DIPTA

DIPTA
EPISODE 52


__ADS_3

Pulang sekolah Chiko tidak langsung Pulang ke kosnya. Ia langsung mampir ke kediaman sahabatnya dulu untuk memastikan jika sahabatnya baik-baik saja dan ia juga ingin menyelesaikan masalah.


Chiko dan ketiga temannya memang sempat bolos tapi mereka kembali ke sekolah dan mengikuti Pelajaran yang tersisa.


Setibanya di rumah Dipta Chiko meninggalkan motornya di depan gerbang karena tidak ada Pak Panji di Pos jaganya Entah Pak tua itu kemana mungkin buang air Sehingga terpaksa ia melewati Pintu masuk lain karena gerbang terkunci.


Chiko buru-buru menuju Pintu utama. Ia memencet bel dan tak lama Pintu terbuka Chiko langsung terbelalak melihat gadis di hadapannya.


Kenapa ada gadis centil itu di sini ?


" Kak Chiko " girang Shifa lalu memeluk cowok yang ia taksir sejak Pandangan Pertama. Ketampanan Chiko berhasil membuat gadis 16 tahun ini jatuh cinta untuk Pertama kalinya.


" Shifa Kamu apaan sih lepasin gak gue gak bisa nafas nih," Chiko berusaha melepaskan Pelukan gadis centil itu Kelakuan Shifa membuatnya geli Chiko sama sekali tidak suka dengan Perempuan yang main nyosor aja Dan dia menganggap Shifa itu masih terlalu muda untuknya meski hanya beda 2 tahun Kelakuan Shifa lah yang membuatnya memandang remaja itu seperti bocah ingusan dan centil.


" Kak Chiko Pasti kangen sama aku makannya kak Chiko ada di rumah inikan," Shifa tersenyum genit. " Aku baru semalem Pulang dari Amrik Aku akan seminggu di sini You know, Im very happy to see you."


" Geer banget sih Jadi Cewek, " Kalau tahu ada cewek jadi-jadian itu Chiki lebih baik tidak datang di rumah besar ini Shifa terlalu agresif Padanya


" Ih, jahat banget sih Kak Chiko ke aku," Shifa mencebikkan bibirnya. Chiko sama saja seperti Chiko yang ia temui di tahun lalu. Masih menyebalkan dan masih tidak menyukainya Tidak tahu kenapa Padahal ia memiliki fisik yang cantik dan blasteran Pula Hebatnya ia ngomong tidak belepotan Harusnya cowok itu mau Padanya demi keturunan mereka yang akan sangat tampan dan cantik di masa depan.


" Udah deh aku di sini mau nanya Dipta Udah Pulang, " tanya Gana tanpa basa-basi

__ADS_1


" Belum Pulang "


" Awas bohong "


" Siapa yang bohong ? Emang bang Dipta gak ada di rumah Emang mau apa,"


" Bilang ke abang lo gue nyariin dia Kalau dia Pulang suruh dia ke kos gue."


" Mau ngapain Pasti Kalian mau ..... " Ucapan Shifa langsung Terpotong


" Mulut Lo jangan aneh-aneh ya " Chiko Tahu omongan Shifa mengarah ke mana Pasti Shifa mengira yang aneh-aneh


" Gue ini masih normal masih suka sama cewek, " ucap Chiko


" Really "


" Udah deh gue mau Pulang omong sama Lo udah Kayak orang gila " dengan Cepat ia melangkah Pergi tapi Shifa malah menarik tangannya.


" Shifa lepas," Pintanya masih dengan suara yang sopan.


" Gak mau "

__ADS_1


" Shifa " Volume suaranya telah naik Siapa suruh gadis kecil itu bengal.


" Kasar ih " Shifa melepaskan Pegangannya.


" Gak mau mampir dulu ? Aku buatkan Kak Gana jus jeruk deh Pasti kak Chiko hauskan Liat cuaca lagi Panas-panasnya."


Chiko melihat ke langit. Ia menghela napas jengah Sore jam setengah 6 begini mana ada langit cerah. Bodohnya ia malah melihat langit Padahal tahu saat ini sudah mau memasuki waktu magrib.


" Hehe maksud Shifa cerahnya Pas tadi siang,"


Chiko tidak mau berkata-kata lagi. Dia capek menghadapi sepupunya Dipta Ia melanjutkan langkahnya meninggalkan gadis centil itu.


" Kak Chiko Tunggu Ada yang ketinggalan," Pekik Shifa.


Chiko terpaksa berhenti sambil menoleh.


" Apa lagi sih " Sahut Dipta


" Love you " Senyum Shifa merekah.


" Dasar Cewek aneh " gumam Chiko

__ADS_1


Chiko mendengus Seharusnya ia tidak mendengarkan gadis gila itu.


...•••••...


__ADS_2