Dosenku Sang Casanova

Dosenku Sang Casanova
part 12


__ADS_3

"Aku mencintai mu Jennifer Lawrence" imbuh nya saat Jenni sudah memegang gagang pintu dan hendak membuka nya.


Jenni kembali mematung di tempat nya mencerna ucapan Alex. Sejurus kemudian dia tertawa sarkas.


" Hahah..cinta kamu bilang huh ? kamu bilang kalau kamu cinta kepada ku ? apakah kamu tahu apa itu arti cinta di mata mu ? dengan mudah nya kamu mengatakan hal itu ? lalu apakah kamu mengingat cinta itu saat kamu berkencan dengan para jallang mu itu??" kemudian Jenni pergi berniat keluar dari perusahaan itu.


"heh dasar manusia gila!!" umpat nya kesal sambil berlari. Dia tidak mau lagi menangisi manusia bejad seperti Alex. Jenni harus mengubur dalam dalam perasaan nya itu agar tidak tumbuh lagi.


Ketika sampai di depan kantor, Jenni melihat penjual bakso dan es campur di seberang jalan.


Jenni yang merasa perlu mendinginkan kepala nya dan memang sudah waktu nya jam makan siang, berinisiatif untuk makan bakso yang super pedas untuk melampiaskan kekesalan nya tadi.


Ah.. membayangkan saja sudah membuat nya merasa beban nya seketika.


Karena saking fokus nya pada tukang bakso, lebih tepat nya bakso nya. Ia sampai tidak melihat ke arah kanan kiri. Saat di tengah tengah penyeberangan ada truk yang menyalip mobil di depan nya dengan kecepatan penuh sehingga truk itu tidak melihat ada orang menyeberang di depan nya

__ADS_1


"Aaaaa.." Jenni pasrah hanya bisa menutup mata.


brakk


Tubuh nya terpental terpelanting di pinggir jalan. Saat kesadaran nya mulai pulih, dia membuka mata mencoba melihat ke arah sekitar. Pandangan nya tertuju pada sosok pria berlumuran darah terbaring di tengah jalan.


"Alex..."lirih nya dengan air mata yang sudah tidak bisa di bendung sambil mencoba berdiri. Ia masih tidak percaya dengan apa yang di lihat nya itu.


"ALEX...!!" teriak nya Kemudian berlari dengan kaki tertatih.


"hiks..hiks..Alex..ke..napa ka..kamu seperti ini hiks..Alex..ba..bangun..hiks.." Jenni bersimpuh tepat di samping Alex. Memposisikan kepala Alex berada di paha nya.


Polisi dan ambulance berdatangan secara bersamaan.


"Alex.. kumohon bangun hiks..hiks..maafkan aku hiks.." tangis Jenni benar benar tidak bisa di bendung, Jenni sesegukan sambil memandang tubuh rapuh Alex"

__ADS_1


Alex yang mendengar tangis Jenni membuka mata nya kembali setelah tadi sempat terpejam "Ja..ngan me..na.. ngis te..tap lah baha..gia a..ku mencin..tai mu je..ni " setelah mengatakan itu mata Alex kembali terpejam bahkan kini ia telah kehilangan kesadaran nya.


"ALEX..!! bangun Alex..kumohon..aku akan sangat membenci mu selama nya jika kamu tidak bangun" Jenni menangis histeris dengan tangan terus mengguncang tubuh Alex


" Ka..kamu bilang..kamu hiks mencintai ku bukan?? hiks maka bangun lah Alex! hiks a..aku juga mencintai kamu hiks..hiks bukan kah kamu hiks ingin mendengar itu hiks..maka cepat lah bangun hiks hiks " Jenni benar benar takut Alex pergi meninggalkan diri nya untuk selama nya dia terus berbicara kepada Alex sambil memukul dada Alex.


...----------------...


...TBC...


Happy reading β˜ΊοΈπŸ’–


Jangan lupa kasih like,vote, hadiah & commant yang banyak ya..


Giman nihh kalian membaca cerita ini?

__ADS_1


Semoga tidak bosan membaca cerita ku


Terimakasih..πŸ™πŸ˜Š


__ADS_2