
Jam tujuh malam Daniel telah sampai di rumah Cristian.sampai di dalam dia melihat istri tercinta nya sedang duduk manis di sofa sambil menikmati cemilan di dalam toples,
Daniel tersenyum lalu memeluk istri nya dari belakang.
"Sayang...."
"By,kamu sudah pulang"Dania terkejut dengan kedatangan sang suami yang tiba tiba.
"Ia,apa kamu terkejut saat aku mengagetkan mu"
"Ia,aku terkejut sekali.aku pikir hantu yang datang"
"Masa hantu ada yang ganteng gini sih sayang"ujar Daniel dengan bercanda.
Dania meletakan toples yang berisi kacang telor itu di meja,kemudian dia berdiri dan mengajak suami nya berdiri di samping nya.
"Aku ingin memberitahu kamu sesuatu yang penting,By"
"Oh ya,sesuatu yang penting apa itu sayang"Daniel ikut tersenyum saat melihat istri nya tampak bahagia.
Dengan hati yang kembali girang,Dania meraih kotak di tempat ia duduk tadi,dia memberikan kotak itu kepada suami nya.
"Kotak apa ini sayang"Daniel mengambil kotak itu yang berukuran kecil itu.
"Bukalah,nanti kamu juga akan tau apa isi di dalam kotak itu"Dania memberi kejutan tentang kehamilan nya untuk sang suami melalui kotak itu.
Daniel membuka nya,sesaat dia terdiam dan bingung.kemudian dia kembali tersenyum kearah istri nya,mengambil benda kecil itu,Daniel sangat terharu melihat dua garis merah di dalam nya.
"Sayang.... ini, benaran?"
"Ia By,aku hamil,kita akan menjadi papa dan mama"
Dania juga menunjukan hasil tes saat dia ke Dokter tadi pada Daniel.pria itu semakin terharu Tampa sadar buliran bening menghiasi pipi nya,dia memeluk sang istri dengan erat.
"Ayo duduk sini"ujar Daniel menepuk tempat di sebelah nya.
"Tunggu dulu!"dia menghentikan saat Dania mendaratkan pantat nya karna Daniel ingin meletakan dulu beberapa bantal kecil di belakang agar Dania duduk dengan nyaman dan tidak akan membahayakan bayi bila salah duduk.
Daniel mempersilahkan istri nya duduk,lalu mengelus perut rata istri nya dengan manja.
Dania tersenyum melihat tingkah sang suami yang begitu manis.
"Terimakasih sayang,aku benar-benar bahagia...terimakasih telah memberi ku kabar baik ini,aku mencintai mu"Daniel merangkum kedua pipi Dania lalu mengecup bibir nya
"Aku juga mencintaimu By"Dania merebahkan tubuhnya dalam pelukan Daniel,mereka sangat bahagia dengan kehadiran calon bayi di antara mereka.
"Apapun itu,laki-laki atau perempuan aku tidak peduli,yang terpenting aku menerima nya dengan bahagia,karna dia adalah anak kita,buah hati kita dan bukti dari cinta kita"
*
Mereka menikmati makan malam.
"Opa berharap nanti bisa melihat anak kalian,dan bermain bersama nya"
"Opa tidak boleh bicara seperti itu, Opa pasti akan melihat anak ku nanti,dia akan bermain sama Opa dan memanggil Opa dengan sebutan Opa buyut.aku akan doakan Opa panjang umur dan melihat perkembangan anak kami nanti,benarkan By!"
__ADS_1
"Ia sayang kamu benar,kita doakan Opa sehat selalu supaya nanti Opa bisa melihat anak kita tumbuh besar"
Cristian tersenyum bahagia melihat cucu cucu nya,dia tidak pernah membayangkan hidup nya akan sebahagia ini.setelah kehilangan anak pertama nya,dia sangat terpukul tidak ada semangat untuk hidup,belum lagi penderitaan yang di berikan Carlos kepada nya selama bertahun-tahun.dia sempat pasrah dan berusaha untuk bunuh diri.
Tapi ternyata ada batas nya juga hukuman bagi orang yang bertaubat dari kesalahan yang pernah ia perbuat pada darah daging nya sendiri.tuhan menghadirkan Dania di kehidupan nya agar dia kembali semangat untuk hidup serta menebus dosa-dosanya di masa lalu.
"Daniel,Opa ingin menitip pesan ke kamu,Opa tau kamu sibuk dengan pekerjaan mu,Opa minta kamu membimbing istri kamu di dalan dunia bisnis,karna sekarang Opa sudah melepaskan tanggung jawab Opa kepada nya.dia akan menjadi pemimpin baru di CA Company"
"Baik Opa,aku akan selalu berada di sisi nya dan akan terus membimbing nya"Daniel menggengam tangan Dania,mereka sama-sama tersenyum.
"Terimakasih,Opa merasa lega mendengar nya,Opa berharap kamu menjaga cucu Opa dengan baik,sesibuk apapun pekerjaan mu Jagan pernah kamu mengabaikan nya,perbanyakan waktu mu untuk nya apalagi saat ini dia tengah hamil"
"Baik Opa,Daniel akan mengikuti apa kata Opa"
*
Pasangan suami yang bahagia itu,kini sudah sampai di rumah utama keluarga Dirgantara.
"Semua orang pasti akan senang mendengar kabar tentang kehamilan kamu,sayang"
"Ia By,aku sudah tidak sabar ingin mengatakan nya"Dania tersenyum manis,bahkan dada nya berdegup dengan kencang karna tak sabar lagi ingin memberi taukan berita kehamilannya.
"Pelayan,dimana orang tua ku"
"Tuan dan nyonya besar beserta yang lain nya sedang berada di ruang makan,tuan Daniel"
"Baiklah,terimakasih"
Mereka menuju tempat dimana keluarga mereka sedang berkumpul.awal nya Zhelia tidak menyadari kedatangan anak-anak nya,setelah tau dia langsung terkejut.
"Anak anak Mama sudah pulang yah.ayo langsung duduk,kita makan bersama,kami baru saja memulai"
"Oh...begitu yah.bagaimana kabar Opa kamu Sayang,apa dia baik-baik saja?"tanya Zhelia pada Dania yang ingin tau juga kabar dari Cristian.
"Alhamdulillah Opa baik-baik kok Mah,aku merindukan Opa itu sebab nya tadi siang aku main kesana,dan Opa juga titip salam ke mama sama papa"
"Baiklah,lain waktu kita akan mengundang Opa kamu untuk makan bersama kita disini"
Merasa tidak punya kesempatan untuk bicara,karna Mama dan istri nya terus membalas ucapan masing-masing.Daniel mengambil sebuah gelas dan sendok untuk meminta sedikit perhatian dari keluarga nya.
"Semua nya...dengarkan aku,ada berita yang ingin aku sampai kan kepada kalian semua"dengan penuh kesenangan Daniel berdiri di depan mereka.
"Daniel,kita ini sedang makan,bisakah berita nya nanti saja"saut Nathan mencegah Daniel menghalangi kegiatan makan malam mereka,bagi Nathan menyia nyia kan makanan yang sudah tertata rapi di meja tidak baik di diamkan.atau lebih tepat nya tidak boleh ada perdebatan di meja makan.
"Maaf Pa,untuk kali ini aku melanggar peraturan saat makan,tapi ini sangat penting sekali dan aku harus menyampaikan berita bahagia ini kepada kalian semua"
"Berita apa itu..."tanya Nathan mulai penasaran.
"Ia kak,berita apa yang ingin kakak katakan pada kami"hardik Relia yang juga penasaran.
"Dania hamil Ma Pa...."
"Apa!...."saut mereka kaget,kemudian tersenyum
"Be...benarkah apa yang kamu katakan itu, Daniel....Dania sedang hamil..."
__ADS_1
"Ia Ma,itu benar"ucapan Dania menyakinkan berita yang di sampaikan suami nya kepada semua orang.
"Alhamdulillah....Pa,kita akan punya cucu...kita akan jadi kakek nenek..."Zhelia sangat bahagia mendengar nya.dia pun menghampiri Dania dan memeluk nya dengan sayang.
"Terimakasih yah sayang,kamu selalu membawa keberuntungan ke rumah ini.dan sekarang akan ada keberuntungan lain nya yaitu memberikan Mama sama Papa cucu,Mama berdo'a semoga kamu slalu sehat begitupun bayi yang ada di dalam perut kamu,Mama akan menjaga kamu,kali kamu perlu sesuatu katakan saja sama Mama,mama akan ambilkan.ya sayang"
"Makasih Ma,Mama baik sekali Sama aku"
"Mama tidak hanya baik sama kamu,tapi mama sangat menyayangi kamu seperti anak mama sendiri"
Dania tersenyum dan terharu mendengar ucapan dari wanita yang sudah ia anggap seperti ibu sendiri.
"Ayo kamu duduk dulu,tadi mama sudah bikinin bubur kacang hijau pake gula aren.sebentar,mama ambil dulu yah"
"Ia Ma..."
Tidak butuh waktu lama bagi Zhelia mengambil bubur di dapur yang baru saja selesai di masak,dia meletakan di depan Dania.
"Kamu makan yah sayang,kacang hijau juga bagus untuk pertumbuhan bayi kamu"
"Terimakasih yah Ma,akan aku habiskan semua nya"dengan senyum ke arah Zhelia.
"Selamat yah Kak.....aku senang mendengar kakak hamil,sebentar lagi aku akan punya keponakan baru"ujar Relia memeluk Dania dengan senang.
"Makasih Re"
"Aku juga pengen bubur Ma,kenapa nggak di ambilin"saut Daniel yang sudah duduk di bangku nya.
"Kamu ambil saja di dapur sendiri,jangan manja"
"Mama kok gitu sih,biasa nya juga mama yang selalu ambilkan makanan untuk ku Tampa aku ngomong,tapi sekarang kenapa Mama tidak mau"
"Karna sebentar lagi anak akan akan lahir,jadi kamu jangan manja manja lagi,harus mandiri...apalagi Dania sekarang lagi hamil,kamu harus siap siaga mengurus nya dan mengambil apapun keperluan yang Dania minta"
"Ih...Mama,sekarang udah pilih kasih.nggak sayang lagi sama aku"ujar Daniel dengan wajah cemberut nya melangkah menuju dapur untuk mengambil bubur yang merupakan makanan kesukaan nya juga,bubur kacang hijau buatan Mama nya sangat enak apalagi pake gula aren ,daun pandan dan santan yang menambah harum dari bubur itu.
Mereka semua tersenyum melihat kelakuan Daniel yang merajuk karna tidak di turuti perintah nya.
"Daniel memang seperti itu Dania,dia suka merajuk jika keinginan nya tidak di penuhi"ujar Nathan
"Benar sekali pa,beda sekali sama Refan dan Relia"
Mereka kembali menikmati makan malam.
"Apakah Opa kamu sudah tau kamu hamil?"
"Ia Pa,tadi Dania sudah bilang sama Opa dan dia bahagia mendengar nya"
"Jelas dia bahagia sayang,karna sekarang keturunan nya akan bertambah dari kamu"saut Zhelia
"Opa Dania akan mengadakan acara pelantikan Dania sebagai pimpinan CA Company yang baru.semua aset dan properti sudah mengatas namakan Dania,baik di luar negeri maupun di Indonesia"
"Bagus kalo begitu,mulai sekarang kamu juga harus membantu pekerjaan Dania selama dia hamil,dan papa akan meminta kepada Kayros untuk membantu pekerjaan kamu di Tara Gruop"
"Tidak perlu pa,aku sudah mengandalkan Bryan dalam hal ini"
__ADS_1
"Baiklah kalo begitu,jika kamu perlu bantuan bilang sama Papa"
"Baik Pa"