DIPTA

DIPTA
EPISODE 70


__ADS_3


...Kalau benar kamu mencintaiku kenapa kamu dulu meninggalkanku begitu saja Zea...


" Dipta "


Ali langsung menoleh Sorot matanya pun menghujam sosok gadis yang memergokinya.


" Apa yang terjadi Dipta lo kenapa bisa mimisan," Dengan Penuh khawatir Zea menghampiri mantan kekasihnya. Darah segar yang menetes dari hidung Dipta membuatnya terkejut dan mempertanyakan apa yang terjadi Pada Pria yang Pernah menjalin kasih dengannya itu.


Ketika tangan Zea ingin mengecek mantan Pacarnya itu Dipta malah menepis tangannya.


" Buat apa lo Peduli " tanya Dipta dengan


sarkas.


Zea terperangah sesaat terkejut dengan respons yang tak menyenangkan dari Dipta


" Dipta gue ini khawatir sama lo "


Dipta memegang kepalanya. Seperti ada sesuatu yang menusuk-nusuk kepalanya yang membuatnya tersiksa.


Melihat Dipta yang tampaknya kesakitan. Zea Pun mendekat untuk membantu tapi sekali lagi Dipta malah memperlakukannya dengan tidak baik Cowok itu mendorongnya.

__ADS_1


" Dipta lo kenapa ? Lo sakit " Mata Zea mulai memerah. Meski mendapatkan respons yang tidak menyenangkan tetapi ia tidak menghiraukan itu. la sangat mencemaskan Dipta


" Seminggu lo menghilang yang gue dengar lo sakit Lo sakit apa Dipta," Melihat wajah Pucat cowok itu dan tubuh yang tampak mengurus. Apalagi mengalami mimisan Zea jadi berpikiran yang macam-macam. Bagaimanapun Dipta adalah seseorang yang Pernah jadi bagian dari hidupnya Dipta masih Penting dan itulah kenapa ia Peduli.


" Cerita ke gue Dipta lo itu kenapa," Zea mendesak. Sangat cemas takut Dipta mengalami hal buruk.


" Aarhhh " rintih Dipta yang kembali merasakan sakit luar biasa di kepalanya Sakit yang semakin membinasakannya.


Tidak Peduli jika mendapat Penolakan lagi Zea tetap berusaha untuk mendekat ingin membantu Namun baru saja tangannya menyentuh wajah mantan kekasihnya Dipta langsung menepisnya.


" Jangan Pernah sentuh gue ! Jangan Peduli sama gue," Dipta mengusap darah di hidungnya.


" Apapun yang terjadi sama gue bukan urusan lo," Dipta beranjak dengan melanggar tubuh gadis itu tapi langkahnya terhenti, ia melirik tangannya yang dipegang erat oleh Zea.


Dipta menyentakkan tangannya hingga Pegangan Zea lepas. la berbalik dan menatap tajam gadis itu. " Gue tanya sekali lagi ? Buat apa lo Peduli sama gue lagi hah,"


" Karena gue ini masih sayang sama lo Dipta lo masih menjadi salah satu orang terpenting dalam hidup gue," Jawab Zea setengah berteriak.


Dipta mengusap darahnya lagi. " Sayang Lo bilang Kalau lo itu sayang sama gue saat ini kita Pasti masih sama-sama Zea Kalau gue ini bagi Lo gak mungkin ada orang lain di hati lo Tapi apa Zea dengan teganya Lo Pacaran sama sahabat gue di belakang gue selama ini ! Itu yang lo sebut sayang Bulshit ? Itu yang lo sebut Sayang ? Tapi lo lebih nyaman sama dia daripada gue,"


Mendapat bentakan membuat Zea meneteskan air mata. " Gue gak ninggalin lo Dipta Lo yang selingkuh bukan gue ! Kita Putus karena lo,"


Dipta menunjuk dirinya sendiri. " Gue "

__ADS_1


Dipta menghela kasar. " Lo mau tau cerita sebenarnya dari gue," Matanya langsung memerah sangat mengingat masa lalunya yang kelam itu, " Gue ini sangat cinta sama lo Zea Gimana mungkin gue ini bisa selingkuh," Air mata Dipta lolos membasahi wajahnya lalu cepat ia menyekanya. " Tapi tentu lo tau kalau gue Penuh dengan kekurangan Dari kecil gue gak Pernah merasa dimiliki orang yang cinta dan sayang sama gue, gue juga sakit mental Ketika gue ngerasa ada lo yang Gak bakal ninggalin gue, gue berusaha agar gak kehilangan lo. Gue berusaha jagain lo supaya lo gak Pergi Tapi cara gue salah di mata lo, bagi lo gue cuman ini cowok toxic Cowok Pencemburu yang gak jelas Cowok egois yang gak akan membuat ceweknya berkembang,"


" Apa yang gue takutkan selama kita jadian akhirnya kejadian, kan ? Lo itu udah jadian sama sahabat gue Mana Perasaan lo, Zea Itu yang lo sebut lo masih sayang sama gue," Zea tak berkutik Membeku dalam rasa bersalah.


" Stop sok Peduli sama gue ! Kalau Punya gue sakit apa hubungannya dengan lo Kita udah bukan siapa-siapa lagi Zea jadi gak usah baik sama gue ! Lo itu ..... " Dipta mengepal tangannya Menahan untuk tidak mengatakan hal yang tak baik mengenai mantan kekasihnya itu.


" Gue gak nepatin janji kita Gu-gue ninggalin lo setelah sekian lama kita Putus tapi gue masih mikirin lo. Sekarang gue tau apa alasan gue masih mikirin lo Padahal kita udah gak ada hubungan lagi itu karena gue yang salah, gue berekspektasi mendapatkan Pasangan yang sempurna Padahal lo udah cukup untuk gue, tapi gue yang gak Pernah Puas dengan semua hal yang lo kasih sama gue maafin gue Dipta ...... "


Dipta melepaskan tangannya dari genggaman Zea. Kemudian memegang kedua Pundak gadis itu sambil menatapnya nanar.


" Tolong jangan ganggu gue lagi "


Setelah mengatakan itu Dipta melepaskan Zea dan melangkah Pergi.


" Gue akan berhenti ganggu lo asal lo jujur sama gue ! Lo kenapa," teriak Zea.


Langkah Dipta langsung terhenti la mengepal tangannya.


" Gue sakit tumor otak Puas Lo sekarang,"


" A-apa ..... " Zea langsung terkejut.


...•••••...

__ADS_1


__ADS_2