Dinodai Kakak Tiriku

Dinodai Kakak Tiriku
Janji Siska


__ADS_3

Rangga sudah berada di rumahnya, ia baru saja tiba. Rangga mengemas pakaiannya untuk di bawa ke rumah sakit dan tidak lupa juga membawa handponenya yang sudah tertinggal sejak pagi tadi.


Setelah semua persiapan yang Rangga lakukan selesai, ia langsung segera menuju rumah sakit kembali, kali ini Rangga hanya berangkat sendiri, sementara Lisa yang tampaknya sangat lelah sudah tertidur di kamarnya.


"Aku tidak mungkin bisa istirahat di rumah, sementara kamu harus berjuang melawan amnesia kamu di rumah sakit. Aku sudah hubungi Siska dan Viska, semoga saja dengan adanya mereka, bisa membuat ingatan kamu kembali." gumam Rangga dalam hatinya penuh harap.


Rangga menambah kecepatan kendaraannya untuk melaju menuju rumah sakit. Setibanya di rumah sakit, Rangga memarkirkan mobilnya di parkiran dan saat itu secara kebetulan ia bertemu dengan Siska yang sedang memarkirkan kendaraannya.


Rangga dan Siska pun saling menyapa, mereka berdua menuju kamar Rina. Sepanjang perjalanan menuju kamar Rina, Rangga menceritakan semua yang sudah terjadi. Siska menjadi sangat geram dengan Mega, lagi-lagi Mega merusak kebahagiaan Rina, tapi Siska teringat akan masa lalunya yang selama ini selalu membayanginya, membuat ia tidak akan pernah lupa kesalahan bodoh dalam hidupnya itu.


"Mega, memang sangat keterlaluan Rin, tapi sebenarnya aku lebih jahat daripada Mega. Saat itu aku terbakar api cemburu, hingga aku bodoh telah melakukan hal itu, maafkan aku Rin, tapi aku akan menebusnya, aku berjanji akan selalu ada untuk kamu, walau memang mungkin itu tidak akan bisa memaafkan semua yang sudah aku lakukan." batin Siska sangat menyesali perbuatannya.


"Ayo, Siska, liftnya naik nanti." ujar Rangga memberitahu sembari mengayunkan tangannya menunjuk ke atas.

__ADS_1


Siska yang tersadar dari lamunannya, segera masuk ke dalam lift yang hampir tertutup. Sesampainya di kamar dahlia no 16, mereka bertemu dengan Yoga yang sedang duduk di depan kamar, setelah menyapa Yoga, Siska pun masuk ke dalam kamar untuk bertemu Rina, sementara Rangga menunggu di depan kamar bersama Yoga.


Saat Siska sudah berada di dalam, ia melihat Vara sedang berbincang-bincang dengan Rina. Siska melangkah dengan hati-hati, karena ia sudah mendengar tentang kondisi Rina dari cerita Rangga, itu yang membuat Siska takut. Siska sebenarnya ingin menyapa Rina terlebih dahulu, namun ia ragu untuk melakukannya. Sampai akhirnya Vara melihat kedatangan Siska.


"Kak Siska, ayo sini Kak!" titah Vara.


Siska melangkah mendekati Rina dan Vara.


"Kamu baru datang Siska, apa sudah sejak tadi? Aku kangen." ujar Rina dengan lirih kepada Siska.


"Kakak! Kakak ingat Kak Siska?" tanya Vara kepada Rina dengan wajah yang masih terkejut di balut rasa heran.


"Iya aku mengingatnya seperti biasa, tidak perlu aku sampai berpikir terlalu jauh, aneh memang, aku sendiri bingung." ucap Rina yang mulai mengembangkan senyum di wajahnya saat bertemu sahabatnya.

__ADS_1


"Aku senang kamu ingat aku, Rin." ujar Siska mendekati Rina untuk memeluknya.


Siska memeluk Rina dengan sangat erat, dalam pelukannya, Siska menyisipkan pesan kepada Rina.


"Kamu yang kuat ya, kamu pasti bisa melewati semua ini." ujar Siska yang sudah berlinang air mata.


"Iya Siska, kamu bantu aku ya, jangan tinggalkan aku sendirian, karena saat ini yang aku ingat hanya kamu." ujar Rina yang tak kuasa menahan tangisnya.


"Iya Rin, aku janji sama kamu, aku akan selalu ada buat kamu, aku berharap kamu tidak akan pernah tahu apa yang sudah aku lakukan dulu terhadapmu Rin, saat ini aku hanya ingin menebus dosa-dosa masa laluku sama kamu, aku ingin mengembalikan kebahagiaan yang sempat aku rampas dalam hidup kamu. Maafkan aku ya Rin, aku tidak bisa jujur sama kamu, aku takut kamu akan membenci aku, jika tahu aku sudah sejahat itu." batin Siska yang sangat menyesali semua yang telah ia lakukan.


Dalam beberapa menit, mereka larut dalam kesedihan. Vara yang melihat hal itu ikut merasa bahagia, karena setidaknya ada seseorang yang bisa Rina percayai untuk menuntun ke arah ingatannya agar cepat kembali.


*******

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2