
Suara ketukan jari berbunyi di wastafel milik Dania,wanita itu menunggu waktu lima menit untuk melihat hasil dari tes urin nya pada Tespek yang ada di dalam gelas.
Sepanjang waktu,diri nya merasa gemetaran menunggu hasil,berharap hasil nya akan membuat dia tersenyum.
Dia mengangkat benda kecil itu ke udara,betapa senang nya diri nya melihat ada garis dua di tengah benda pipih itu.saking senang nya Dania sempat meloncat loncat kecil dan menanggis.ahir nya dia hamil,Allah menjawab doa nya untuk segera di berikan anak untuk memperkuat hubungan nya dengan suami nya.
"Terimakasih ya Allah,aku sangat bahagia sekali,Ahir nya kau beri kami kepercayaan juga dalam menjaga amanah mu berbentuk anak"Dania mengusap perut rata nya,dia senang Ahir nya dia mengandung anak Daniel.
"Tapi,sebelum aku kasih tau Daniel sebaik nya aku ke Dokter dulu agar hasil nya lebih kuat apakah sudah ada cabang bayi di dalam perut ku atau belum"Dania bergegas keluar.
***
Setelah melakukan pemeriksaan,Dania duduk di depan Dokter Irma Susanti,dia adalah Dokter spesialis kandungan terbaik di indonesia.
"Bagaimana Dokter,hasil nya?"Dania memandang Dokter Irma dengan penuh kesenangan di wajah menanti akan jawaban dari Dokter kandungan itu.
"Benar sekali Bu,anda saat ini tengah mengandung,kandungan anda sudah berjalan enam Minggu,masih kecil sekali.saya berharap anda menjaga nya dengan sangat baik serta menjaga kesehatan dan pola makan yang sehat agar bayi yang ada di dalam perut ibu Dania tumbuh dengan sehat"terang Dokter Irma membenarkan filing Dania tentang diri nya hamil melalui tes kehamilan.
"Alhamdulillah,ternyata memang benar aku sudah hamil.terimakasih Dok,saya akan menjaga kandungan saya dengan baik"Saat ini Dia sangat bahagia sekali,dia tidak bisa berkata apa-apa karna ini suatu kabar yang membahagiakan dan mengejutkan.
***
"Nona,kita mau kemana lagi"tanya junjie melihat dari spion di depan nya.
"Pulang ke rumah atau kekantor yah,kasih tau kabar tentang kehamilan ku ini"Dania membantin,dia bingung mau pulang atau menemui suami nya.
"Nona,apa anda mendengar saya"junjie bertanya lagi saat pertanyaan nya yang pertama tidak di respon.Junjie tau saat ini Dania tengah melamun.
"Ah iya,maaf jun.tadi aku berpikir mau kemana setelah ini"
"Lalu Nona mau kemana sekarang,saya akan antarkan"
"Aku ingin menemui Opa"
"Baiklah"
Dua Minggu sudah berlalu,dan itu membuat Dania merindukan kakek nya.salah paham di antara mereka sudah tidak ada lagi,dan sekarang hanya ada kasih sayang di antara mereka.Dia tidak menyangka hidup nya akan sebahagia ini,walaupun sudah tidak ada lagi orang tua di sisi nya.kalo pun itu ada,pasti kebahagiaan nya semakin sempurna.
***
Setelah sampai di rumah nya,Dania mendapati sang kakek duduk di taman depan,menghirup udara segar walaupun hari sudah siang dan matahari sangat terik.
"Opa..."seru Dania yang langsung memeluk sang Opa,melepaskan kerinduan nya lalu duduk di bangku sebelah Cristian.
"Cucu ku sudah datang rupa nya"sambut Cristian sangat bahagia dengan kedatangan cucu nya.
"Maaf yah Opa,aku jarang menemui Opa dan ini baru datang setelah dua Minggu yang lewat"Dania merasa sedih dan bersalah karna tidak bisa meluangkan waktu banyak untuk menemani Cristian di masa tua nya.sebagaimana biasa nya yang ia tau kalo orang di masa tua nya tidak menginginkan apa-apa selain keluarga disisi nya.dan Dania tidak bisa melakukan itu.tapi setiap bulan nya Dania akan selalu mengunjungi Opa nya.
__ADS_1
"Bagaimana keadaan Opa,apa Opa baik-baik saja?"
"Kamu tidak perlu kawatir,Opa baik-baik saja karna Felicia menjaga Opa dengan sangat baik.anak itu selalu memperhatikan jam kegiatan Opa sehari-hari dan dia pulang setelah Opa tertidur"ujar Cristian memuji perawat nya yang baru.
"Syukurlah,Opa baik-baik saja.oh ya,tadi aku beli makanan untuk Opa sebentar,aku pangilkan junjie dulu untuk membawakan nya kesini"dengan tingkah girang Dania menelpon ajudan nya untuk segera di bawakan makanan yang sempat ia beli untuk Opa nya tadi.
"Eh ada Mbak Dania disini,kapan datang nya mbak"saut Felicia datang dengan membawakan makanan dan obat di nampan yang ia pegang,karna sudah waktu nya bagi Cristian meminum obat.
"Baru saja Fel"
Mereka saling melempar senyum.
Felicia gadis muda yang umur nya sama dengan Dania,mempunyai wajah cantik dan bersih sopan dan santun kepada orang.dia bekerja sebagai perawat di rumah sakit LA BELLA sejak dua tahun.dia menjadi perawat pribadi Cristian karna Alex merekomendasikan Felicia sebagai perawat yang rajin dan dapat di handal kan.
Bukan sembarangan orang Alex memberikan orang untuk menjaga Kakek dari istri keponakan nya,karna Alex sudah melihat bagaimana keras dan giat nya Felicia bekerja bersama nya.jadi Alex sangat yakin Feli bisa menjaga Cristian dengan sangat baik.
"Waktu nya tuan minum obat,sebelum itu tuan makan dulu"
"Tunggu sebentar Feli,makanan ini kamu simpan dulu,saya sudah membelikan makanan untuk Opa"Dania mengambil piring yang sempat tadi Feli letakan di meja,lalu di letakan di atas nampan yang Feli pegang.
Ahir nya Junjie datang.
"Nona,ini makanan yang anda beli tadi"
"Terimakasih"
"Opa...aku bawakan martabak keju dan kacang sama pizza untuk Opa"Dania membuka semua kotak,kemudian menatap Opa nya Dengan senyum.
"Makanan ini sangat enak sekali,Opa sangat suka Dania"Cristian antusias sekali saat Dania membawakan makanan lezat dan enak yang sudah lama sekali tidak ia sentuh,bahkan lidah nya saja sudah lupa bagaimana rasa dari martabak dan pizza itu.
Cristian mempunyai penyakit Kolestrol dan gula,semenjak itulah dia jarang sekali makan makanan yang membuat penyakit nya kambuh dengan cepat.
"Mbak Dania,tuan tidak bisa makan makanan yang seperti itu,nanti peny-"
"Aku tau Fel,Opa tidak bisa memakan ini,kalo makan nya sedikit tidak akan apa-apa karna hari ini aku sangat bahagia jadi aku ingin berbagi kebahagiaan ku bersama Opa dengan membuat dia bahagia juga"Dania mengambil sepotong martabak lalu ia menyuapkan ke mulut Cristian.
Dengan senang Cristian mengunyah martabak itu dengan mimik wajah yang membahagiakan,dia kembali merasakan makanan kesukaan nya.
"Kalo boleh Opa tau! apa yang membuat cucu tersayang Opa ini merasa bahagia sampai sampai membelikan makanan yang enak untuk Opa"Cristian yang penasaran ingin mendengar perihal apa yang membuat cucu nya ini terlihat sangat bahagia terlihat di wajah cantik nya.
"Apa Opa tau! aku dan Daniel akan menjadi orang tua,aku sedang hamil sekarang,dan Opa akan menjadi Opa buyut"Dania menyentuh perut nya sambil tersenyum pada Cristian.
"Alhamdulillah...ya Allah,Opa sangat bahagia sekali mendengar berita ini dari kamu Nia,sungguh.Opa benar benar merasa bahagia"
Cristian terharu sekali kalo diri nya akan segara menjadi Kakek buyut.berita yang di bawa Dania membuat dua kembali semangat.
"Selamat yah Mbak atas kehamilan nya"
__ADS_1
"Terimakasih Fel"
Cristian memeluk Dania.
"Kamu harus menjaga bayi yang ada di dalam kandungan kamu yah.jangan sampai kelelahan"pesan Cristian pada cucu nya agar menjaga anak yang ada di dalam kandungan nya dengan sangat baik,karna itu adalah suatu anugrah yang tak semua orang bisa mendapatkan nya.
Tapi Cristian sangat bersyukur bahwa Cucu nya mendapatkan anugrah itu.
"Ia Opa,aku akan menjaga nya dengan baik"
Setelah memastikan Cristian meminum obat nya, Felicia bergerak kembali ke dalam.tiba tiba saja seekor kodok kecil melintas di depan nya dia pun takut,menjatuhkan nampan nya dan tak sengaja memeluk Junjie yang berdiri di dekat nya.
"Aaa......ada kodoookkkk ada kodok aku takuuut"
Kebisingan itu mengundang perhatian dari Dania dan Cristian.mereka berdua saling pandang lalu tersenyum.
"Bisakah kau tidak memeluk ku"kata Junjie dengan nada dingin
Felicia merenggangkan pelukan nya,kemudian menatap Junjie dengan tatapan lembut.jantung Felicia berdegup dengan kencang saat wajah tampan berada di depan nya.Felicia tersihir dan terkagum melihat ciftaan tuhan yang sangat sempurna.
"Apa yang kau lihat"Junjie kembali menegur Feli dari lamunan nya.
"Ehem....hemm"
Deheman Dania menyadarkan Feli,lalu melepaskan pelukan nya dari junjie.dia jadi salah tingkah karna memeluk orang sembarangan.
"Maafkan saya tuan.saya tidak sengaja,tadi saya terkejut saat ada kodok di depan saya,saya ketakutan dan tidak sengaja memeluk tuan.tolong maafkan saya tuan"setelah mengucapkan kata maaf dan menundukkan kepala beberapa kali,Feli pun pergi terbirit-birit,wanita itu sangat malu dengan kelakuan nya tadi.
*
Dania berada di ruangan kerja milik Cristian.
"Apa kamu sudah mengirim pesan pada Daniel untuk menyuruh dia kesini"seru Cristian menghampiri Dania dengan beberapa berkas di tangan nya.
"Sudah Opa,sebentar lagi mas Daniel akan kesini"
"Ini Dokumen yang harus kamu tanda tangani semua nya"
"Ini Dokumen apa Opa?"
"Isi Dokumen ini menandakan bahwa Opa menyerahkan segala nya kepada mu,mulai sekarang kamu yang akan meneruskan CA Company,Ini waktu yang tepat bagi kamu menjadi pemimpin selanjut nya.dan Opa juga mengadakan acara untuk pelantikan kamu nanti,supaya orang-orang tau kamu lah penerus Opa"
"Aku tidak tau harus bilang apa.tapi Opa,aku merasa canggung sekali dan tidak pantas untuk semua ini.aku merasa takut orang orang akan mengatakan kalo aku ini pemimpin yang buruk"
"Itu hanya perasaan mu saja,Opa percaya kamu bisa melakukan nya,kamu itu wanita yang kuat sama seperti Mama dan Oma mu.cara mu bicara dan berpikir sama persis seperti Papa mu juga,Opa sangat yakin CA Company akan berjaya bersama mu,akan ada yang mengajari mu jika kamu tidak paham"Cristian memberi semangat pada Dania yang tidak percaya diri pada diri nya sendiri.
Cristian berharap nanti nya,Dania akan menikmati pekerjaan baru dan terbiasa dengan semua ini.
__ADS_1