Dosenku Sang Casanova

Dosenku Sang Casanova
Jenni merajuk


__ADS_3

Jangan lupa masukkin favorit yang baru mampir..


**Happy reading 💞


🍁🍁🍁**


Bugh.


Bugh.


Bugh.


"Brengsek kamu! manusia bejad kamu Jeremy!!!"


Bugh.


Bugh.


Ayah Feerya terus memukuli Jeremy dengan membabi buta, bahkan ia tak menghiraukan teriakan Feerya yang sejak tadi sudah histeris meminta untuk berhenti.


"Ayah! sudah hentikan!!" Feerya turun dari brangkar nya dengan perlahan karena kaki nya belum terlalu kuat untuk menopang tubuh nya.


Ia masih sangat merasa lemah dan tak bertenaga, tapi ia pun harus bisa meleraikan perkelahian antara ayah nya dan kekasih tua bau tanah nya itu.


Feerya berjalan dengan sedikit sempoyongan, tangan nya berpegangan pada dinding ruangan untuk mendekati ayah nya.


"Ayah! tolong hentikan, jangan seperti ini!!" tangan Feerya menahan lengan ayah nya supaya berhenti memukuli Jeremy.


Walau bagaimana pun Jeremy adalah ayah dari anak yang di kandung nya.


Ia tidak ingin sesuatu terjadi pada Jeremy.


Namun, seolah tuli. Feerya justru terhuyung ke belakang karena sentakan dari sang ayah.

__ADS_1


Ayah Feerya terus memukul tubuh itu hingga babak belur, meski tahu anak nya terjatuh ke lantai tapi ia tidak ingin menghentikan amukan nya pada Jeremy.


Padahal Feerya terus meminta tolong sambil meringis menahan sakit.


Feerya berteriak meminta tolong pada kedua manusia itu tapi tetap saja tidak ada yang perduli.


Darah segar mengalir di antara kedua paha nya.


"Aaaaa..sakiittt.." Feerya menjerit saat merasakan perut nya sakit serasa di remas dan di koyak isi nya.


Akhirnya tubuh itu terkulai di lantai dengan mata terpejam.


Feerya sudah tidak lagi berteriak karena sudah kehilangan kesadaran nya.


"Feerya!!" Jeremy berteriak saat melihat darah segar di sela sela paha Feerya.


Ia menatap sendu pada wanita yang saat ini sedang mengandung anak nya.


Padahal seharusnya ia masih merasakan indah nya masa muda, tapi karena kebejatan diri nya harus merelakan masa depan Feerya dengan tragis.


Seketika mata nya terbelalak saat mendapati anak nya tak sadarkan diri, bahkan darah segar itu terus keluar dari pangkal paha nya.


"Feerya!!!" Ayah Feerya langsung menghentikan amukan nya pada Jeremy, kemudian menghampiri anak semata wayang nya itu dengan rasa bersalah.


Kemudian mengangkat tubuh Feerya untuk di baringkan ke brangkar itu.


Kemudian ia menekan tombol darurat untuk memanggil dokter.


Jeremy ikut bangkit menghampiri Feerya dengan tertatih.


Sekujur tubuh nya remuk, akibat pukulan keras dari ayah Feerya yang membabi buta.


Jeremy terus berjalan mendekati Feerya meski dengan susah payah.

__ADS_1


Namun belum sampai ia melihat keadaan Feerya, dokter yang tadi di panggil sudah datang dan memerintah diri nya untuk menunggu nya di luar.


Lagi lagi Jeremy harus menelan kekecewaan karena Feerya dan bayi nya tak bisa ia temui.


Ia hanya bisa menunggu di luar ruangan sembari merapalkan doa untuk kesembuhan Feerya dan keselamatan janin nya.


...***...


Di tempat lain, ada Alex yang sejak tadi di buat kelimpungan karena sikap Jenni yang sedari tadi merajuk tidak jelas.


Sebenarnya Jenni kesal pada Alex karena menghabiskan waktu berjam-jam di kamar mandi hanya untuk menuntaskan ha*sra*tnya yang tidak akan pernah puas itu.


Bahkan kaki nya sampai bergetar saat berjalan karena saking lemas nya.


padahal sekitar pukul 10 pagi seharusnya Jenni ada pertemuan dengan salah satu dosen pembimbing nya.


Sedangkan diri nya baru selesai dari kemar sekitar pukul setengah sebelas siang, membuat ia melewatkan sarapan nya lagi.


Kebetulan Jenni memiliki 3 dosen pembimbing skripsi yang salah satu nya adalah Alex, sehingga ia lebih mudah meminta arahan dari nya karena setiap waktu bersama nya.


Tapi untuk kedua dosen nya lagi, Jenni harus menyempatkan diri ke kampus untuk melakukan bimbingan seperti mahasiswa lain.


Saat ini jadwal Jenni di undur menjadi pukul 1 siang, karena ia sudah mengkonfirmasi pada Prof. Kemal dosen pembimbing nya yang kebetulan beliau ada waktu sekitar jam 1siang.


Akhirnya Jenni menyanggupi dari pada di undur lagi.


...----------------...


...**❤️❤️❤️...


...TBC...


like, Commant, vote, & Hadiahnya

__ADS_1


See you next chapter 👋**


__ADS_2