Dendam Cinta Sang Mafia

Dendam Cinta Sang Mafia
Part 42


__ADS_3

Zacky menoleh mendengar panggilan itu. Ia langsung sigap menatap kesana kemari memastikan agar Hana tak bertemu dengan wanita yang menyapanya saat itu.


"Sofi?" tatap Zack padanya.


Sofi tampak kaget dengan penampilan Zack saat ini. Begitu rapi, terawat dan berkelas dengan jas mahal yang ia pakai.


"Kau disini? Dengan siapa?" tanya Sofi mencari siapa teman zacky. Tapi tak ada, apalagi kemudian zacky mengalihkan pembicaraan mereka.


"Tak ada. Aku hanya ingin membeli sesuatu,"


"Kau sudah menikah? Mana istrimu?" tanya Sofi yang amat penasaran.


"Belum, hanya milik temanku. Teman kerja," jawab Zacky dengan wajah yang berusaha amat tenang didepannya.


Sofi memperpanjang daftar pertanyaannya. Ia bertanya tempat tingg Zacky dan bahkan pekerjaannya saat itu, dan zacky hanya menjawab seadanya agar sofi tak curiga. Dan lagi, jangan sampai sofi bertanya tentang arga.


"Hana hilang," ucap Sofi padanya. Saat itu zacky tak pura-pura, melainkan ia benar-benar terkejut dengan penuturan sofi padanya.

__ADS_1


"Hilang... Hilang dimana?"


Sofi akhirnya menceritakan semua pada zack dengan wajah yang begitu sedih. Ia juga menceritakan bagaimana perjuangan hans mencari sang adik kesayangan, walau harus masuk club beberapa waktu lalu.


Zacky hanya membatin dengan semua kekaguman Sofi pada suaminya itu. Ia hanya belum tahu bagaimana hans yang sering menjadi pejantan tangguh dibelakangnya selama ini.


Hingga akhirnya Hana keluar. Tapi saat itu sofi membelakanginya, dan hanya zacky yang melihatnya. Hana yang paham itu sofi, berada dalam kegalauan antara rindu tapi enggan kembali.


Zacky memberi kode dengan pandangannya, dan juga sesekali dengan tatapannya. Hana cukup ragu saat itu, tapi untungnya hana memilih bersembunyi sebelum sofi melihatnya.


"Siapa Zack?" tanya sofi, menangkap aura lain dari zacky.


"Apa dia sudah bebas?"


"Kau mau tahu? Lalu apa yang akan kau lakukan setelah tahu kabarnya?" tanya zacky dengan mode datarnya.


Sofi langsung diam, menangkap ekspresi Zacky yang amat berbeda saat ini. Ya, sangat berbeda seperti ketika baru bertemu dengannya.

__ADS_1


"Aku hanya bertanya, Zack. Apakah itu mengganggumu? Kau kira aku akan apa dengan Arga?"


"Entah... Aku juga tak tahu. Karena meski bebas dan aku tahu dimana dia, aku tak akan memberitahunya padamu," tegas arga pada sofi.


Wanita itu hanya bisa menundukkan wajahnya. Ia sadar jika zacky saat ini amat kesal dengannya akibat peristiwa itu, yang bahkan sofi tak pernah mau meringankan hukuman itu sama sekali demi arga. Tapi sofi juga hanya ingin arga menerima hukumam atas semua perbuatannya itu.


"Andai kau mau mendengarkan dia sebentar saja, Sof. Mungkin arga tak akan semarah ini padamu," sengit Zacky padanya..


"Zack, aku...."


"Turut berduka dengan hilangnya Hana. Semoga ini bukan karma atas tindakan kalian dahulu pada arga,"


"Ma-maksudnya?" sofi amat tak mengerti dengan semua ucapan zacky. Tapi zacky juga tak perduli lagi padanya, Ia pergi melewati tubuh sofi tanpa sepatah katapun lagi.


Zacky langsung mencari hana, yang rupanya bersembunyi cukup jauh darinya. Ia membawa hana segera membayar belanja mumpung sofi belum melihat mereka, lalu mengajak hana segera kembali kemobilnya.


"Kenapa kau pergi?" tanya zacky, cukup aneh dengan keputusan yanv Hana ambil saat itu. Padahal jika ia mau, akan dengan mudah ia bertemu dan kembali pada kakaknya.

__ADS_1


"Hana... Hana memilih bersama Kak arga saat ini," jawab Hana jujur langsung dari hatinya.


__ADS_2