Dosenku Sang Casanova

Dosenku Sang Casanova
Jenni di Culik?


__ADS_3

"Mohon maaf nona, kita mau kemana? daritadi kita hanya muter-muter di kawasan ini." Suara sang driver sontak membuyarkan lamunan Jenni, ia terkesiap saat menyadari dirinya sudah terlalu lama di kawasan perumahan yang Jenni pun tidak tahu.


Jenni terpaksa menyuruh sang driver untuk berbelok ke area perumahan agar bisa menghindari Dion, dan rencana nya berhasil.


Mobil Dion tidak kagi terlihat di belakang mereka, namun sekarang mereka hanya berputar-putar di kawasan perumahan itu.


"Kita berhenti di taman jalan xxxx saja pak."


"Baik non ...," Sang driver keluar dari dari kawasan itu kemudian menjalankan mobilnya menuju tempat yang di sebutkan Jenni.


Beberapa menit setelah nya mobil di tumpangi Jenni berhenti di jalan dekat taman yang dituju Jenni.


Setelah memberikan tips pada sang driver, Jenni keluar dari mobil lalu berjalan menuju kursi panjang yang ada di pinggir taman itu.


Ia kembali merenung sembari menundukkan kepala dengan kedua tangan nya menumpu pada dagu dan telapak tangan nya menangkup wajah nya sendiri.


.


.


.

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain, Alex berhasil mendinginkan tubuh nya. Ia keluar dari kamar mandi milik Dion kemudian berjalan menuju ruangan nya untuk mengambil kunci mobil berencana menyusul sang istri.


Namun baru saat baru keluar dari ruangan Dion ia kembali di cegat oleh Bella. "Berhenti Alex! Satu langkah lagi kau menjauh maka akan ku pastikan, kau tidak akan bisa lagi melihat istri mu bernafas!"


deg


Dada Alex bergemuruh hebat mendengar ancaman wanita jahat itu, angan nya langsung melayang jauh membayangkan hal buruk menimpa istri dan juga calon anak nya.


"Apa maksud mu??" Tanya Alex sembari melangkah kan kaki nya mendekati wanita iblis itu.


"Apa belum jelas apa yang ku katakan??" Bella tersenyum smirk pada Alex.


"Jangan mimpi!!!" Alex mulai meradang mendengar ucapan Bella yang terkesan melantur.


"Jangan bermimpi aku akan kembali pada mu dan melepaskan istri ku begitu saja!! aku tidak takut dengan semua ancaman mu, karena saat ini kamu tidak dalam posisi aman. Semua bukti kejahatan mu sudah ada pada ku termasuk merubah merubah identitas anak kecil yang tidak berdosa, maka bersiaplah untuk menerima akibatnya!!" Kata Alex penuh penekanan.


"Oh ya??? berani kamu melaporkan ku pada pihak berwajib maka aku jamin kau tidak akan bisa bertemu istri mu lagi!!! aku akan sangat bahagia melihat wanita mu menderita meski aku harus mendekam di penjara di akhir hidup ku."


"Sialannn kau!! dasar wanita iblis!!!" Alex yang sudah terpancing emosi langsung mencekik leher Bella hingga ia kesulitan bernafas.


"Aku tidak akan membiarkan mu melukai istri ku jallang!!!" Alex semakin mencengkram kuat leher Bella hingga membuat nya terbatuk-batuk mulai kehabisan nafas.

__ADS_1


Saat menyadari Bella mulai kehabisan nafas Alex pun melepaskan cengkraman nya sembari mendorong tubuh Bella hingga ia terhuyung ke belakang.


Bella mengambil nafas memghitup udara sebanyak-banyaknya setelah Alex melepaskan cengkraman itu.


Jika saja Alex terlambat melepaskan Bella maka dapat dipastikan Bella akan mati di tangan Alex dan itu akan semakin memperumit keadaan.


Sebenarnya Alex tidak perlu bersusah-susah membunuh Bella, toh juga umur Bella sudah tidak panjang lagi menurut perkiraan dokter. Jadi untuk apa Alex mengotori tangan nya sendiri, ia hanya perlu bersabar menunggu waktu tiba nya ajal Bella. (ngadi-ngadi๐Ÿค)


"Silahkan saja jika kau ingin membunuh ku!! tapi sebelum kau melakukan nya lihat lah ini dulu!!"


Bella menyodorkan ponsel milik nya berisi video penyekapan seorang wanita tidak sadarkan diri dalam posisi duduk sedangkan tangan dan kaki nya diikat menggunakan rantai yang dipastikan wanita itu adalah Jenni.


...๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ’™...


...**TBC...


Gapapa up dikit aja ya... tulisan ku masih jelek, nanti kalo kebanyakan kalian malas baca lagi. (Alasan!!!)๐Ÿค๐Ÿค


MARHABAN YA RAMADHAN ๐Ÿ’™


Salam dari Author rajin up, eh kebalik๐Ÿคฃ**

__ADS_1


__ADS_2