Daniel & Dania

Daniel & Dania
[ D&D] Malam pertama


__ADS_3

Mobil milik Daniel berhenti di sebuah penginapan mewah untuk mereka istirahat malam ini.mereka sudah mengantikan baju pengantin dengan pakaian yang lebih nyaman.


Setelah selesai acara tadi,seluruh keluarga mengantarkan mereka di depan pintu Hotel,seluruh keluarga melambaikan tangan penuh kebahagiaan mengiringi kepergian mereka,agar mereka bisa menghabiskan waktu bersama di malam pertama.



Kamar pengantin yang terhubung langsung dengan kolam berenang.makanan di atas meja juga telah di siapkan untuk mereka diner berdua,semua ini kejutan dari keluarga.


Dania terkagum melihat kamar dengan pemandangan kolam berenang di depan nya.Dia menatap langit gelap yang bersih hanya di hiasi oleh sinar bulan purnama,sangat cantik.


"Kamu suka dengan tempat nya,sayang?"


"Suka"


"Ini kejutan dari keluarga,mereka menyiapkan tempat ini untuk kita berdua"Daniel terus memandang sang istri yang terus tersenyum melihat ke langit.seakan cemburu,Daniel mendekatkan diri lalu mencium leher mulus istri nya yang membuat Dania terkejut.


"Apa!"


"Kamu cantik"


Dania langsung menunduk karna malu,pipi nya bersemu merah seperti tomat.merasa lucu,Daniel mengangkat dagu istri nya sedikit ke atas.


"Jangan berikan senyum itu kepada siapa pun,termasuk bulan.hanya aku yang bisa melihat nya"


Istri nya hanya bisa mengangguk tersenyum.


"Mau berenang?"tawar Daniel


"Tidak,dingin"


"Ayolah,aku pengen berenang bersama istri ku ini"


"Nggak mau,pasti Dinggin"


Sebelum Dania pergi dari pinggir kolam,Daniel lebih dulu membawa nya cebur ke air dan itu membuat Dania berteriak,Daniel tersenyum melihat wajah cemberut istrinya yang begitu lucu bagi nya.


"Jahat kamu"dengan kesal dia menyiram air ke wajah Daniel.


Daniel menarik pingang Dania,tatapan nya mengunci tatapan Dania,tak menunggu waktu lagi Daniel mencium bibir Dania dengan mesra,Dania juga membalas ciuman suami nya yang tak kalah mesra.berciuman di bawah sinar bulan dan dingin nya air di malam hari tak membuat mereka merasa dingin,malah merasa hangat di kala nafsu mulai menuntut.


"Apa kamu sudah siap,sayang"Daniel bertanya setelah menyudahi ciuma mereka.


"Ber-bersiap,untuk apa?"jawab Dania yang belum mengerti maksud suami nya.

__ADS_1


Malas bicara atau gimana,Daniel justru semakin mengeratkan dekepan nya sehingga Dania merasa terjepit,dan di bawah sana juga sudah menusuk nya.


"Apa kamu sudah merasakan nya sekarang?"


"Keras sekali"


"hehe...iya,karna dia sudah tidak tahan lagi.apa kamu siap"


Dania menggigit bibir bawah nya,lalu mengangguk pertanda setuju.senang nya Daniel seperti orang yang mendapat emas sebesar buah kelapa,dengan sigap dia mengendong istri nya keluar dari kolam.


Di kamar mandi,mereka mencuci badan terlebih dulu,Daniel hanya mengenakan handuk di pingang nya sedangkan Dania mengenakan baju mandi.


Mereka terbaring di tempat tidur,mengulang aktifitas yang sempat tertunda.Daniel memberi rangsangan pada tubuh Dania melalui sentuhan.remas meremas,cium-memcium seluruh area sensitif nya.tubuh mereka sudah polos,kain yang menutupi sudah berserakan di lantai.


"Ahhh..."


Baru melakukan proplay,belum lagi di goyang Dania sudah keluar, sentuhan Daniel memberi kenikmatan di tubuh nya.


"Kamu tahan yah,aku akan mulai.ini mungkin terasa sakit,tapi hanya sebentar"Daniel menatap wajah istri nya yang sudah terlihat pasrah aja,Daniel tau sejanta pambukas nya akan menyiksa istri nya,mau gimana lagi,dia juga sudah tidak tahan untuk melepaskan kelegaan nya.


"Ahh..."Dania meringis saat Daniel mendorong dengan kuat.


"Ahh...aduh,sakit"tangan nya meremas tempat tidur.


"Ahh...."


Clup


"Ahhhh..."


Ahir nya tembus juga batang tumpul masuk lubang nya.


Melihat istri nya meringis,Daniel memberi kecupan dan sentuhan,supaya istri nya lengah dengan rasa sakit yang di rasakan.mulai terbuai dengan rangsangan yang di berikan Daniel,yang di bawah mulai bergerak maju mundur,dari ritme pelan menuju ritme cepat.


Kedua nya saling menikmati rasa enak yang di kata orang surga dunia.hentakan demi hentakan membuat mereka terpejam mata dengan rasa yang begitu nikmat.sudah tiga kali Dania keluar dan ini yang keempat.


Bulan purnama menjadi saksi bagi cinta dan tubuh mereka sudah bersatu malam ini.


Penantian sejak lama kini tersampaikan pada malam ini juga.


Jiwa dan raga telah bersama menjadi satu.


Melihat sang istri sudah kelelahan,Daniel bergerak dengan cepat.suara lenguhan panjang yang keluar dari mulut nya,di sertai cairan kental milik nya tertembak tepat mengenai leher rahim sang istri.

__ADS_1


Terasa hangat,mereka berdua sama-sama lelah.


"Terimakasih sayang,aku mencintai mu"mengecup dahi sang istri lalu membawa nya ke dalam pelukan dan tertidur.


***


Masih di lokasi yang sama.


Cuaca pagi ini sangat bagus.terlihat sepasang suami istri masih tertidur pulas akibat aktivitas mereka tadi malam cukup melelahkan.


Daniel yang lebih dulu bangun segera mengusik tidur istri nya dengan cara mengusap pipi, meraba-raba,mengucap kata-kata romantis,cara itu Daniel lakukan agar istri nya segera bangun.Dania yang masih merasa capek malas sekali untuk bangun,dia mengantuk,membuka mata saja dia kesusahan.


Cara terakhir,Daniel menyingkap selimut tebal yang menutupi tubuh mereka,dia menindih istri nya,alhasil membuat Dania terkejut dan bangun.


"Apa yang kau lakukan?"


"Mengulang yang tadi malam"


"Ini masih pagi!"terang Dania dengan suara khas bangun tidur


"Aku tidak bisa melarang nya bangun di pagi hari sayang,aku akan menidurkan nya dulu,dan ini juga hukuman buat kamu karna sudah bikin aku kesal"


"Aku merasa lelah,apa kau tidak lelah juga,ini masih pagi Daniel,semalam kamu sudah melakukan nya tiga kali"


"Hanya sebentar kok,aku janji"


"Tapi....ahh"


Dania kembali meringis saat Daniel memasuki nya dengan sekali hentakan.hanya sesaat setelah itu dia di bawa terbang ke udara oleh kenikmatan yang baru kali terjadi di hidup nya.


Bunyi getaran dari tempat tidur terdengar jelas bagi siapa pun yang ada di sana.suara decakan tubuh yang menempel juga terdengar kencang.beruntung nya penginapan mereka jauh dari keramaian.


Dania menatap Daniel yang bekerja keras menusuk tubuh nya dengan kuat dan cepat,mata nya sesekali terpejam,dan mulut nya terbuka mengadah ke atas.


Apakah seenak itu!


Baru kali ini Dania melihat wajah Daniel yang seperti ini,terlihat tampan dan menggoda.keringat bercucuran di dahi,tangan nya menyentuh pipi sang suami yang membuat Daniel membuka mata nya.tangan Dania mengelus dengan lembut,Daniel yang tidak tahan langsung melahap bibir merah muda itu dengan rakus,sesekali dia menggigit kecil.


Sesuai janji,Daniel menyudahi dengan cepat.dia kembali ambruk di samping istri nya karna lelah.


"Haaah....haaah...."


"Puas?"Dania menatap suami nya dengan nafas yang memburu.

__ADS_1


"Haah....iya,terimakasih sayang..."Daniel memeluk istri nya dan kembali terpejam.


__ADS_2