
Aluna dan Dipta sedang menikmati makan malam Aluna makan dengan lahap Makanan yang Dipta beli lewat gofood enak banget Dan susuai dengan lidahnya Selain enak Aluna juga sedang kelaparan.
Dipta meneguk minuman lalu memerhatikan Aluna Saking lahapnya Aluna makan sampai kuah rendang nempel di sudut bibir Aluna itu.
Dipta Pun tertawa kecil.
" Lo ngetawain gue " tanya Aluna sambil mengunyah Di depan Dipta ia memang tidak jaim. Beda kalau depan orang yang ia suka. Cewekan memang gitu Di depan cowok yang ia taksir Pasti kalem Sementara di depan cowok yang tidak disukai Pasti bobrok Ngaku deh kalian Apalagi depan crush.
Dipta mengambil tisu lalu membersihkan bibir cewek itu Aluna terpaku dibuatnya.
Dipta tersenyum setelah selesai memberikan Perhatikan kecil.
" Lo kenapa ? Baper "
Aluna cuma heran karena Dipta seperhatian itu Padanya Padahal sering ia zolimi.
" Baru digituin doang udah baper," lanjut Dipta
" Dih siapa yang baper ? Kepedean banget lo. Gue cuman kaget karena lo tiba-tiba gituin gue Orang kalau tengah ngunyah juga bakal kaget digituin."
" Masa sih "
" Terserah Io deh mikirnya apa," Aluna lanjut makan kembali.
Dipta menggeser kursi ke belakang. Ia bangkit.
" Mau kemana "
" Tidur Gue capek Kemasin ya " Dipta melenggang Pergi meninggalkan Aluna
" Dipta ! Tungguin gue ! Gue gak mau ditinggal,"
Dipta yang sudah mau menaiki anak tangga Pun berhenti dan memutar badannya sambil menghela napas jengah
" Gue tungguin asal lo tidur bareng gue."
Aluna tidak menanggapi. Ia cepat menghabiskan makanannya lalu meninggalkan meja makan tanpa membereskannya. Ia buru-buru menaiki tangga Pokoknya harus ia duluan sampai ke kamar.
" Dasar cewek gak tau diri Udah ditungguin malah gue yang ditinggal."
Aluna sampai di kamar dan tentu saja Dipta mengantar cewek itu sampai di depan Pintu.
" Yakin mau tidur sendiri "
" Yakin Udah sono lo Pergi Gue gak bakal tidur bareng lo Gak usah ngarep."
" Oke awas aja ya lo gedor-godor Pintu gue."
Brak ! ( Pintu ditutup kasar )
" Istri gak Punya attitude "
__ADS_1
...••••...
Dipta melepas headphonenya karena ada yang menggedor Pintu. Eh Pas dibuka rupanya Aluna dan cewek itu buru-buru masuk dan mengunci Pintu.
" Lo kenapa " Muka Aluna Pucat dan kelihatan Panik.
Aluna berdiri di belakang Dipta sambil memegang Pundak Dipta
" Ada suara aneh dari bawah Gue takut banget " Dipta berbalik menghadap Aluna yang ketakutan.
" Suara aneh ? Gue gak dengar apa-apa Lo mimpi kali."
" Bener Dipta gue dengar ada suara orang di bawah."
" Mungkin Pak Panji "
" Ya gak tau Gue mau Pulang Pokoknya Gue gak mau di sini. Gue takut."
" Sini " Dipta menggandeng Aluna dan mengajak cewek itu duduk di sofa.
" Lo tenangin diri lo dulu Gue ke bawah buat Periksa Kalau lo takut lo ngobrol aja sama temen gue Bentar," Dipta mengambil headphone lalu memasangkan ke kepala Aluna
" Ada Chiko, Aldi, Kenzo dan Marco yang akan nemenin Io,"
" Dipta tapi ...... " Aluna mencekal tangan Dipta
Ditpa melepaskan Pegangan Aluna
Sepeninggalan Dipta Wilo cuma diam mendengarkan keempat teman Dipta yang menggodanya
Kenzo : Belum tidur Io Aluna
Marco : Aluna tau gue Punya Dipta gedek gak ?
Chiko : Aluna tolong dong bantuin gue deket sama Nadin
Aldi : Aluna awas ya Io nyuci otak Kinan biar gue sama dia Putus.
Aluna : Kalian bisa diem gak
Aldi, Kenzo, Marco dan Chiko cepat melepas headphone mereka karena Aluna teriak dan membuat kuping mereka sakit.
Tak lama setelah itu Suara Pintu terbuka dan Aluna menoleh. Saking senangnya melihat Dipta lari ke arah Dipta lalu memeluk Pria itu.
Dita terpaku Sekhawatir itukah Aluna Padanya atau setakut itukah Aluna sampai memeluknya ?
" Aku ngapain sih " batin Aluna Cepat ia melepas Pelukannya.
" Kok dilepas "
Aluna tidak dapat berkata-kata saking bingung dengan dirinya sendiri.
__ADS_1
Dipta beranjak ke kursinya
" Yang lo kira hantu itu Pak Panji,"
" Bikin Jantungan mulu " ucap Aluna kesal.
" Aluna Tolong ambilkan headphone gue dong." Aluna mengambilkannya
" Makasih "
Aluna duduk kembali di sofa.
" Jadi " tanya Dipta
" Apa "
" Lo mau tidur di sini kalau lo gak mau mendingan Lo balik lagi ke kamar,"
Setelah lama mikir Aluna akhirnya menjawab
" Gue di sini aja deh " Aluna takut ada kejadian aneh lagi.
Dipta tersenyum Puas Emang dari awal la menginginkannya.
" Akhirnya lo nyerah juga kan "
" Tapi awas ya lo macem-macemin gue."
" Terserah gue lah "
" Kalau gitu mending gue tidur sama setan,"
Dipta memutar kursi gamingnya menghadap Aluna
" Yakin Lo mau tidur sama setan,"
Aluna tidak dapat menjawab Pertanyaan Ditpa Nyalinya ciut.
Dipta terkekeh Pelan. " Gue gak akan ngapa-ngapain lo Udah tidur sana Lo Pasti capek kan ya udah istirahat Gue mau lanjut main game," Dipta memutar kursinya lagi menghadap layar komputer.
" Janji ya "
" Iya Sayang "
" Ihhh jijik "
" Pokoknya aku harus tetap waspada Sama Cowok Mesum " ucap Aluna dalam hati. Ia beranjak menaiki ranjang dan memilih Posisi di dekat tembok.
" Jangan lupa baca doa " Dipta mengangkat kedua sudut bibirnya.
" Iya bawel " Aluna memiring membelakangi Dipta
__ADS_1
...••••...