
WARNING!!!
BAB INI MENGANDUNG ADEGAN DEWASA,
SILAKAN SKIP BAGI YANG BELUM CUKUP USIA!
Aku membenci-Mu, Tuhan!" Lirih nya sebelum ia merasakan matanya menggelap, tubuhnya lemas dan akhirnya ia tidak merasakan apapun.
"Gawat, bos. Sepertinya wanita ini mati." Kata pria yang sedang menyetubuhi Bella dengan raut wajah panik.
"Ah, biarkan saja. Aku masih ingin menikmati tubuhnya, ternyata sangat nikmat ouh ... " Jawab pria berbadan kekar yang diyakini ketua dari komplotan itu, saat ini terus bergerak liar tepat di atas tubuh Bella sembari menggeram, merasakan nikmat saat tubuhnya menyatu dengan tubuh Bella.
"Sial, ternyata nikmat sekali, Jallang ini." Batin pria itu, ia terus bergerak memaju mundurkan tubuhnya tanpa memperdulikan keadaan Bella yang saat ini tidak lagi membuka mata.
"Bos, lihatlah! hidung nya mengeluarkan darah." Satu pria yang saat ini sedang memainkan tubuh Bella bagian atasnya berhenti, saat tiba-tiba melihat cairan pekat berwarna merah keluar dari hidung Bella.
__ADS_1
"Iya, bos. Sepertinya wanita ini benar-benar akan mati, jika kita tidak menghentikan nya." Kata satu pria lagi.
Namun, orang yang saat ini sedang bergerak liar di atas tubuh Bella itu seakan tuli, ia tak mendengarkan siapa pun yang sedang berbicara. Ia begitu menikmati permainan nya. Terbukti, matanya terpejam dengan wajah menengadah ke atas merasakan setiap sensasi nikmat yang mengalir di tubuhnya.
"Ouh ... ini sangat nikmat." Bahkan saat ini laki-laki itu semakin menambah tempo gerakan saat merasakan miliknya semakin terjepit nikmat, hingga sesuatu di bawah itu ingin meledak.
"Aarrghh ... " Pria itu menggeram nikmat saat dirinya berhasil meledakkan miliknya di dalam milik Bella, Tubuhnya tumbang di atas tubuh Bella dengan keringat masih bercucuran membasahi seluruh tubuhnya.
Dengan perlahan, ia melepaskan senjata miliknya yang masih tertanam di lubang kepemilikan Bella.
"Ouhh ... " Desah nya, saat kembali merasakan sensasi nikmat ketika senjata nya di keluarkan.
Pria itu menatap keadaan Bella yang terlihat mengenaskan, ia melihat bekas cairan merah di bawah hidung nya yang sudah mengering, kemudian menatap sekujur tubuh wanita itu yang terlihat sangat kurus.
Jika kalian mengira pria itu akan mengasihani keadaan Bella, maka jawabannya salah! karena tidak lama setelah nya, pria itu tetap memerintahkan anggotanya untuk menyettubuhi Bella sebanyak lima orang sesuai perintah Alex.
__ADS_1
"Cepat lakukan giliran mu!" Tunjuk ketua anggota geng itu pada salah satu anggota nya.
"Tapi, bos. Sepertinya dia hampir mati, nafasnya sudah sangat lemah."
"Cih, aku tidak peduli. Persetan keadaan wanita itu, yang penting kita melakukan sesuai perintah tuan Alex." Pria itu tidak lupa dengan perintah tuan Alex, entah bagaimana pun keadaan Bella, Alex tetap menyuruh untuk memperkosaa Bella sebanyak lima orang.
Dan pria itu akan tetap menjalankan tugas nya, meski wanita itu sudah tidak bernyawa sekalipun.
"Ba..baik, bos." Salah satu anggota itu maju menjalankan tugasnya, meski ia tak tega melihat keadaan wanita di depannya, tapi laki-laki itu juga tidak berdaya karena itu adalah bagian dari pekerjaan nya.
Tanpa melakukan pemanasan, laki-laki langsung memposisikan senjata miliknya pada lubang kepemilikan Bella.
Meski tidak tega, tapi ia mulai menggerakkan tubuhnya agar segera mencapai pelepasan, yang artinya tugasnya selesai.
...💙💙💙...
__ADS_1
...TBC...
See you next chapter 👋