Daniel & Dania

Daniel & Dania
[ D&D] Perasaan yang sebenar nya


__ADS_3

Bryan dan Dania masuk keruangan di mana Daniel sudah di pindah kan ke ruang inap.Dania mendekati ranjang Daniel dengan tatapan sedih.


Bryan mengambil kursi dan di letakan di belakang Dania supaya wanita itu bisa duduk.


"Dania,aku keluar sebentar"Bryan pamit karna inggin memberi waktu untuk mereka berdua


"Daniel......."Dania meraih tangan Daniel dengan hati-hati, mengengam nya dengan erat,dia pun menghapus air mata yang terus mengalir di pipi nya.


"Aku mohon sadar lah,jangan seperti ini,aku tidak bisa melihat mu tidak berdaya seperti ini,aku mohon Daniel bangun lah aku mencintai mu,aku sangat mencintaimu!! aku tidak bisa kehilangan mu!! semua ini adalah salah ku,aku yang menyebabkan kamu sakit seperti ini,jika saja aku menuruti apa yang kamu katakan,jika saja aku tidak egois menyuruh mu untuk melupakan aku dan mengakhiri hubungan kita,mungkin kamu tidak akan mengalami kejadian ini,aku minta maaf,tolong maafkan aku!! aku menyesal....hiks...hiks...huuu..."Dania membenamkan kepala nya di ranjang Daniel masih tetap memeluk tangan nya.tangis Dania semakin menjadi-jadi sehingga mengeluarkan Isak kan yang sangat menyakitkan.


Dia mengangkat kepala nya melihat apakah Daniel telah sadar atau belum,ternyata keadaan nya masih sama seperti awal dia masuk tidak bergeming sedikit pun,perlahan Dania menyentuh pipi Daniel dengan tangan yang gemetar.


"Aku janji,setelah kamu sadar nanti aku akan mengatakan perasaan ku pada mu,kalo aku tidak ingin jauh dari mu!! aku sangat mencintaimu!! aku tersiksa melihat mu menderita seperti ini,bangun lah Daniel.....aku mohon sadar lah,jangan tinggalkan aku!!


Aku tau,kamu pasti mendengarkan aku kan? ia kan? ayo,bangun lah kekasih ku!! lihat aku....sekarang aku sudah ada di sini,aku akan slalu di samping mu!! aku tidak akan pernah meninggalkan mu lagi,kamu ingin dengar kalo aku masih mencintaimu kan? ia kan Daniel,maka bangun lah...aku akan mengatakan nya pada mu....Bagun lah Daniel,ayo bangun...."


****

__ADS_1


Bryan menghampiri Dania yang duduk sendiri di taman.mereka melihat bintang-bintang yang bertaburan di langit malam yang gelap.


"Apa yang kamu lihat?"


"Tidak ada"menjawab pertanyaan Bryan Tampa mengalihkan pandangan nya dari langit.


"Malam ini bintang nya sangat indah!"ujar Dania memutarkan bola mata nya ke arah Dania,namun yang di tanya malah tidak menanggapi bahwa bintang malam ini benar-benar terlihat indah.


Sebagus apapun benda yang dia lihat saat ini tidak akan terkesan di hatinya. yang hanya dia pikir cuma Daniel, tanpa pria itu hidupnya tidak ada apa-apanya, merasa bahagia sendirian pun dia tidak bisa.


"kenapa kamu masih menangis,dia akan baik-baik saja!! tenang lah,nanti dia juga akan sadar"


"Kamu tidak perlu menyalahkan dirimu seperti ini Dania,Daniel melakukan ini semua karena dia sangat mencintaimu, dia tidak ingin kamu menjauhinya, Dia sangat terluka saat kamu menerima bertunangan dengan Johan, dia merasa tidak mempunyai semangat untuk hidup lagi, dia begitu mencintaimu sehingga dia menuruti semua keinginanmu,kamu adalah dunianya Dania,Daniel tidak akan lengkap tanpamu di sisinya, Kau adalah satu-satunya wanita di hatinya dari dulu sampai sekarang dan seterusnya.


Dia benar-benar tersiksa!! dia harus memikirkan antara perasaanmu dan perasaannya,jika dia mengatakan yang sebenarnya kepada semua orang,dia takut kalau kau akan melukai dirimu lagi,dia tidak mau itu terjadi karena kamu sangat berarti baginya,dia lebih menyayangi mu dari pada diri nya sendiri"


"Aaahhkkkk"tangis Dania pecah saat teringat waktu dia bersama Daniel di balkon rumah sakit,dia mengancam Daniel untuk menuruti keinginan nya,kalo tidak dia akan melompat,sekarang dia merasa menyesal telah mengeluarkan kata-kata seperti itu.

__ADS_1


"Di saat kamu menyuruh dia melupakan perasaan nya kepada mu,dia mencoba untuk berminum-minum.setiap hari dia selalu menghabiskan sepuluh botol dan mabuk agar dia bisa melupakan mu,tapi itu hanya sebentar,setelah dia sadar dia kembali mengingat mu!! itu lah yang dia tangung"


"Apa kamu masih mencintai Daniel?"


Bryan memegang kedua bahu sahabat nya dan di hadapkan kedepannya agar Bryan lebih jelas melihat kejujuran yang keluar dari mulut Dania.


"Dania,jawab dengan jujur,apakah kamu masih memiliki perasaan yang sama seperti dulu?"Bryan menatap manik mata Dania yang sudah berlinang,dia berharap Dania masih memiliki perasaan itu dan mengatakan nya dengan suka rela.


"Jawab aku Dania!!"


"Ia Bryan,aku masih mencintai Daniel.....perasaan ku tidak akan pernah berubah kepada nya,dia adalah cinta pertama ku!! cuma dia lah yang telah berhasil meluluhkan hati ku dan membuat ku mencintai nya.aku berusaha ingin menolak perasaan cinta nya,ingin melupakan nya,ingin menjauhi nya,tapi aku tidak bisa,dia selalu terpikirkan di benak ku!! sekarang aku tidak mau kehilangan dia lagi Bry, aku sangat takut melihat dia terbaring lemah seperti itu,aku takut jika dia meninggalkan ku selama nya,aku ingin dia kembali sehat seperti biasa Bry"


Bryan ikut sedih melihat Sahabat nya tengah mengalami masalah,dia pun memeluk Dania untuk menghibur agar wanita itu tidak memikirkan hal-hal yang buruk.


"Aku senang mendengar kamu masih mencintai Daniel,aku mohon Dania,tolong jangan pernah lagi meninggalkan Daniel,dia tidak bisa hidup tanpa mu!! aku berharap setelah dia kembali sadar jalin bisa kembali bersama lagi"


BERSAMBUNG

__ADS_1


Ini dulu yah.....


jangan lupa tinggalkan jejak like nya yah guys dan jangan lupa beri hadiah nya juga terimakasih........


__ADS_2