DIPTA

DIPTA
EPISODE 27


__ADS_3

Dengan rok mini berwarna Putih dan dipadupadankan dengan Pullover hoodie berwarna biru langit Aluna terlihat cantik seperti wanita korea selatan Gadis ini memang suka style korea tidak cuma style-nya yang Aluna gemari namun semua yang berbau korea dia suka Tahu Taehyung atau V BTS ? Nah itu Pacar halunya Aluna


Aluna menuruni tangga dengan riang seraya bersenandung Namun keceriaan gadis ini tidak berlangsung lama lantaran baru saja ia menginjakkan kaki di lantai satu, ia mendongak dan mendapati sepasang mata menatapnya sinis.


" Mau kemana lo " Dipta melirik Aluna dari ujung kaki sampai ujung kepala Siang-siang begini mau kemana ?


" Mau rapat " jawab Aluna seadanya.


Alis Dipta bertaut.


" Rapat "


" Hm " jawab Aluna malas.


" Gue ada rapat OSIS Di cafe dekat sekolah Gue udah janji bakal datang Yang lain udah nungguin gue,"


" Rapat di hari libur dan Pakek rok mini begini," Dipta menunjuk rok Aluna yang di atas lutut Pakaian cewek itu membuatnya jengkel Paha itu miliknya dan orang lain tidak boleh melihat apalagi sampai menyentuh.


" Lo mau rapat atau mau Pamer Paha ke Angga," Celetuknya


" Sumpah Mulut lo itu keblablasan banget Dipta Gue biasa kok Pakek rok segini Jangan lebay deh," elak Aluna Menurutnya rok yang ia Pakai tidak terlalu Pendek. Lagian ia memakai short Pants Dasar Dipta-nya aja yang berlebihan dan menuduhnya yang macam-macam.


" Ohh jadi lo udah sering Pamer Paha ke Angga,"


Aluna mendengus. " Dipta gue gak mau ya ribut sama lo Buang waktu gue Terserah lo mau bilang gue apa gue akan tetap Pergi," Aluna beranjak tapi langkahnya tertahan karena Dipta mencekal tangannya.


" Siapa yang ngasih lo izin," Tanya cowok itu dengan lirikan tak suka.


" Lepasin gue " Aluna menyentak tangan Dipta hingga Pegangan Dipta lepas


Aluna menunjuk Dipta " Gue cuma Pergi rapat Bukan Pergi selingkuh Gue juga Punya tanggungjawab bukan cuman ngurusin lo aja Lagian di sana gue gak hanya ketemu Angga di sana ada Nadin Kinan dan yang lain serta mantan Io," jelas Aluna dengan Penekanan diakhir kalimatnya.


Alis Dipta terangkat satu.


" Terus "


" Lo jangan nuduh gue yang gak-gak Jadi jangan halangin gue," jawab Aluna ketus.


" Gue gak Percaya " Dipta tahu banget kalau Aluna itu suka dengan Angga Menginzinkan Aluna Pergi sama saja dia memberi Peluang untuk Aluna lebih tertarik sama cowok itu.


Aluna menghembuskan napas kasar


" Terserahlah Gue capek ladenin lo," Baru selangkah tangan Aluna kembali ditarik.


" Dipta " geramnya Kenapa sih dengan cowok Posesif di hadapannya ini ? Selalu saja membuatnya kesal Dipta terlalu mengekang dan membuatnya tidak nyaman.


" Gue gak kasih izinin Lo Paham gak "

__ADS_1


" Lo gak bisa seenaknya dong Dipta gue harus Pergi Nanti mereka mikirnya gue sengaja gak dateng Gue males ribut sama mantan lo Dia Pasti ngomel-ngomel kek Petasan bulan Puasa,"


" Gue udah bilang gue gak Peduli Lo tetap di sini temanin gue main basket Ayo,"


Dipta menarik Aluna tapi gadis itu lagi-lagi melawan sampai Pegangan Dipta lepas.


" Aluna " Suara Dipta naik satu oktaf


" Dipta Please Tolong ngertin gue sekali ini aja kenapa sih Susah banget maklumin gue. Gue harus ikut rapat Gue ini wakil OSIS gue Punya tanggung jawab dan sebelum masa jawabatan gue habis gue harus melakukan yang terbaik untuk sekolah kita,"


" Alah sekolah aja yang Io urus Giliran suaminya sendiri ditelantarin."


" Ya Tuhan " keluh Aluna Ia benar-benar tidak kuat lama-lama berumah tangga dengan Pria yang super Posesif.


" Dipta Gue ini manusia bukan robot lo Paham Gue juga Punya kehidupan bukan cuma jadi istri Io doang,"


" Tapi ini hari libur Aluna lo tau gak bedain mana hari libur dan hari dimana lo ngerjain tugas lo sebagai Pelajar ? Hari libur seharusnya Io ngabisin waktu bareng gue bukan bareng circle lo yang sibuk ngalahin Presiden tapi kagak digaji Cuman dapat capeknya doang Buat apa,"


" itu menurut lo bagi gue ikut organisasi itu Penting,"


" Bukan organisasinya yang Penting Gue tau yang Penting itu ketuanya iya kan,"


Aluna memalingkan wajahnya.


Dipta menghembuskan napas. " Oke Gue bakal biarin lo Pergi asal lo gue anterin Lo,"


" Gak " tolak Aluna mentah-mentah Bakal ribet jika Dipta mengantarnya Nanti yang ada teman-temannya bakal tahu jika dia dan Dipta ada hubungan.


" Dipta Lepas " Aluna berusaha melepaskan diri tapi Pegangan Dipta kali ini lebih kencang.


" Sakit Dipta lepasin gue "


" Oke-oke Io boleh anterin gue " Aluna Pasrah Lelah ribut dengan cowok mesum itu.


Dipta melepas tangan mungil Aluna Ia berbalik menghadap gadisnya itu dan menerbitkan senyum di bibir.


" Gitu dong kan enak " Dipta mengusap kepala Aluna


" Lo nyebelin sumpah " ketus Aluna berapi-api.


" Emang "


...•••••...


Seraya menunggu Dipta Aluna menghampiri Pak Panji di Pos jaga.


" Pak " sapanya Pada Pria yang sedang duduk sambil merokok itu.

__ADS_1


Pak Panji menoleh sambil meletakkan rokoknya.


" Eh Nyonya kecil ada apa "


Ada yang mengganjal di kepala Aluna. la kemari untuk mempertanyakannya.


" Saya mau nanya Pak "


" Nanya apa ? Tapi jangan yang susah-susah ya Pak Panji cuma lulusan SD."


" Saya juga gak bakal nanya Bapak soal Fisika Pak Saya mau nanya apa benar tadi malam Dipta nyuruh Bapak nakutin saya,"


" Nakutin "


Aluna mengangguk sembari menunggu jawaban.


Pak Panji malah tertawa. " Mana mungkin Dipta nyuruh saya nakutin Nyonya kecil Nyonya kecil ada-ada aja,"


" Jadi Terus yang tadi malam itu yang suara-suara dari lantai satu siapa," Batin Aluna


" Itu memang saya Tuan muda sempat nyuruh saya untuk ngabisin makanan di meja makan Daripada mubazir jadi suaminya nyonya kecil sedekahin ke saya. Maaf ya kalau buat nyonya kecil takut."


" Berarti Dipta bohong dong," ucap Aluna dalam hati Tapi kenapa dia ngomong kek gitu tadi malam ?


" Aluna " teriak Dipta yang berdiri di samping mobil.


" Saya Permisi Pak makasih " Aluna buru-buru menghampiri Dipta


" Lo ngapain ke Pos Pak Panji " tanya Dipta curiga


" Kepo banget lo jadi cowok," Aluna membuka Pintu mobil dan masuk duluan tanpa menunggu Dipta


Dipta masuk kedalam mobilnya Ia memasang sabuk Pengaman sambil memandang Aluna untuk memastikan cewek itu sudah memakai sabuk Pengamannya Dan Aluna sudah memakainya


Aluna melirik Pakaian Dipta Dia Pikir Dipta lama karena ganti baju tapi ternyata Pakaian cowok itu sama saja Cuman Pakai kaos hitam overzise dengan celana Pendek warnanya selaras dengan bajunya Dan Dipta cuman Pakai sandal jepit Mana rambutnya acakan Kayak orang baru bangun tidur.


" Lo ngapain sih lama banget ? Gue kira rapi-rapi tapi tetap aja lo kek gembel,"


" Gue sibuk ngitungin duit saking banyaknya," jawab Dipta yang sedang menyalakan mesin mobil.


" Banyak duit tapi beli Pakaian aja gak Mampu," sindir Aluna


" Lo aja yang gak tau harga baju gue berapa Gini-gini satuannya 2 juta,"


" 2 juta " Bio Aluna


" Itu baru baju belum celana gue Belum sendal yang gue Pakek Emang keliatan biasa aja tapi ini brand mahal," ucap Dipta berlagak.

__ADS_1


" 2 juta dibeliin baju kaos mending buka usaha boba," gumam Aluna Mindset orang sederhana masih melekat dirinya meski sudah jadi Pemaisuri seorang anak tunggal dari keluarga yang bisa dibilang kaya raya.


...•••••...


__ADS_2