DIPTA

DIPTA
EPISODE 39


__ADS_3

Bel istirahat berbunyi Sebagian Penghuni XII IPA 2 berhamburan keluar kelas. Saat Aluna mau beranjak tangannya dicekal Nadi Dia jadi duduk kembali menghadap cewek dengan model rambut barunya itu.


" Aluna jujur sama gue Lo ada hubungan apa sama Dipta ? Kenapa tadi Io manggil orang tuanya Dipta dengan Panggilan mami Dan kenapa lo Perhatian juga dengan Dipta Apa lo sama Ali Pa .... " ucapan Nadin terpotong. Aluna menyumbal mulutnya dengan tangan.


" Gue lagi gak mood cerita apapun sama lo Jadi jangan ganggu gue dulu, " Aluna beranjak meninggalkan sahabatnya itu Dia belum siap untuk terus terang.


" Nadin Aluna kenapa ya " Kinan duduk di samping Nadin, " Gue juga curiga sama dia Kayaknya dia ada hubungan deh sama Dipta Pacaran kali ya,"


" Mana gue tau Lo tanya aja sama cowok Lo Dipta dan Aldi kan sahabatan Nah Io curi informasi aja dari dia,"


" Entar deh gue tanya Btw, Io nyatok sendiri," Kinan fokus ke rambut Nadin


" Kenapa ? Bagus ya rambut gue,"


" Jelek kek ekor sapi," jawab Kinan lalu cepat-cepat kabur sambil tertawa.


" Sialan Io " Nadin mengejar Kinan dan akan menghajarnya karena sudah berani mengejeknya Enak aja rambutnya dikatain seperti ekor sapi.


...•••••...


" Nah itu mereka " Aluna menunjuk meja di Pojokan yang diisi oleh 4 Pria Cowok-cowok itu sedang asik nyemil sambil minum teh botol.


Aluna menghampiri mereka Ketika sampai dia berdiri di samping Chiko


" Gue boleh gabung "


Keempat cowok berandal itu menatapnya Tatapan mereka tajam tapi tidak membuat keberanian Aluna menciut.


" Mau apa lo " tanya Marco


" Lo gak liat gak ada Dipta di sini ? Lo gak aman kalau gak ada bos kita Lo mau kita jadiin sate,"


Aluna mengabaikan Marco dan fokus ke Chiko saja karena diantara 4 cowok itu hanya Chiko yang Paling waras.


" Chiko gue mau ngomong sama Io "


" Ngomong apa " Chiko balik bertanya


" Penting "


" Di sini aja "


" Enggak mau Nanti ketiga temen Io yang gak waras dengar obrolan kita,"


" Aluna lo ya " Aldi menunjuk Aluna sembari menatap sangar Siapa yang tidak marah dibilang tidak waras.

__ADS_1


Aluna melotot ke Aldi, " Apa ? Gue gak takut sama Lo,"


Aldi mau berdiri tapi ditahan Kenzo


" Di udah Lo apaan sih masak cewek dilawan,"


" Dia sih mancing-mancing gue Kalau dia gak ada hubungan sama Dipta Udah gue bacok,"


" Ngeriiii " ledek Aluna lalu menjulurkan lidahnya ke Aldi


" Tuhkan lo liat kelakuan dia," Aldi tambah naik Pitam.


" Aluna nanti aja Pulang sekolah Sekarang gue sibuk," ujar Chiko yang malas melihat teman-temannya yang tidak akur


" Chiko gue maunya sekarang," ngotot Aluna


" Gue sibuk Nanti aja "


" Sok sibuk lo " Aluna beranjak dengan kesal.


" Dipta ngapain sih ngawinin cewek resek kek gitu," gerutu Aldi


" Karena Aluna cantik, Pintar, dan rajin menabung," sahut Kenzo


Kenzo dan Chiko tertawa.


" Astagfirullah Di Mulut lo " Kenzo menyentil bibir tebal Aldi


" Anjing sakit "


Chiko cuman geleng-geleng kepala dan Marco sibuk memakan kue lapis buatan bundanya yang dia bekal ke sekolah.


...•••••...


" Chiko jujur sama gue Dipta kenapa " tanya Aluna yang berdiri di samping motor Chiko


Chiko selesai memakai helm ke kepala.


" Lo gak mau naik,"


" Jawab gue dulu "


" Pakai ini dulu nanti gue jawab," Chiko menyodorkan helm ke Aluna


Aluna mengambil helm dari Chiko dan memasangnya ke kepalanya Namun sebelum dipasang ia menciumnya dulu Syukur tidak bau aneh-aneh.

__ADS_1


Chiko menyalakan mesin motor. " Ayo naik buruan," Pintanya.


Aluna melihat kiri-kanan Memastikan tidak ada yang melihat mereka baru dia naik ke atas motor Chiko


" Siap " tanya Chiko sebelum tarik gas Aluna menyimpan kedua tangan di betisnya Tidak mungkin dia melingkarkan tangannya di Pinggang Chiko


" Jangan ngebut ya "


" iyaa "


" Oke siap kalau gitu "


Chiko Perlahan narik gas dan keluar dari area sekolah lalu bergabung ke jalan raya bersama Pengendara lainnya.


Aluna memiringkan kepalannya ke kiri


" Chiko jadi Dipta itu sebenarnya kenapa sih Kenapa maminya keliatan Panik banget Padahal Dipta itu cuma Pingsan doang," tanyanya dengan suara yang agak keras agar Chiko mendengarnya.


" Dipta Sakit " jawab Chiko


" Sakit apa "


Lampu merah Chiko berhenti tepat di garis Pembatas Pundaknya ditepuk Aluna


" Kenapa Aluna "


" Jawab Pertanyaan gue "


" Tanya langsung ke Dipta atau keluarganya Gue gak berani bilang,"


" Kasih klu aja deh gue yakin lo Pasti tau kan,"


Lampu lalu lintas berganti hijau Chiko menarik gas kembali melanjutkan Perjalanan.


" Chiko " Aluna menepuk Punggung Chiko lebih kencang.


" Bakal gue kasih tau tapi Io janji buat gue dan Nadin jadian,"


Aluna menggeleng. " Permintaan lo terlalu susah Gue gak bisa Lo usaha dong kalau mau sama Nadin,"


" Ya udah kesepakatan batal "


Aluna kesal Dia mencubit Pinggang Chiko sampai sang empu merintih sakit tapi dia tidak Peduli.


" Sialan " maki Chiko dalam hati.

__ADS_1


...•••••...


__ADS_2