
" Dipta gue tadi denger lo barantem lagi sama Angga Bener " Chiko mengintogasi.
" Ngeributin Aluna lagi " Marco ikut-ikutan kepo.
" Apalagi sih masalahnya ? Lo gak bosen ribut sama si banci," Keluh Kenzo yang bosan ribut sama Angga karena menurutnya Angga bukan lawan yang menyenangkan jika diajak ribut biasalah si Angga itu tukang nyadu sama bokapnya Alhasil orang tua mereka dipanggil dan uang jajan mereka dipotong.
" Udah lo terus terang aja sama Angga kalau Aluna itu bini lo Biar dia gak deketin Aluna lagi," usul Kenzo yang tumben-tumbenan bijak.
" Gak segampang itu " Dipta menaiki motornya.
Chiko menyenderkan Punggungnya ke tiang Parkiran. " Kenapa ? Lo takut orang-orang tau,"
" Iya Dipta mending lo jujur Gue yakin dia gak bakal berani deketin Aluna lagi," timbal Kenzo
" Gue gak mau nama Aluna jelek Dia Pasti akan dibully karena dituduh cewek gak bener Gue dan dia masih sekolah dan Pernikahan gue sama dia harus disembunyiin dulu demi kebaikan dia."
" Gak bener " Marco loading.
" Jadi " tanya Chiko
" Gue gak tau " jawab Dipta bingung.
" juga ya Punya bini " Kenzo berkacak Pinggang.
" Untung gue ijo tomat " ujar Marco
" apa-apaan itu " jawab Kenzo Penasaran
" Ikatan jomblo yang terhormat Haha " ujar Marco
" Kapret lo lo aja yang jomblo gue gak ikut-ikutan "
Dipta memakai helm lalu menyalakan mesin motor
" Dipta Lo mau kemana ? ini baru jam istirahat Pertama " Kalut Chiko Senakal-nakalnya mereka bolos sendirian adalah hal terjahat
" Gue capek sekolah bosen " Dipta tancap gas meninggalkan ketiga temannya tanpa kata Pamit
" DIPTA WOI " Pekik Chiko
" Wah makin menjadi tuh anak Gue kira setelah jadi suami bakal berubah " Kenzo geleng-geleng kepala.
" Dia berubah tauk sela " Marco yang sedang merapikan tali sepatunya.
" Apanya yang berubah " Chiko merapikan rambutnya Siap-siap bentar lagi masuk jadi harus tampil tampan di depan Nadin Siapa tahu hari ini Nadin kepincut
" Berubah menjadi lebih tak tau diri haha,"
" Sialan " maki Chiko
" Kita bolos juga gak " Kenzo menaik-naikan satu alisnya.
Kedua temannya saling Pandang memandang Jika ada yang nanya satunya kemana ? Ingat Aldi sedang bucin bersama Kinan Atau sedang menjadi babunya Kinan.
" Jadi gak "
__ADS_1
Kenzo dan Chiko menarik napas Panjang Mereka Pengen bolos berdua diomelin orang tua.
" Gak deh besok ajalah Hari ini sekolah dulu Takut emak gue marah," jawab Chiko
" Takut emak lo " ejek Kenzo
" Entar gue dikutuk jadi maling kundang Kalau maling ayam sih masih bisa dibicarakan baik-baiklah Haha."
" Enggak jelas lo berdua "
" Lo yang Paling gak jelas anying " Pekik Kenzo
Kenzo menunjukkan jadi tengahnya
...••••...
Aluna sesekali memandangi Pintu kelas Ia menunggu seseorang Dari jam kedua dan sekarang jam ketiga orang yang ia tunggu tak memunculkan diri Heran kenapa Cowok Mesum itu tak masuk di jam kedua dan ketiga ? Ya walaupun antaranya dan Dipta sering berantem tapi sejak Dipta menjadi suaminya Ia ada rasa bimbang Khawatir sedikit gak banyak sih Sedang saja. Maybe, nurani sebagi istri.
" Aluna Lo liatin Pintu mulu Nunggu siapa sih " bisik Nadin
" Orang " jawab Aluna
" Orang Siapa "
" Ya orang Pokoknya "
" Dipta ya "
Aluna menyingkut siku Nadin
" Apaan sih Bukan "
" Udah bodoh rajin gak masuk lagi nambah tuh bodohnya," gerutu Aluna dalam hati Kenapa bisa Tuhan menakdirkannya dengan cowok sejenis Dipta Malang amat takdirnya.
Dua jam Pelajaran yang berlangsung diiringi dengan rasa kantuk akhirnya Penderitaan Para murid berakhir dengan tanda bel Pulang sekolah berbunyi Semua murid berhamburan keluar.
Setelah Nadin dijemput abang ojol langganannya dan Kinan Pulang bareng Aldi kini tinggal Aluna yang sendiri menunggu di depan gerbang.
" Aluna mau bareng gue gak " tanya Kenzo yang motoran bersama Tiga temannya.
" Biar gue anter sampe jembatan Shiratal Mustaqim Haha " Marco juga ikut tertawa.
" Sialan aku belum siap mata kali," gumam Aluna hati.
" Sama Abang aja Neng Pasti selamat sampai tujuan " Giliran Marco yang menggoda Aluna
" Yuk Tapi Abang dipeluk ya " Ia terkekeh
" Gue gak mau sama orang gila kek kalian berdua, " ketus Aluna
" Dihh sombong banget Gue
Cium juga lo," ancam Kenzo
Aluna dengan cepat memegang Pipinya
__ADS_1
" Dasar geng Mesum " Pekiknya kesal.
" Woi kalian berdua " Panggil Chiko yang dari tadi diam
" Jangan digangguin entar kalau dia
nyadu sama Dipta habis lo berdua," tuturnya mengingatkan.
Marco dan Kenzo Pandang-pandangan.
" Sialan jangan nakut-nakutin kita lah." Kenzo jadi Parno.
" Siapa yang nakut-nakutin Gue cuma ngingatin lo berdua Kalau masih sayang nyawa jangan berani gangguin Princess Dipta, "
BURM ! Chiko tarik gas meninggalkan teman-temannya.
" Sialan " maki Kenzo Marco main Pergi aja.
Kenzo menunjuk Aluna " Awas ya lo nyadu sama bos kita kalau lo nyadu gue Pelet lo Paham, " Kenzo tarik gas menyusul Chiko yang sudah tidak kelihatan lagi bentuknya.
" Woi tungguin " Kenzo tarik gas berkendara selaju-lajunya.
" Bakal gue aduin lo berdua," teriak Aluna
Tit ! Tit ! (Suara klakson)
Aluna menoleh dan mendapati Angga yang berada di dalam mobil dengan melempar senyum.
" Aluna yuk bareng " ajak cowok itu.
" Mau gak ya ? Tapi kalau aku bareng dia aku harus turun di rumah lama aku dan nanti naik ojek lagi ke rumah Dipta," Aluna mengintip sisa uang jajannya di saku seragamnya.
" Yah tinggal seribu gak akan cukup buat bayar ojek," keluhnya dalam hati.
" Kamu duluan aja " Terpaksa Aluna harus menolak.
" Kenapa ? Rumah kita 'kan searah "
" A-anu aku mau mampir ke rumah nenek aku," Aluna kepalanya yang tak gatal
" Jadi kamu duluan aja rumah nenek aku lain arah sama rumah kamu soalnya."
" Bukannya kamu gak Punya nenek,"
" Astaga Aluna kamu kok lupa sih Pernah cerita ke Angga kalau nenek kamu udah meninggal waktu kamu masih kecil," batin Aluna
" Maksud gue kakek "
" Ohh gapapa Aluna aku anterin aja Bensin aku banyak kok kamu gak Perlu khawatir."
" Kalau aku nekat terima aku akan berantem lagi sama Dipta " batin Aluna
" Sorry Angga aku Pulang sendiri aja Gak enak diliatin kakek kalau Pulang bareng cowok Soalnya kakek aku galak banget "
" Oh ya udah aku duluan kalau gitu Bye Aluna "
__ADS_1
" Bye hati-hati Angga " balas Aluna sambil dadah.
...••••...