DIPTA

DIPTA
EPISODE 76


__ADS_3


...Apa harapan itu masih ada ...


Di meja makan Dipta bertemu orang tuanya Sonya duduk melamun dan ia hampiri wanita itu Mulanya mereka saling diam Saat Sonya meraih tangannya dan mata wanita itu berkaca-kaca saat itulah ia mengajaknya berbicara


" Mi apa aku bisa sembuh "


Dipta melontarkan tanya yang ia Perlukan jawabannya Mendapat Pertanyaan Putranya itu membuat Sonya tak dapat menahan air matanya.


Ibunya menangis Dipta tahu itu Pertanda apa. " Mami seorang dokter kan ? Banyak anak-anak yang mami selamatkan. Aku ingin jadi bagian dari anak yang selamat itu Apa masih ada harapan untuk aku Dipta ? Aku ingin hidup juga Mi Aku ingin sembuh. Aku ingin membahagiakan Aluna Aku ingin hidup lebih lama. Aku udah nemuin alasan aku untuk bertahan. Aku mohon Mi, bantu aku ..." Ia menggenggam tangan ibunya.


" Mi ... aku mohon .... "


Sonya justru menangis semakin deras la senang jika Putranya sudah memiliki semangat untuk hidup. la sangat mengharapkan hal itu terjadi tapi terasa tidak mungkin untuk menyembuhkan Putranya itu Tumor ganas yang diderita Putranya telah berkembang menjadi kanker Andai jika ia tahu lebih awal sakit Putranya maka ia akan sangat mengusahakan kesembuhannya. Sayang ia terlambat karena kesalahannya yang lambat menyadari betapa Pentingnya Putranya itu.


" Maafin Mami Dipta ..... "


" Apa mustahil untuk aku sembuh,"


" Apa aku akan tetap mati,"


" Apa Mami akan senang, Mi,"

__ADS_1


Tangis Sonya berhenti saat mendapat Pertanyaan terakhir itu. Ia mendongak menatap Putranya.


" Aku akan segera bertemu Daniel Dipta rindu sama dia. Tapi Daniel Pasti senangkan bertemu aku, Mi ? Dia gak benci aku kan, Mi ? Dia gak akan bilang, jika yang buat dia Pisah sama Papi dan mami adalah aku, kan,"


" Stop Dipta STOP " Pekik Sonya


" Tapi benerkan semua kejadian itu Dipta yang bikin Daniel meninggalkan kita semua Dipta yang bikin Danie ... "


Aluna menghentikan langkahnya. Tak jadi menghampiri mertua dan suaminya Aluna terkejut dengan teriakan mertuanya Entah apa yang terjadi Pada keluarganya itu ?


" DIPTA JANGAN UNGKIT HAL YANG MENYAKITI MAMI ! MAMI TAU MAMI BUKAN IBU YANG BAIK SELAMA INI SAMA KAMU TAPI MAMI UDAH BERUBAH DIPTA MAMI SADAR MAMI SALAH! MAMI MINTA TOLONG SAMA KAMU JANGAN BAHAS MASA LALU KITA ! MAMI YANG SEKARANG ADALAH MAMI YANG SAYANG SAMA KAMU,"


" Maafin Dipta Mi " ucap Dipta


" Tapi semua Percuma kan Mi aku ... "


" Stop Dipta kamu jangan ngomong begitu Mami akan berusaha sekuat tenaga Mami untuk kesembuhan kamu,"


" "Maka lakukan sesuatu, Mi! Buktikan ke aku jika mami memang sayang sama aku,"


Dipta bergegas meninggalkan maminya dan ketika ia mau Pergi ia melihat Aluna yang berdiri di sana. Menatapnya dengan Penuh tanda tanya. Ia tetap lanjutkan langkahnya dan ketika berpapasan dengan gadis itu ia tetap melewatinya tanpa berkata apa-apa


...•••••...

__ADS_1


Di dalam mobil Aluna menggenggam tangan Dipta Cowok itu menoleh menatapnya.


" Dipta kamu dan mami kenapa ? Aku melihat kalian bertengkar,"


" Aku Cuman bilang aku ingin sembuh biar bisa bahagiain kamu,"


Kedua tangan Aluna menggenggam tangan Dipta


" Di mata aku kamu gak ada kurangnya Kamu itu baik, kamu humoris, kamu Pintar main Piano kamu care banget sahabat-sahabat kamu, kamu juga ganteng, kamu hebat di mata aku Kamu gak harus jadi sempurna agar aku bahagia."


Dipta diam saja Aluna tidak mengerti apa yang ia bicarakan. Gadis itu Pasti mengira ia membicarakan soal sakit mentalnya. Dipta sama sekali tidak Peduli dengan kesehatan mentalnya karena selama ada Aluna di sampingnya ia akan baik-baik saja Tetapi tidak dengan Penyakit yang ada di kepalanya.


Aluna merapatkan duduknya di samping Dipta lalu menyandarkan kepalanya di Pundak suaminya itu


" Kamu Pasti bisa sembuh Dipta Aku yakin Aku akan minta tolong ke Tuhan dan Tuhan Pasti mendengar doa anak yatim seperti aku Kamu jangan khawatir lagi ya ..... "


Apa aku harus jujur jika aku sakit Parah ? Tapi ... "


" Ingat ya janji kamu harus bahagiakan aku dan caranya adalah gak ninggalin aku," jelas Aluna


" Oke "


" Iya Aluna aku janji "

__ADS_1


...•••••...


__ADS_2