Dosenku Sang Casanova

Dosenku Sang Casanova
Mencari golongan darah Rh null


__ADS_3

"Bagaimana ini dok? Pasien kekurangan banyak darah tapi tidak ada satu kantung darah pun yang ada," Kata salah satu perawat terlihat panik.


"Gawat, pasien bisa tidak tertolong jika seperti ini," Kata sang Dokter juga tidak kalah khawatir.


"Coba hubungi keluarga nya siapa tahu ada yang cocok," Perintah Dokter Irwan yang menangani pasien di depan nya.


Sang perawat berlari menuju wanita paruh baya yang sedang menunggu di depan ruangan pasien.


"Apakah ibu keluarga pasien bernama Calvin?" Tanya perawat itu sedikit tergesa-gesa.


"Iya, saya nenek nya. Bagaimana keadaan Calvin saat ini?" Tanya Ibu Anin cemas.


Meski Ibu Anin bukan nenek kandung nya, tapi dia sudah menganggap Calvin sebagai cucu nya sendiri.


Mengingat keceriaan Calvin membuat nya sangat merindukan anak itu agar bisa pulih seperti semula, ditambah Calvin adalah anak yang sangat baik.


Walaupun umurnya masih kecil tapi ia begitu pengertian, terkadang Calvin menawarkan diri untuk memijat kaki ibu Anin saat ia terlihat kelelahan.


Dan itu cukup membuat ibu Anin terenyuh karena anak sekecil itu sudah begitu pengertian membaca situasi.


Ibu Anin teringat saat awal-awal ia mengenal Calvin, ia tidak bisa menyembunyikan ketidaksukaan nya pada Calvin, hingga tak jarang ia bersikap ketus pada Calvin meski anak itu selalu berusaha mencuri perhatian nya.

__ADS_1


Hanya Jenni yang pengertian terhadap anak itu, bahkan Alex pun sering mengacuhkan anak malang itu.


Ibu Anin sebenarnya tidak membenci Calvin, hanya saja saat teringat anak itu adalah hasil perbuatan Alex dengan Bella membuat wanita paruh baya tidak ingin mendekati nya.


"Begini ibu, saat ini pasien sedang membutuhkan donor darah. Dan kebetulan cucu ibu memiliki golongan darah yang sangat langka, apakah diantara keluarga ibu ada yang memiliki golongan darah sama dengan pasien?" Tanya perawat itu menjelaskan dengan rinci.


"Memang nya apa golongan darah anak saya dokter?" Tanya Ibu Anin penasaran.


"Rh-null ibu, golongan darah yang hanya ditemukan nol koma nol sekian persen di seluruh dunia." Jelasnya lagi.


Ibu Anin terlihat syok mendengar ucapan perawat itu, tentu ia tahu apa itu golongan darah Rh-null atau yang sering disebut golden blood.


Orang yang memiliki golongan darah emas tidak memiliki semua antigen Rh, sedangkan seseorang dengan golongan darah Rh-negatif hanya kekurangan antigen RhD.


Dengan kata lain, orang yang memiliki golongan darah Rh null bisa mentrasfusikan darah nya ke semua golongan darah, namun hanya bisa menerima darah dari golongan yang sama.


Itu artinya jika Calvin tidak mendapatkan golongan darah yang sama, maka kemungkinan besar Calvin tidak akan tertolong.


"Sebentar saya bicarakan dulu pada anak saya suster," Pamit Ibu Anin pada perawat itu kemudian berlalu dari sana.


Klek

__ADS_1


Pintu ruangan terbuka, Ibu Anin dapat melihat dua sosok manusia yang sangat berarti dalam hidup nya itu baru saja menangis.


Terlihat dari wajah kedua nya memerah dan sama-sama sembab, entah apa yang baru saja terjadi namun kedua nya sama-sama menyedihkan.


Ibu Anin seperti tidak tega ingin mengabarkan keadaan Calvin, namun ia sendiri tidak bisa melakukan apapun jika tidak mengatakan pada Alex.


"Alex, ibu ingin memberi kabar buruk tentang Calvin." Kata Ibu Anin to the poin.


"Apa yang terjadi pada nya ibu?" Sahut Alex dengan ekspresi sedih namun tidak terlalu antusias.


"Saat ini Calvin sedang membutuhkan donor darah,---" Kemudian ibu Anin menjelaskan detail seperti apa yang dikatakan perawat itu pada Alex.


Alex tidak menyangka Calvin memiliki golongan darah yang aneh menurut nya, ia segera mengambil ponsel untuk menghubungi Dion sang asisten multifungsi agar segera mencarikan darah itu ke seluruh penjuru dunia.


Sedangkan Jenni diam-diam menyimak pembicaraan mereka, ia terlihat begitu khawatir pada Calvin tapi juga tidak bisa melakukan apapun, yang ia bisa hanya mendoakan keselamatan anak itu.


...💙💙💙...


...TBC...


See you next chapter 👋😉

__ADS_1


__ADS_2