DIPTA

DIPTA
EPISODE 34


__ADS_3

Tepat di depan rumahnya malam ini Sesuai janji Angga datang menjemput Aluna. Angga yang tampil rapi dengan kemeja hitam yang dimasukkan ke celana bahan berwarna cream. Cowok itu tampak berkharisma apalagi dengan kacamatanya yang membuat Angga lebih terlihat Pria berkelas.


" Kamu cantik banget Aluna malam ini," Puji Angga


" Makasih " jawab Aluna malu-malu Memang beda rasanya kalau dipuji sama orang yang kita suka.


Angga membukakan Pintu mobil untuk calon Pacarnya itu


" Silakan " katanya seolah menyambut tuan Putri


Aluna segera masuk dan Angga segera menyusul Mobil berwarna merah itupun melaju Setengah jam Perjalanan mereka tiba di CGV Cinemas.


Ketika tangan Angga ingin menggandeng Aluna menuju studio refleks Aluna menghindarinya Jujur jalan sama Angga saja membuatnya merasa sangat bersalah Aluna memang senang saat ini tapi di sisi lain dia gelisah Aluna tahu statusnya sekarang bukan lagi gadis tanpa Pasangan Dia seorang istri meski belum bisa menerima kenyataan konyol itu.


" Sorry .... "


" Gak apa-apa Kok Aluna seharusnya aku yang minta maaf,"


...•••••...


Selesai nonton Angga dan Aluna makan malam Meski sudah menghabiskan beberapa jam bersama antara keduanya masih saja merasa canggung Padahal mereka sering bertemu di sekolah dan bahkan Pernah Pulang bersama.


" Aluna makasih ya "


" Aku kali Angga yang harus bilang makasih Kamu udah traktir aku nonton dan makan malam,"


Angga tersenyum. Ia meraih tangan Aluna tapi lagi-lagi cewek itu menghindar.


" Aku mau makan sorry," ngeles Aluna


" iya-iya gak apa-apa,"


Astaga aku kenapa sih ? Aku lagi sama Angga Tapi kenapa isi kepala aku Dipta melulu sih


" Aluna "


" I-iya "


" Udah dapat jawaban "


Aluna terdiam sejenak. " Jawaban apa,"


Angga mengangkat kedua sudut bibirnya.


" Soal aku yang nembak kamu Aluna,"

__ADS_1


Gue harus bilang apa nih ?


" Belum ya "


Dengan tidak enak hati Aluna mengangguk.


" Ya udah gak apa-apa Lanjut makan lagi,"


" iya sorry ya Angga "


Angga hanya tersenyum


...••••...


Chiko menepuk Pundak Dipta Dari tadi sahabatnya itu diam saja di tongkrongan Yang lain Pada bercanda dia sendiri bengong.


" Dipta " tegurnya.


Dipta menoleh. " Apa " tanya Dipta dengan tatapan kosong.


" Lo kenapa "


" Gak apa-apa "


Aldi menghembuskan asap rokoknya.


" Iya nih ngopi kek, ngerokok kek bercanda kek, makan kek ini kek kayak Patung aja Lo dari tadi," timbal Marco


" Lo itu lagi banyak Pikiran ya ? Apa Lo lagi Mikirin masalah rumah tangga Lo yang berantakan itu Makanya jangan kawin muda," ledek Kenzo


" Dipta Gimana hubungan lo sama Aluna," tanya Chiko Memang diantara semuanya cowok inilah yang Paling normal sikapnya


" Kurang bagus " jawab Dipta jujur


" Dia masih suka sama Angga," tebak Marco


" Lo sih bego " Aldi berpindah duduk di samping Dipta Ia merangkul temannya itu.


" Tapi karena udah terlanjur gue Punya trik bagus biar dia gak lagi sama Angga,"


" Apa " tanya Dipta dan semua temannya yang lain menatap Aldi dengan serius.


" Hamilin " jawab Aldi singkat Padat jelas, dan dapat tabokan dari Dipta


" Anjing-anjing " maki Aldi

__ADS_1


" Salah gue apa sih lagian lo udah Halal kali,"


" Sialan " Dipta kembali menabok kepala Aldi dengan botol mineral yang isinya masih Penuh.


" Sialan bisa Geger otak gue "


" Ya udah gimana kita Hajar aja sih serangga itu," usul Kenzo


" Gak-gak gue gak ikutan entar gue dikeluarin dari sekolah," tolak Marco Bisa-bisa ia diomelin Bunda Cukup nilainya yang jelek jangan sampai di-DO.


" Cemen Lo "


" Yehh gue gak cemen bangsat Tapi gue gak mau mati di tangan bunda,"


Kenzo menoyor jidat Marco


" Dasar anak emak "


Marco membalas menoyor temannya itu.


" Lo juga anak emak Anying,"


" Udah-udah " lerai Chiko yang capek melihat temannya yang gak waras semua.


" Dipta itu lagi ada masalah Kita harus bantuin bukan malah ngasih solusi gak bener," tuturnya dengan bijak.


" Sialan "


Marco menunjuk Chiko, " Setuju gue Lo aja gak berhasil dapetin Nadin Mana mungkin Lo bisa bantuin Dipta dapetin hati Aluna," cibirnya.


" Astagfirullah " ucap Kenzo sambil mengibaskan rambut gondrongnya.


" Dengar teman-teman Kita gak boleh menghujat teman kita Karena kenapa,"


" Kenapa " tanya Aldi


" Karena ..... " Kenzo menepuk-nepuk meja biar suasana jadi dramatis.


" Gue cabut Udah jam 12 "


Dipta beranjak meninggalkan temannya-temannya. Ia harus menjemput Aluna la khawatir dengan istrinya itu.


" Eh Dipta " teriak Kenzo


" Gila Tuh anak "

__ADS_1


...•••••...


__ADS_2