DIPTA

DIPTA
EPISODE 43


__ADS_3


...Gue sengaja gak bangunin lo Aluna karena gue ingin selalu di samping lo walua lo gak Pernah anggap gue ada...


...Dipta Andreas Malik...


Cuaca Pagi ini sangat Panas Matahari mungkin terlalu bersemangat. Sampai wajah Dipta dan Aluna dipenuhi dengan keringat. Apalagi muka Dipta yang menjadi kemerahan Dua manusia ini dihukum berdiri di lapangan menghadap bendera merah Putih yang jadi kebanggaan.


" ini semua gara-gara lo. tau nggak Dipta Coba aja lo tadi bangunin gue lebih awal kejadian memalukan seperti ini gak akan Pernah terjadi seperti ini dalam seumur hidup gue baru kali ini gue dihukum ?


Telinga Dipta begitu terasa sangat Panas mendengar omelan Aluna sejak tadi


" Pasti lo mau balas Dendam kan karena Kejadian tadi malam itu, " omel Aluna lagi


" Udah deh Aluna gue gak usah Lo ungkit kejadian tadi malam lo itu udah 99 kali bilang kayak gitu ke gue Nggak capek apa tuh mulut oceh mulu-mulu Tinggal laksanain aja hukuman ini," ucap Dipta seraya melirik Aluna dengan malas


" Apa kata orang kalau Nuansa Aluna seorang Wakil ketua Osis dihukum kayak gini ? bisa Rusak nama gue yang udah gue susun dengan baik !" Aluna menatap Dipta dengan sinis


Cowok dengan Pakaian urak-urakan itu menirukan omongan Aluna dengan wajah mengejek

__ADS_1


" Panas, gila !" Aluna mengelap keringatnya yang bercucuran di wajahnya dengan ujung dasi.


Dipta melirik Aluna. " Lo mau kodein gue buat minjemin topi gue ke lo ? Tapi sorry aja topi gue ini terlalu berharga buat di Pinjemin ke lo,"


Aluna menatap Dipta sinis. " Gue nggak ada niatan sekalipun buat kodein lo ! Nggak butuh dan nggak guna !"


" Duduk sana "


Aluna menolehkan kepalanya ke arah Dipta dan menatap cowok itu dengan nyalang


Dipta menatap Aluna yang juga turut menatapnya. Dipta tahu apa yang dipikirkan Aluna takut tentunya


" Sana duduk " Suruh Dipta sembari menunjuk lantai belakang kelas Xl IPA 1


Aluna menggeleng Di sini ia juga salah walaupun ini bukan kesalahannya Namun tetap saja ia terlambat sama saja ia melanggar Peraturan sekolah


" Gue di sini juga salah masuk sekolah telat Ya walaupun ini buka kesalahan gue sepenuhnya," ucap Aluna sembari melirik Dipta


" Nyindir gue lo ?"

__ADS_1


Aluna mengangkat bahunya acuh. " Gue nggak ada bilang kalau ini salah lo tapi kalo lo ngerasa kesindir berarti lo sadar diri,"


Dipta berdecak Bahunya menyenggol bahu Aluna dengan kencang membuat gadis Pendek itu terhuyung ke depan jika saja Aluna tidak menahan keseimbangan tubuhnya.


" Dipta " sentak Aluna


Aluna mendongakkan kepalanya saat merasakan wajahnya tak lagi terkena sinar matahari. Dipta Cowok itulah Pelakunya Arga sengaja menutupi kepala Aluna dengan telapak tangannya yang kekar


" Dipta Lo ngapain Sih, Minggirin tangan Lo,"


" Gue lo lindungi lo Aluna biar lo gak kepanasan Gue Nggak mau lo nanti item,dekil Apa kata orang nanti kalo seorang Dipta Andreas Malik mempunyai istri gembel kayak lo," ujar Dipta diiringi kekehan mengejeknya


Aluna menahan napasnya sejenak. ia memejamkan matanya lalu membukanya dengan Perlahan. Andai saja ini berada di film-film sudah dipastikan hidung dan telinga Aluna mengeluarkan asap sebelum Aluna meninggalkan hukumannya cewek cantik itu menyempatkan dirinya menendang kaki Dipta dengan keras.


" Nyesel gue nikah sama banci kayak lo !"


Usai mengatakan itu Aluna benar-benar meninggalkan hukumannya. Ia tidak Peduli seberapa besar Marah Pak Tomo nanti


" Setan sakit !" Dipta mengusap kakinya yang terasa ngilu akibat tendangan maut dari kaki mungil Aluna

__ADS_1


...•••••...


__ADS_2