Dosenku Sang Casanova

Dosenku Sang Casanova
Akhir kehidupan.


__ADS_3

"Lepaskan istri ku, wanita gila!!!" Bentak Alex, namun ia juga tidak bisa melakukan apapun karena saat ini Bella sedang menodong gunting rumah sakit tepat di leher Jenni.


"Hahaha ... aku tidak akan melepaskan nya sebelum istri mu meregang nyawa." Kata Bella lantang.


Alex mengumpat dalam hati Kenapa bisa Bella sampai terlepas kesini.


Ia tak habis pikir kenapa seorang tahanan tiba-tiba berada di rumah sakit.


"Aunty!!!" Teriak anak kecil dari belakang Alex yang sedang berlari mendekat ke arah nya.


"Hati-hati Calvin, jangan berlari!" Seru ibu Anin saat berusaha mengimbangi langkah bocah itu.


Seruan dari sang nenek tak ia hiraukan, Calvin terus berlari kearah dimana Jenni di sandera oleh Bella.


"Mommy! lepaskan aunty!!" Teriak anak kecil itu tanpa merasa takut jika saat ini Bella sedang menggenggam senjata tajam.


"Dasar anak tidak tahu diri, menjauh dari sini!" Bella terlihat geram melihat Calvin ada di depan nya.

__ADS_1


"Lepasin aunty mom!! Jangan sakiti aunty!!" Bahkan kali ini Calvin berani mengguncang kaki Bella yang terbalut seragam pasien rumah sakit.


Bella memang sempat drop setelah penangkapan tadi dan akhirnya polisi membawa nya ke rumah sakit.


Bertepatan dengan itu ia juga melihat Jenni di larikan ke rumah sakit, dan dari situ lah Bella berusaha mengambil celah untuk mendekati Jenni agar bisa membunuh nya.


Keberuntungan masih berpihak pada nya, saat ia ingin dipindahkan ke ruang rawat inap tanpa sengaja melihat Jenni berlari menuju lorong rumah sakit yang terlihat sepi, Bella berusaha mengelabuhi perawat dan beberapa polisi yang menjaga pintu hingga akhirnya bisa keluar dari ruangan.


Lagi-lagi keberuntungan berpihak pada wanita berakhlak iblis itu saat melihat Jenni menangis sendirian di tempat sepi dengan menelungkup kan wajah nya serta kaki yang merosot ke lantai sehingga ia tak menyadari kalau Bella berjalan kearah nya sembari menggenggam gunting yang di todong kan ke arah nya.


Namun untung saja Jenni bisa menghindar meski ia memekik kaget saat Bella berusaha menancapkan gunting itu ke bagian tubuh nya tapi gunting itu melayang ke udara.


"Mommy, Calvin bilang lepasin aunty!!" Seru Calvin lagi semakin membuat Jenni geram pada anak kecil yang sudah di akui bahwa itu anak nya.


"Minggir Calvin!!!" Kaki Bella menyentak tubuh Calvin hingga membuat anak kecil itu terjungkal ke belakang hingga kepala belakang nya membentur pembatas tembok dengan keras.


"Aaaa!!" Calvin menengadah kesakitan, kepala nya mengeluarkan darah hingga tak lama kemudian Calvin tak sadarkan diri.

__ADS_1


Pandangan semua orang beralih mengarah pada Calvin, begitu pula dengan Bella yang ikut terkejut saat melihat Calvin terluka karena dirinya namun ia tetap bergeming dari tempat nya.


"Calvin!!" Teriak Jenni, Alex dan ibu Anin secara bersamaan.


Tiba-tiba hidung Bella mengeluarkan cairan kental berwarna merah berbau anyir, Bella menyadari hal itu namun tetap ia hiraukan begitu saja.


Saat semua orang fokus pada keadaan Calvin disaat itu pula Bella mengambil kesempatan untuk menusuk Jenni tepat di urat nadi nya.


Dorr


Tubuh wanita itu ambruk ke lantai dengan darah mengalir dari tubuh nya. Mungkin ini lah akhir dari hidup nya, setelah semua perjuangan yang ia lakukan namun tetap saja tidak mengalami kebahagiaan meski disisa umur nya yang sangat pendek.


Ia anggap dunia tidak adil bagi hidup nya.


...💙💙💙...


...TBC...

__ADS_1


SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI 1443 H.


MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 🙏


__ADS_2