
Zacky segera membawa Hana pulang ke mansion mereka. Setelah ini Ia akan segera pergi kembali menuju club untuk menghampiri Arga.
Sepanjang jalan ia bingung, akan menceritakan pertemuannya dengan sofi atau tidak. Ia hanya ingin menceritakan mengenai hana yang memilihnya, namun itu semua akan bersautan dengan alasan kenapa hana melakukan itu untuknya.
"Besok saja... Tunggu saat yang tepat agar arga tahu pengorbanan Hana untuknya," gumam Zacky dalam hati. Ia sampai di club, dan segera masuk kedalam untuk mencari arga diruangannya.
Ditengah kerumunan Zacky bertemu Ina. Mereka saling lempar kode dari kejauan, zacky mempertanyakan sesuatu dari tatap matanya namun Ina menggelengkan kepala untuk menjawabnya. Kemudian Zacky mengangguk untuk kembali berjalan keruangan Arga.
"Sudah kau antar dia pulang?"
"Dia istrimu,"
"Kau tahu, jadi tak perlu kau perjelas lagi." ucap arga dengan nada datarnya.
"Hans mulai bergerak. Ia kemarin ke club untuk mencari Hana, aku dapat laporan itu dari seseorang. Bahkan Ia memakai Ina,"
"Hmmm... Biarkan saja dia dengan rasa penasarannya," jawab Arga yang kemudian meneguk wine ditangannya. Ia tampak sama sekali tak kaget dengan yang dikatakan zacky, bahkan juga tak tampak kasihan dengan sofi.
__ADS_1
"Kau memikirkan apa saat ini?" tanya Zacky lagi padanya.
"Ayah... Dia justru memintaku melindungi Hana. Dia tampak sudah begitu tahu rencana Hans dan rekannya itu, yang bahkan ingin menjodohkan hana dengannya. Menjodohkan, atau menjualnya.".
"Jadi... Hans mencari hana bukan karena sayang adiknya? Melainkan hanya ingin?"
"Hmmm... Itu kemungkinan terbesar saat ini. Toh ia masih sempat bermain dengan Ina disela pencariannya,"
Jujur, Zacky sangat setuju dengan permintaan ayah dirga pada arga. Ia begitu setuju bahkan jika arga mau membuka hatinya untuk Hana. Lalu, bagaimana dengan sofi? Bukankah ia juga korban sebenarnya?.
Apa alasan sofi mau menikah dengan hans? Karena cinta, atau hans yang ada didekatnya ketika terpuruk. Dalam artian hanya ingin membuang perasaannya dari arga. Bagaimana jika nanti, perasaan mereka tumbuh kembali. Dan bagaimana dengan Hana?
"Sam bilang, ada pertemuan di markas sebentar lagi. Ada sesuatu yang ia ingin tunjukkan pada kita,"
"Baiklah, aku akan membawamu kesana. Tapi, boelhkah aku makan siang dulu?" tanya Zacky mengusap perutnya.
"Dia tak memberimu makan?" Zacky hanya menggeleng dengan pertanyaan arga. Ia tadi buru-buru untuk segera membawa pulang Hana agar aman dari semua kemungkinan yang ada.
__ADS_1
Arga hanya menghela napasnya, ia kemudian meminta beberpa anak buah mengantar makan siang keruangannya.
*
Sepanjang jalan pulang sofi seakan kehilangan fokusnya. Ucapan zacky masih begitu ambigu, hingga ia harus mencerna dengan baik atas apa yang ia ucapkan mengenai arga barusan. Bagai sebuah teka teki, apa arga sudah benar-benar bebas dari penjara.
"Apa aku harus memastikan semua? Jangan-jangan memang sudah bebas," galau sofi memikirkannya. Apalagi ketika terngiang dengan ucapan suaminya mengenai pemilik club yang juga memiliki nama arga, sama dengan mantan kekasihnya itu.
Belum lagi dengan penampilan zacky yang semakin rapi. Ia dibayang-bayangi wajah arga saat melihatnya.
"Dia ikut siapa? Apakah masih setia ikut arga? Kenapa semua seakan saling berhubungan seperti ini?" galau Sofi saat itu.
Adiknya hilang, pemilik club itu bernama arga, dan zacky dengan penampilannya. Begitu sulit rasanya bagi sofi untuk berspekulasi, rasanya antara tak percaya tapi harus mencari tahu hubungan antara ketiganya.
Sofi seperti sulit berfikir jernih saat ini. Bahkan jika memang benar itu arga mantannya, ia mengutuk arga jika memang telah membawa Hana sebagai alat balas dendamnya.
"Urusanmu dengan aku, Arga."gumam sofi, yang masih amat buta dengan suaminya.
__ADS_1