakit struk yang di alami nya.apakah barusan dia bermimpi atau hanya halusinasi nya saja,atau mungkin pendengaran nya sudah rusak.apakah benar Opa nya barusan yang ngomong.


"Opa,a...apakah,O opa...bi bisa bicara"


"Ia,Opa bisa bicara,dan bisa berdiri juga"Cristian menurunkan kedua kaki nya di lantai dan berdiri tegap di depan Dania yang semakin bingung.dia merasa di bohongi oleh penyakit Opa nya sendiri.


"Bu,bukan kah Opa sedang sakit.lalu,a apa semua ini, tiba-tiba Opa bisa berdiri,apa opa membohongi ku..."


"Itu lah kenapa Opa harus memangil mu datang kesini,ada banyak hal yang ingin Opa sampai kan kepada mu,dan apa alasan Opa berpura-pura sakit"


"Alasan? jadi Opa melakukan sandiwara pada kami semua!"Dania terkejut dan meninggikan suara nya.

__ADS_1


"Pelankan suara mu,nanti ada yang mendengar"Cristian membawa Dania ke sebuah sofa yang empuk,mereka duduk di sana.


"Opa akan menceritakan sebuah kisah yang terjadi dua puluh tahun yang lalu.setelah kepergian anak dan menantuku dari rumah ini,aku menyadari betapa salah nya aku telah mengusir mereka dan tidak merestui hubungan mereka.aku memberi Cayson pilihan,pilih perusahaan atau wanita itu,tak di sangka Dia memilih istri nya dan pergi dari rumah ini.


lima tahun telah berlalu,aku tidak pernah lagi mendengar kabar tentang mereka.sudah ku cari di berbagai daerah tapi tidak ketemu juga,rupa nya dia hidup dengan mengantikan nama dan identitas nya.Sampai sampai aku sudah lelah dan pasrah dengan keadaan.suatu hari aku mendengar kabar jika kalian mengalami kecelakaan.dan lebih sedih nya lagi putra ku meninggal,aku belum sempat meminta maaf kepada nya aku merasa bersalah atas kematian nya.


Nathan memberi tau ku,kalo Cayson mempunyai seorang putri yang cantik dan baik.saat itu aku senang,aku merasa punya semangat untuk hidup kembali.aku menitipkan Kamu kepada Nathan untuk dia jaga dan melindungi mu dari orang-orang yang ingin berbuat jahat kepada mu,karna kamu adalah satu-satunya generasi penerus Opa,kamu adalah pewaris tungal"


"Berarti,selama ini Opa tau aku ada di mana?"Dania cukup terkejut mendengar cerita dari Cristian.


"Benar"


"Lalu,kenapa Opa tidak pernah menemui ku,kenapa Opa membiarkan aku hidup sendiri"Dania berkata sambil menaggis,selama ini dia sangat merindukan keluarga nya,dia berpikir tidak akan pernah bertemu tapi sebalik nya dia malah di pisah kan dan tidak pernah sekalipun di jenguk.


"Jangan salah paham dulu,Opa melakukan semua ini demi kebaikanmu,demi keselamatan nyawa mu,Opa terpaksa melakukan ini semua agar dia tidak mengetahui keberadaan mu"


"Dia siapa yang Opa maksud"Dania menatap Cristian dengan penasaran.


"Apa kamu tau Dania, orang tua mu meninggal bukan karna kecelakaan.melainkan di bunuh,dia sengaja menduplikasikan kematian orang tua mu disebabkan kecelakaan,padahal tidak"


"Apa!...o orang tua ku,di bunuh...si,siapa yang melakukan nya Opa"sungguh sakit saat mengetahui kebenaran selama ini tersimpan bertahun-tahun.Dania tidak menyangka jika Mama dan Papa nya segaja di bunuh.tubuh nya bergetar dengan hebat,isakan mulai terdengar.


"Om kamu,Carlos.dia yang melakukan nya"


Dania semakin terkejut lagi,ternyta Om nya sendiri yang telah mebunuh orang tua nya.


"tiga tahun yang lalu,dia ingin mengambil alih seluruh perusahaan termasuk ingin menguasai semua harta,tapi aku menolak,karna yang pantas menerima harta ku ia lah cucu ku yaitu kamu Dania.sebelum aku melakukan sesuatu kepada nya dia lebih dulu mendorong ku dari atas tangga.karna aku tidak ingin mati sia-sia aku harus berpura-pura sakit agar Carlos percaya,aku tidak akan mati sebelum kamu menduduki tahta.di saat ketidak berdayaan ku sekarang,Carlos mengambil kesempatan dalam mengalihkan seluruh perusahaan bermodalkan cap jempol jari ku.itu sebab nya Opa tidak ingin keberadaan mu di ketahui oleh Carlos,dia akan membunuh mu demi mendapatkan kekuasaan.karna dia tau cuma kamu satu-satunya pewaris yang ada,karna Carlos tidak bisa memberi keturanan"


"Kenapa Om Carlos melakukan itu kepada orang tua ku Opa...hiks....apa salah mereka"


Cristian memeluk cucu sematawayang nya dengan air mata yang ikut bercucuran.rasa sakit yang di rasakan cucu nya,dapat ia rasakan kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidup kita,hati Cristian kembali berduka.dan ahir nya dia bisa memeluk cucu yang selama ini dia rindukan.


"Maafkan Opa,Opa tidak bisa berbuat apa-apa, selain menyelamatkan mu"Cristian mengecup puncak kepala Dania,lalu di usap dengan pelan.gelisah yang ia rasakan selama ini perlahan-lahan berkurang sekarang.


Bersambung.

__ADS_1


Semoga Kalian Suka!!!


__ADS_2