Daniel & Dania

Daniel & Dania
Menerima suapan Dari Daniel


__ADS_3

Dania termenung.


"Apa sudah selesai?"


Tuk


Suara jatuhan piring bergema.hampir saja piring itu tidak jatuh ke lantai dan pecah.


"Ya ampun!!! kau membuat ku terkejut.hampir saja piring nya jatuh di meja"Dania mengelus dada nya yang terasa bersedia,darah nya naik turun akibat Daniel yang datang tiba-tiba.


Tubuh nya mendadak panas dinggin.memhambil piring itu kembali dan di letakan di depan nya.


"Maaf jika aku membuat mu terkejut seperti itu"Daniel mengambil tempat duduk di meja makan.


"Ayo kau duduk juga kita makan bersama"


Mereka duduk bersebelahan Dania menatap Daniel yang tengah lahap makanan nya lalu berpindah ke sudut-sudut dapur serta banyak perabotan canggih lengkap juga


"Kenapa di anggurin makanan nya ayo makan"Daniel mengangkat satu alis nya karna sedari tadi Dania hanya diam belum sedikit pun dia menyentuh makanan nya bahkan Daniel malah melihat Dania mengintrogasi kan dapur nya dengan mata nya itu.


Dania hanya menjawab dengan elegan kepala.


"Kenapa kau selalu tidak mau makan bersama ku CEK..."Daniel terlihat kesal lagi-lagi Dania menolak untuk makan bersama nya Daniel tipe orang yang nggak mau makan sendiri itu sebab nya dia menyuruh Dania datang kesini dengan membawa makanan agar dia bisa makan berdua.


"Maaf nih bos kalo boleh tau ini Apartemen punya siapa,kenapa anda bisa ada di sini"


"Panggil aku Daniel saja,itu formal sekali aku tidak suka lagi pula kamu bukan orang asing bagi ku"dengan senyum


Syukur deh aku nggak manggil dia bos lagi


"Gimana menurut mu tempat tingal baru ku ini,apa terlihat cocok dan nyaman,apa ruangan nya terlalu kecil atau besar"


"Tem-tempat baru!!! Apartemen ini sekarang jadi tempat baru mu"Dania kaget kenapa tiba-tiba Daniel memilih inggin tinggal di Apartemen.


Apa tinggal di rumah tidak menyenangkan sama saja kan Apartemen dengan rumah sama-sama bisa tidur,makan,mandi dan Aktivitas lain nya kenapa lebih memilih hidup sendiri dari pada di layani banyak pelayan.

__ADS_1


"Ia aku akan menetap disini,apa kau tau? ini adalah Apartemen milik papa dulu masih muda aku sudah bilang ke mereka kali aku inggin membeli Apartemen untuk Aku tingali,tapi papa bilang tidak perlu membeli Apartemen yang baru pakai Apartemen dia saja sayang dong kalo tidak di huni lagi,tempat nya masih bagus.ginama menurut tentang Apartemen ini"


"Bagus, Apartemen nya luas nyaman dan aman aku suka.


Tapi kenapa kau mau tinggal di sini,apa kau tidak merasa nyaman tinggal di rumah atau kau inggin menjauhi keluarga"


"Bukan seperti itu!!! aku senang berkumpul bersama keluarga.tidak selama nya aku tinggal di sini kali-kali aku akan pulang ke rumah.


Lagipula aku udah terbiasa tinggal sendiri waktu di luar negeri pun aku juga tinggal sendiri jarang pulang ke rumah Grandpa"


Terserah lah mau tinggal dimana aku juga tidak peduli yang penting jangan buat aku kesal dan jengkel dengan sikap kamu


"Maaf yah"


"Maaf,untuk apa"Daniel heran


Perasaan hari ini dia tidak melakukan kesalahan selain pergi tanpa ijin pagi tadi dan itu sudah minta maaf,lalu minta maaf untuk apa lagi,di tanya malah diam dasar nggak jelas


"Tidak ada here...."Dania tidak menjawab dia malah tersenyum


"Buka mulut mu aku suapi"


Aa...


"Tidak,aku tidak mau kau saja"tolak Dania dengan tangan nya


"Ayo buka mulut kamu ini perintah dari aku"dengan maksa membuat Dania kembali pasrah dan terpaksa membuka mulut nya.


Satu suap pun masuk ke mulut Dania dengan pelan dan telentan,Daniel menatap Dania yang sedang mengunyah makanan pria itu tersenyun senang karna Dania menerima suapan dari nya.


Baru saja aku minta maaf dengan tulus tapi sekarang dia membuat ku kembali kesal,sungguh menyebalkan


Dania terdiam saat Daniel mendekati nya tiba-tiba jarak mereka semakin dekat. seakan tersihir oleh tatapan Daniel membuat Dania tidak ada pergerakan.


Danielematap dengan lembut bibir merah Dania.rasa nya ia inggin sekali mencicipi bibir itu terlihat segar dan kenyal.

__ADS_1


Tangan nya menyentuh bibir Dania dengan lembut.membuat wanita itu merasakan desiran darah yang mengalir deras dalam diri nya.


Daniel pun menjauhkan badan nya dan kembali duduk pada tempat semula.


"Ada satu kerbau mu yang belum masuk"ujar Daniel memperlihatkan satu butiran nasi di jari nya.


Dania tersenyum dengan tingkah Daniel yang menurut nya sangat lucu dan konyol.baru kali ini ia mendengar sebutan nasi sebagai kerbau.emang dari mana Daniel belajar kata-kata seperti itu.


"Kau ini..!!!tertawa dengan kecil


Daniel terharu melihat Dania yang tertawa lepas seperti ini dia menyukai tawa itu.


Siiirrrrr


Bunyi pancuran keran di tempat cucian alat Dania mencuci alat kotor yang mereka pakai tadi.di saat itu juga Daniel berada di pintu Dapur


"Dania! kalo kamu sudah selesai ayo kita pulang mama sudah menelpon ku"


"Ia sebentar"setelah seelsai semua alat yang sudah ia cuci di letakan kembali ke tempat rak-rak pengeringan.dia pun keluar mengambil tas serta blazer nya dan menyusul Daniel di depan pintu.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like dan comen nya yah guys..terimakasih


__ADS_2