Dinodai Kakak Tiriku

Dinodai Kakak Tiriku
Surat Dari Rina


__ADS_3

Untuk Adik-adikku.


Kakak minta maaf, Kakak terpaksa mengambil keputusan ini, tapi Kakak janji Kakak pergi bukan untuk selamanya. Suatu saat Kakak akan kembali, sampai saat itu tiba kalian harus jaga diri, kalian harus tetap sehat dan saling menjaga satu sama lain. Kakak hanya perlu waktu untuk menyendiri tanpa harus menyusahkan kalian, Kakak tidak mau dengan adanya Kakak malah membuat kalian menjadi khawatir dan sedih. Saat kalian menemukan surat ini, Kakak sedang dalam perjalanan menuju suatu tempat yang maaf Kakak tidak bisa memberitahu tempatnya. Kalian adalah sesuatu yang berharga untuk Kakak, namun selama seminggu ini Kakak menjadi sadar betapa Kakak sangat kehilangan Rangga karena ternyata Rangga adalah bagian dari kehidupan Kakak selain kalian. Rangga pergi setengah dunia Kakak juga hilang, Kakak tidak bisa terus terpuruk maka dari itu Kakak harus pergi agar Kakak bisa mengembalikan semangat hidup Kakak yang hilang seiring kepergian Rangga. Selain itu sebelum Rangga meninggal, Kakak mengalami sesuatu hal yang sangat membuat hidup Kakak hancur tapi Kakak tidak bisa cerita kepada kalian biar Kakak saja yang tahu. Kakak juga harus mencari tahu sesuatu dan ini penting untuk hidup Kakak. Salam untuk Papa ya, tolong sampaikan kepada Papa, aku titip adik-adikku. Kakak sayang kalian.


Yoga pun menangis membacanya, Siska yang mendengarnya merasa terkejut dengan keputusan Rina.


"Sebenarnya ada apa dengan Rina, apa yang terjadi hingga membuat hidupnya hancur, apa ini ada hubungannya dengan Angga." gumam Siska bertanya dalam hatinya.


Bi Imah hanya bisa menangis, ia sangat terpukul dengan kehidupan Rina yang menjadi seperti ini, ia pun menyadarinya ternyata hidup itu yang terpenting bukan hanya harta, ia mulai berpikir andai ia merawat Rina, Rina tidak akan merasakan kehidupan yang piluh seperti ini.


"Maafkan Ibu ya nak, maafkan ibu." gumam Bi Imah penuh piluh.


*****


1 Bulan kemudian.


Di Kantor Angga.

__ADS_1


"Perkenalkan semuanya ini staf baru namanya Mega Lestari." ujar Siska memperkenalkan Staf baru di kantor Angga.


Mega Lestari adalah sosok wanita yang berpenampilan menarik, rambut pendek dan berkacamata.



"Hi, perkenalkan ya, salam kenal semua." ucap Mega menyapa semuanya.


Siska mengantar Mega menuju ruangannya yang kebetulan ruangannya ada di sebelah ruangan Angga dan di samping ruangan Siska. Saat mereka akan menuju ruangan Mega, mereka pun berpapasan dengan Angga.


"Iya Pak, ini Mega Lestari." ucap Siska menjawab.


Angga pun sedikit terpana dengan penampilan dan paras cantik dari Mega, tapi sebagai atasan ia harus menjaga wibawanya dengan bersikap dingin.


"Oke ya sudah kalau begitu, bekerja yang baik ya." ucap Angga seraya pergi.


"Itu pimpinan di kantor ini, dia adalah anak dari Bapak Riansyah yang punya kantor ini, jadi segala tanggung jawabnya sudah di serahkan kepada putranya." ujar Siska memberi informasi.

__ADS_1


"Terima kasih ya Sis atas informasinya, ya sudah kalau begitu aku masuk ke ruangan ku dulu ya." ucap Mega.


Siska pun kembali juga ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaannya. Sesampainya di dalam ruangannya, Mega mengambil handphonenya dan ia terlihat menelepon seseorang.


"Aku sudah berhasil untuk bekerja di Kantor Angga, semua lancar bahkan ruangan ku berada dekat sekali dengan Ruangan Angga." ujar Mega kepada seseorang di telepon itu.


"Oke kalau gitu, aku akan lakukan sesuai rencana." ujar Mega menjawab dan mengakhiri teleponnya itu.


Mega pun duduk di kursinya kerjanya.


"Semua ini aku lakukan untuk kamu Rangga." ujar Mega dengan wajah penuh rencana.


*******


Bersambung✍️


(Beri like dan tinggalkan Koment ya).

__ADS_1


__ADS_2