
Adi yang masih larut dalam pertanyaannya, di balut kesedihan dan kekecewaan yang mendalam, ingin rasanya ia bertanya kepada Istrinya namun saat ini Sarah belum juga sadar, di tengah kesedihannya Adi melihat satu brankar yang baru keluar dari ruang IGD, terlihat sepertinya orang yang berada di atas brankar itu sudah meninggal dunia.
"Jadi itu laki-laki yang bersama Sarah dan laki-laki itu sudah meninggal." gumam Adi seraya melihat terus ke arah brankar.
Brankar itu pun berlalu, namun tak lama ada seorang wanita yang menghampiri brankar itu dengan menangis, ia merintih meronta dengan rasa kehilangan yang sangat besar, wanita muda yang sepertinya ada hubungan yang sangat dekat. Suster dan Paramedis berusaha menenangkan wanita tersebut dan brankar pun berlalu menuju kamar jenazah, wanita itu tetap meronta dan ingin mengejar brankar tersebut, sambil berteriak ia terus memanggil nama laki-laki itu, "Rio jangan tinggalkan aku, sebentar lagi kita akan menikah. Kenapa kamu pergi ninggalin aku Rio?" ucap wanita itu dengan menangis.
"Oh laki-laki itu namanya Rio dan wanita itu adalah calon istrinya." gumam Adi menyimpulkan.
"Apa jangan-jangan Sarah telah berselingkuh dengan Rio, berarti Sarah telah mengkhianatiku." sambung Adi dalam hati yang sangat kecewa.
Tak lama wanita itu pingsan, Paramedis juga Suster segera membawanya ke ruang rawat. Adi melihatnya dari kejauhan ia yang masih menyimpan segudang pertanyaan tentang hubungan Sarah dan Rio.
__ADS_1
1 jam kemudian.
Di tengah keresahan Adi yang tak menentu, Dokter dan beberapa suster datang kembali masuk ke dalam ruang IGD, mereka terlihat terburu-buru. Beberapa menit kemudian Dokter pun keluar. Adi dengan bergegas menghampiri Dokter tersebut.
"Dokter bagaimana keadaan istri saya Dok?" ujar Adi panik.
"Maaf Pak Adi, tiba-tiba saja ada kebocoran pada selang oksigen Istri Bapak, itu berakibat buruk pada keadaaannya, dengan sangat menyesal saya harus menyampaikan bahwa Istri Bapak sudah meninggal dunia, saya turut berduka cita Pak, semoga Bapak diberikan kekuatan untuk menghadapinya." ujar Dokter.
"Ini tidak mungkin Dok, Dok tolong selamatkan istri saya Dok." ucap Adi histeris.
Adi tak kuasa menahan tangisnya, ia masuk ke dalam ruang ICU dimana Sarah berada. Adi melihat istrinya yang sudah terbujur kaku, ia buka selimut yang menutupi wajah istrinya ia ingin melihatnya untuk yang terakhir kali.
__ADS_1
"Sarah kenapa kamu pergi tinggalin aku, kenapa Sarah? Kenapa kamu harus khianati pernikahan kita? Kamu pergi sebelum menjelaskan padaku, siapa Rio sebenarnya?" tutur Adi sangat terpukul kehilangan Sarah.
Adi menangis memeluk tubuh istrinya yang sudah tidak berdaya.
Flashback OFF
"Bener aku ingat, wanita itu adalah wanita yang di rumah sakit, dia adalah calon istri dari Rio, laki-laki yang meninggal itu." gumam Adi sambil terus memandang Siska.
"Apa mungkin Siska tahu hubungan Rio dan Sarah? Aku harus tanyakan langsung kepada Siska, agar semua pertanyaan yang mengganjal dipikiranku selama 2 tahun ini bisa terjawab." sambung Adi dalam hatinya.
Acara hari itu berjalan penuh dengan kebahagiaan, Rina sangat bahagia karena semua sahabatnya berkumpul di rumahnya dan laki-laki yang paling ia cintai ternyata masih hidup, Rina juga melihat kebahagiaan di raut wajah adik-adiknya, namun Rina masih menyimpan sebuah pertanyaan tentang maksud kata-kata Rangga, Rina yang saat itu selalu memerhatikan Bi Imah agar ia bisa menemukan jawaban dari kecurigaannya.
__ADS_1
******
Bersambung✍️