
Mobil Taxi berhenti di depan kawasan gedung Apartemen mewah yang menjulang tinggi.
Setelah membayar uang tumpangan Dania pun keluar,menatap seluruh bangunan dengan seksama dan teliti.
Dania mematung di tempat sembari memegang kotak makanan yang tadi ia pesan.wanita itu tampak ragu untuk melangkah kan kaki nya untuk memasuki gedung tersebut.
Kenapa Daniel menyuruh nya untuk datang kesini sekaligus membawa makanan.siapa yang akan dia temui nanti dan apa yang di rencana kan oleh Daniel kepada nya.
Dania berusaha tenang merilekskan serta tubuh nya agar tidak merasa gugup dan takut.menarik nafas dan menghembus nya dengan kasar.Dania merapikan blazer nya lalu masuk kedalam.
"Ayo Dania!!! kamu harus tenang.huff...."
Di dalam lif Dania kembali merasa tak tenang,suara ketukan heel nya menandakan wanita itu itu lagi cemas.
Ada apa dengan ku! kenapa aku segugup ini padahal sebelum nya aku tidak pernah merasa gelisah.walaupun orang yang ku temui orang besar besar tapi kenapa saat ini aku tidak percaya diri sekali dan merasa takut.
Aku merasa ada yang aneh,kenapa Daniel menyuruh ku datang ke tempat ini,siapa yang aku temui nanti sebenar nya apa yang di rencana Kana Daniel.
Apa dia punya niat buruk kepada ku! atau jangan-jangan dia punya kekasih sehingga aku di suruh untuk mengantarkan makanan untuk kekasih nya!.
Hmmm.....dasar CEO labil baru datang udah punya simpanan.
Lif sudah terbuka,Dania menyosori lorong-lorong hendak menuju kamar yang ia tujui.sebelum nya Daniel sudah mengirim alamat Apartemen nya.
Sekarang dia tidak peduli lagi r0asa takut di hati nya.dia berusaha tegas agar menyelesaikan tugas nya dan bisa pulang dengan cepat.
Sampai di depan pintu Dania yakin bahwa itu kamar nya.karna no nya sama dengan no yang ada di dalam handphone milik nya.menekan bel dan menunggu pintu itu di buka.
Ciklek
__ADS_1
Suara pintu di buka.
Dania terkejut melihat orang yang berada di balik pintu itu.
"Kamu!!....."menunjuk ke arah pria yang ada di hadapan nya
Sungguh di luar dugaan nya.ternyata yang dia temui tak lain adalah Daniel.dia berpikir akan bertemu dengan kekasih nya.ternyata tidak dia malah bertemu dengan bis nya sungguh tidak di sangka.
Bahkan Dania tidak sempat berpikir bahwa orang yang ia jumpai ternyata bos nya sendiri
Dania merasa telah di permainkan dan merasa kesal.
Sepanjang perjalanan dia di hantui oleh rasa takut,cemas dan gelisah itu semua ulah nya Daniel yang tidak memberi tau kali makanan itu untuk nya.sekali lagi pria itu berhasil membuat nya jengkel.
"Apa yang kau lakukan disini?"
"Ayo masuk!"
"Ayo masuk dulu,nanti akan aku ceritakan"ujar Daniel dengan menuntun wanita itu untuk masuk kedalam.
Mereka berhenti di ruang tamu dan.
"Oh yah...apa kau membawa pesanan ku?"
"Ini...."Dania mengangkat bungkusan makanan nya ke wajah Daniel
"Bagus....kau sajikan dulu makanan nya.sementara itu aku mau ke atas sebentar nanti aku akan kembali,dapur nya ada di sana"menunjuk arah Dapur di belakang mereka.
"Tunggu dulu!!! cegah Dania
__ADS_1
Kau belum menjawab pertanyaan ku"
"Akan aku beri tau saat kita makan nanti,cepat kau sajikan dulu makanan nya aku akan segera kembali"Daniel melangkah ke atas menuju kamar nya
Dania melepaskan blazer warna putih nya dan di letakan di meja.saat ini Dania mengenakan kemeja polos pendek warna pink dusty serta rok span yang senada dengan warna blazer nya.
Menggambil beberapa piring,sendok,gelas dan air minum putih.
Ternyata aku salah aku pikir aku akan bertemu dengan pacar nya disini,ternyata tidak,.aku juga mengira jika Daniel punya niat buruk terhadap ku ternyata juga tidak.
Dania tersenyum sendiri karna ia telah mengatai Daniel yang bukan-bukan
"Tapi tunggu dulu!!! buat apa Daniel disini.apa yang dia lakukan dan Apartemen siapa ini"
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like nya nya besti besti