
Alex termenung di tempat nya, ia masih memikirkan betapa kejam nya laki-laki yang pernah ia anggap sebagai ayah nya itu ternyata selama ini menyiksa dan mengurung ayah kandung nya.
Ya, selama ini Jeremy mengurung Jonson di sebuah gubuk jauh dari keramaian.
Jonson sudah sakit-sakitan sejak masih remaja, dan ternyata penyebab sakit nya Jonson adalah racun yang sengaja diberikan Jeremy setiap hari tanpa sepengetahuan Jonson sejak tumbuh dewasa bersama.
Setelah Siska meninggal dunia, akhirnya Albert membawa Jeremy tinggal bersama Lea dan Jonson.
Akibat dendam yang bersarang dalam diri nya, membuat ia nekad memberikan racun dalam makanan Lea dan Jonson setiap hari tanpa sepengetahuan siapa pun.
Racun itu bergerak lambat, sehingga efeknya tidak langsung bereaksi namun seiring berjalan nya waktu Jonson dan ibu nya menjadi sakit-sakitan.
Setiap hari Jeremy memberikan racun bernama Aconite yang berasal dari tanaman monkshood.
Racun ini dapat menyebabkan terganggu nya fungsi jantung aritmia yang menyebabkan korban mati lemas.
Kekebalan tubuh Lea lebih lemah di banding Jonson hingga ia tidak kuat setelah hampir satu tahun terus diberikan racun oleh Jeremy.
Para dokter tidak bisa mendiagnosa penyakit yang di derita Lea karena memang sifat racun tidak bisa di lacak dan tidak meninggalkan jejak.
Tidak ada seorang pun yang tahu kalau Jeremy lah penyebab meninggal nya Lea.
Seiring berganti nya hari, akhirnya kebusukan Jeremy tercium oleh Jonson sendiri.
Jeremy kepergok sedang mencampurkan racun pada makanan yang akan di konsumsi Jonson di dapur, dan semenjak itu pula Jonson mengetahui semua kejahatan Jeremy.
Jonson memang tidak mengadukan pada Albert, karena ia tahu ayah nya tidak akan percaya pada nya.
Selama mereka tinggal bersama, Jeremy selalu bisa mengambil hati ayah nya, hingga sang ayah sedikit membedakan perlakuan antara Jonson dan Jeremy.
Di tambah Jonson yang sakit-sakitan membuat nya tak bisa membantu ayah nya mengelola kantor, akhirnya semua tanggung jawab itu di berikan pada Jeremy.
Seiring berjalannya waktu, kesehatan Jonson mulai membaik karena ia mencari penawar racun itu meski sangat kesusahan karena racun itu tergolong langka.
Di tahun berikutnya, Jonson melangsungkan pernikahan dengan seorang gadis pujaan hati nya, seorang gadis teman satu kelas nya saat di SMA.
Dia lah Anindya Maharani, seorang gadis yang terlahir dari keluarga biasa namun memiliki wajah yang begitu cantik membuat banyak laki-laki tertarik pada nya termasuk Jeremy.
Jeremy sudah menyukai Anin sejak pertama kali Anin datang ke rumah nya saat Jonson dan Anin mengerjakan tugas kelompok di rumah itu.
Namun, karena Jonson dan Anin lebih dulu berpacaran sehingga Jeremy tidak lagi memiliki kesempatan untuk mendekati Anin.
Dari sinilah, kebencian Jeremy pada Jonson semakin bertambah.
Jeremy menganggap bahwa Jonson adalah perebut semua kebahagiaan nya, padahal fakta nya Jonson tak sedikit pun mengusik kehidupan kakak nya.
Hari terus berlalu berganti bulan, Bulang berganti tahun, pernikahan Jonson telah menginjak satu tahun.
Ia dikaruniai seorang putra yang begitu tampan, Jonson memberi nya nama Alexander yang berarti penolong sesama.
Jonson sangat berharap anak nya memiliki jiwa yang bersih, mau menolong terhadap sesama dan memiliki jiwa solidaritas yang tinggi.
__ADS_1
Saat ibu nya menceritakan itu Alex terus termenung, karena selama ini ia bahkan jauh dari kata baik terhadap sesama, apalagi menjadi penolong ?
Bahkan pada ibu nya sendiri pun ia bersikap egois !
Alex sangat menyesali sikap nya kemarin yang begitu arogan pada ibu nya.
Ia tidak pernah membayangkan pengorbanan sang ibu pada dirinya.
Ibu nya juga mengatakan alasan ia meninggalkan Alex dulu, ternyata karena memang di ancam Jeremy.
Dulu Jonson pernah mengalami kecelakaan yang memang kendaraan nya sudah di sabotase oleh Jeremy.
Ketika itu, jasad Jonson tidak ditemukan karena mobil masuk ke dalam jurang.
Tim SAR menyatakan Jonson meninggal terbawa arus sungai.
Dan mulai saat itu lah kebahagiaan Anin yang baru ia rasakan dalam sekejap lenyap mengetahui kenyataan buruk ini.
Setelah beberapa hari kematian Jonson, ia bahkan belum keluar kamar.
Anin terus menyendiri dalam keheningan, berusaha menerima kenyataan namun rasanya begitu berat saat mengingat sisa-sisa kenangan yang begitu indah bersama Jonson.
Beberapa hari kemudian, Jeremy datang ke kediaman Anin untuk menunjukkan sepucuk surat pada nya.
Di buka nya perlahan surat itu, belum sempat membaca Anin sudah bisa menebak kalau surat itu adalah tulisan tangan Jonson.
Anin mulai membaca tulisan kertas itu, belum selesai sampai akhir namun tubuh Anin tidak kuat menahan sesak di dada nya, ia lepaskan secarik kertas itu dengan tubuhnya yang merosot ke lantai.
"Hiks.. hiks..aku masih tidak percaya kau akan secepat ini meninggal kan ku Jonson.." Ucap Anin lirih diiringi dengan tangis.
"Sudah lah Anin, kamu harus bisa menatap ke masa depan. Jonson sudah tenang di sisi Tuhan. Kini saat nya kamu bangkit, dan mewujudkan apa yang telah di wasiat kan Jonson kepada mu." Tutur Jeremy yang berada di sebelah Anin.
"Tapi aku tidak bisa Jer, bagaimana mungkin aku menikah lagi ? sedangkan rasa cinta ku sangat besar pada Jonson ! Bagaimana mungkin aku sanggup menjalani semua ini ??" Ucap Anin menggebu-gebu di iringi dengan Isak tangis yang masih saja belum berhenti.
Ya, dalam surat itu terdapat pesan dari Jonson agar Anin menikah kembali bersama Jeremy karena ia merasa hidup nya sudah tidak lama lagi.
Jonson memiliki firasat akan terjadi hal buruk pada diri nya, maka dari itu ia ingin menyerahkan Anin dan Alex pada Jeremy supaya hidup nya terjamin dan aman, itu lah isi dari sepucuk surat itu.
Anin tidak bisa mengelak karena ia paham tulisan itu memang benar goresan tangan Jonson.
Memang benar surat itu asli tulisan tangan Jonson namun atas paksaan Jeremy untuk menulis surat itu.
Paska kecelakaan, anak buah Jeremy segera mencari Jonson sebelum semua orang menyadari kecelakaan itu.
Setelah mendapati Jonson yang ternyata masih hidup, anak buah Jeremy segera melaporkan pada nya dan membawa Jonson ke gudang penyekapan.
Saat baru sadar Jonson di ancam langsung di ancam Jeremy, untuk mengikuti perintah nya, jika ia tidak menuruti maka Alex yang akan menjadi taruhan nya.
Di rumah Jonson menyewa seorang babysitter untuk membantu keperluan Alex, yang ternyata babysitter itu adalah orang suruhan Jeremy yang siap kapan pun bisa melakukan hal buruk pada Alex.
Jonson sangat terdesak keadaan nya saat itu, dan mau tidak mau akhirnya Jonson menuruti semua perintah Jeremy.
__ADS_1
Hingga akhirnya Anin pun bersedia menikah dengan Jeremy demi memenuhi wasiat palsu dari Jonson.
Beberapa bulan setelah menikah, ternyata sikap asli Jeremy mulai terlihat oleh Anin.
Anin sangat menyesali menyetujui pernikahan nya dengan dengan Jeremy.
Bahkan Jeremy sering mendatangkan wanita ke rumah nya saat Anin tidak bisa melayani diri.
Tentu Anin merasa sakit hati meski ia pun belum mencintai Jeremy.
Sebagai seorang istri ia merasa harga dirinya di injak oleh sikap Jeremy yang seperti itu.
Di tambah dengan perlakuan Jeremy yang begitu kasar pada nya membuat ia semakin tersiksa.
Hingga suatu hari Anin tidak sengaja mendengar percakapan antara Jeremy dengan seseorang dalam sambungnya telepon.
Anin mendengarkan dengan seksama, meski tidak terdengar begitu jelas, tapi Anin bisa menangkap bahwa sebenarnya Jonson masih hidup dan saat ini masih di sekap oleh Jeremy.
Anin meminta bantuan seorang teman laki-laki yang dekat dengan nya waktu itu.
Tiap hari setelah Jeremy keluar rumah laki-laki itu datang ke rumah nya untuk menyampaikan informasi yang di dapat nya.
Alex yang masih kecil waktu itu beranggapan kalau ibu nya berselingkuh, ia melaporkan semua kejadian ini pada Jeremy dan akhirnya Jeremy pun mengetahui niat Anin yang ingin menyelamatkan Jonson.
Sebelum itu terjadi, Jeremy lebih dulu memberikan pilihan pada Anin, ia akan membebaskan Jonson untuk hidup bersama nya dengan syarat ia harus meninggalkan Alex agar tetap tinggal bersama nya.
Jeremy berjanji tidak akan menyiksa Alex asalkan Anin tidak pernah menemui nya.
Tapi yang di katakan Jeremy bukan lah sebuah pilihan melainkan perintah, Jeremy juga mengatakan jika ia tidak menyetujui nya maka bisa dipastikan Anin tidak akan pernah bertemu Jonson dalam keadaan hidup lagi.
Maka dari itu Anin menyetujui permintaan Jeremy.
Setidaknya Alex masih bisa melanjutkan hidup meski tanpa ibu nya.
Anin tidak pernah berfikir kalau Alex akan dijadikan alat balas dendam Jeremy, dengan menjadikan nya sebagai seorang gigolo supaya bisa merasakan betapa menderitanya sang ibu dulu saat menjadi seorang wanita malam hingga mengidap penyakit mematikan.
Jeremy berharap Alex pun akan mengidap penyakit yang sama seperti ibu nya.
Namun perkiraan Jeremy salah, karena seiring berjalannya waktu alex semakin dewasa hingga ia pun bisa mencari pekerjaan yang layak tanpa menjadi seorang gigolo.
Akhirnya semua rencana Jeremy gagal karena Alex tidak bisa dikendalikan lagi.
Mampir juga kuy
Jangan lupa tinggalkan jejak...
...❤️❤️❤️...
__ADS_1
......**TBC......
See you next chapter 👋😜**