DIPTA

DIPTA
EPISODE 87


__ADS_3

Di halaman kampus sebuah motor sport berhenti di Parkiran kampus laki-laki itu menggunakan Jaket Varsity dengan bawahan celana jeans snow yang baru saja keluar dari mobil mewahnya ia menggunakan kacamata hitam membuat kaum hawa menjerit ketika ia melewati laki-laki itu


Tatapan yang berbeda-beda Beberapa Mahasiswa yang melihat laki-laki langsung heboh sendiri


" Astaga ... astaga Ganteng banget tuh Cowok baru,"


" Gila ! Ganteng banget dia itu siapa sih,"


" Sumpah cool banget gayanya Demen ih gue,”


itulah bisik-bisik Para siswa saat melihat ketampanan laki-laki itu Namun laki-laki itu tak begitu menghiraukan nya. Dia tetap berjalan sampai di koridor kampus


" Chiko " Panggil Marco


" Apaan sih "


" Tuh lihat kayak gue kenal tuh cowok Tapi di mana ya," ujar Marco


" iya Mana sih " Chiko langsung melihat ke arah yang di sebut Marco


" Tuh kan Dipta Marco " ucap Chiko


" Masa sih kok berbeda banget sih,"


Chiko tak menghiraukan ucapan Marco ia langsung menghampiri laki-laki itu


" DIPTA " Panggil Chiko ia menepuk Pundak laki-laki itu


Laki-laki itu langsung Menoleh melepaskan kacamata hitamnya


" Maaf kamu Siapa ya " ujar laki-laki itu


" Dipta nih beneran lho sumpah Lo berbeda banget tau gak Tambah ganteng banget," ucap Marco sambil tersenyum


" Maaf ya siapa kalian saya gak kenal, " kata laki-laki itu


" Bercanda lho Dipta kita itu sahabat terbaik lho waktu SMA,"

__ADS_1


" Maaf saya ini bukan Dipta tapi nama saya itu Andreas Maaf saya harus Pergi, "


Chiko langsung kaget mendengar Perkataan Dipta yang sangat berbeda


" Dipta gue ini Chiko sahabat lho,"


" Maaf iya saya tuh gak kenal sama kalian berdua, "


Andreas Wajahnya sangat mirip Dipta itu langsung Pergi begitu saja meninggalkan Chiko dan Marco yang masih terdiam


" Chiko kenapa Dipta itu gak ingat masa kita apa itu kembaran Dipta,"


" Gak Tapi gue Yakin itu Dipta "


" Apa jangan-jangan Dipta .... "


" Jangan-jangan apa "


Chiko menghentikan ucapannya hal ini yang di takutkan Chiko setelah Dipta melakukan Operasi itu Dipta akan melupakan semua kenangan itu


...••••••...


" Ya silahkan masuk "


Setelah mendapatkan izin laki-laki itu Pun masuk kedalam. Kini ia sudah berdiri tegak dihadapan Pria yang terlihat tua


" Silahkan duduk " ucap Pak Herman mempersilahkan Andreas untuk duduk


" Terima kasih Pak." Andreas tersenyum tipis lalu mendudukkan


" Sebelumnya saya ingin bertanya kamu siapa dan ada Perlu apa," Ujar Pak Herman bertanya.


" Saya Mahasiswa baru nama saya Andreas Pak," jawabnya.


" Oh jadi kamu itu Mahasiswa baru di Kampus Bina Nusantara ini,"


Andreas langsung mengangguk

__ADS_1


" Kalau gitu kamu bisa masuk ke ruangan kamu semoga kamu bisa betah ya di sini,"


" Baik Pak Kalau begitu saya Permisi dulu." Pamitnya undur diri.


" iya silahkan " Balas Pak Herman dengan ramah.


Ketika Andreas hendak keluar ia tidak sengaja menabraknya seseorang dengan kasar hingga membuat Pantatnya mencium tanah.


Brukkkk


" Aduhhh " jerit Aluna meringis kesakitan.


" Gimana sih kalua jalan itu lihat mata dong,"


" Sorry gue sengaja "


" Suara itu " ia kenal suara itu


Aluna mendongak menatap laki-laki bertubuh tinggi dihadapannya


" DIPTA " Panggil Aluna


Aluna langsung memeluk Dipta dengan erat Tetapi Andreas tidak membalasnya ia langsung mendorong tubuh Perempuan itu


" Maaf ya anda itu siapa beraninya Peluk saya seenaknya,"


" Aku ini Aluna Dipta "


" Aluna maaf saya gak kenal kita itu baru kenal,"


" Dipta aku ini Aluna Perempuan yang kamu cintai "


" Sorry nama gue itu bukan Dipta tapi Andreas gue harus Pergi gak Penting banget ngomong sama cewek Kayak Lo,"


" DIPTA "


laki-laki yang menabraknya itu sama sekali tidak menghiraukan Perkataan Aluna. Ia malah langsung Pergi tanpa mengucapkan kata-kata

__ADS_1


...•••••...


__ADS_2