Dosenku Sang Casanova

Dosenku Sang Casanova
Fakta yang sebenarnya


__ADS_3

Sementara itu, dengan langkah pasti Alex terus berjalan menyusuri lorong rumah sakit.


Ia memutuskan untuk pulang ke apartemen, karena tidak mungkin ia bermain solo di kamar mandi rumah sakit sedangkan saat ini ada ibu nya yang juga berada di sana.


Ia sudah sangat tidak tahan dengan sesuatu yang mendesak di bawah sana, dalam hati ia berjanji akan membalas ulah jahil istri nya yang sudah membuat nya tersiksa. Tapi nanti, setelah mendapat kan maaf dari istri satu-satunya itu.


Saat ia melewati beberapa ruangan pasien, tiba-tiba di kejutkan dengan suara perempuan yang sangat ingin ia hindari.


Siapa lagi kalau bukan Bella? wanita tak tahu diri dan tidak punya malu itu terus saja mendekati Alex dengan berbagai alasan.


Entah alasan apa lagi kali ini ia berbicara pada Alex.


"Alex, kenapa kau meninggalkan ku sendiri?" Tanya Bella yang saat ini duduk di kursi roda lengkap dengan seorang perawat di belakang kursi roda itu untuk membantu Bella berjalan.


"Tentu saja aku menemani istri ku yang sedang sakit, jadi ku pikir tidak apa kau sendiri, lagian masih ada suster yang bisa membantu mu kan?" Sahut Alex acuh sembari memelankan langkah seraya memainkan kuku-kuku nya sedangkan satu tangan yang lain masih di saku celana.


"Kau sudah baikan?" Tanya Alex basa-basi.


Meski sebenarnya tidak ingin tahu dan tidak mau tahu keadaan Bella, tapi jika terlalu mengacuhkan wanita itu maka akan memberi kesan tidak baik bagi citra Alex yang selama ini terkenal ramah dan selalu tebar pesona pada banyak wanita, apalagi wanita yang selalu menggoda nya itu, jadi ia harus sedikit berbasa-basi agar tidak terkesan cuek.


"Ya, sedikit lebih baik. Tapi ...," Bella sedikit menarik sudut bibir nya lalu menatap manik mata Alex seraya menghentikan ucapan nya.


"Bisakah kau menemani ku disini? Aku takut sendirian Alex." Kata nya dengan mata nya yang sudah berkaca-kaca, entah lah itu hanya air mata buaya atau air mata kadal Alex pun tak tahu.


"Sorry aku tidak bisa, sekarang ada pekerjaan urgent dan harus segera di selesaikan. Jika di tunda, maka akan sangat fatal." Memanjakan tongkat ajaib memang pekerjaan paling urgent bagi Alex, apalagi sedari tadi sudah cenat cenut ingin di belai.

__ADS_1


"Tap--"


"Kamu bisa menyuruh salah satu perawat untuk menemani mu di ruangan jika takut sendirian. Aku pergi dulu, bye ...," Alex langsung meninggalkan Bella yang masih mematung di kursi roda nya.


Kali ini memang Alex tidak ingin berdebat dengan siapa pun, bagian bawah sana sudah bengkak dan nyut-nyutan tak karuan membuat pikiran sehat nya sedikit berkurang dan ingin cepat-cepat menuntaskan nya.


Maka dari itu ia tidak memberi kesempatan Bella untuk menyela ucapan nya bahkan tidak ingin Bella menyahuti perkataan nya itu yang pasti ingin bersikukuh meminta Alex menemani dan Alex sudah bisa menebak itu.


Alex bergegas keluar menuju tempat parkir dan segera melajukan mobil nya menuju apartemen.


Sementara disisi lain ada seorang wanita yang tengah menatap nanar seorang pria yang dulu nya pernah ia campak kan dengan kata-kata begitu menyakitkan padahal itu hanya lah akal-akalan nya saja untuk bisa terbebas dari laki-laki itu.


Dia lah Bella seorang wanita yang masih mengharapkan Alex untuk kembali bersama nya lagi.


Dulu Bella memang yang mengakhiri hubungan bersama Alex dengan alasan ia tak mau menerima Alex yang dulu status nya sebagai seorang gigolo, padahal itu hanya alasan Bella karena nyata nya ia pergi bersama laki-laki lain yang jauh lebih kaya dari Bella dan bisa memberikan segala yang Bella ingin kan.


Tentu saja Bella tidak tahu kalau tanda tangan itu ternyata surat pengalihan kekuasaan karena setahu Bella saat membaca dokumen itu hanya lah surat perjanjian pra nikah yang tentu saja banyak menguntungkan pihak Bella.


Namun setelah Bella membaca kemudian meletakkan dokumen itu kembali, mantan pacar Bella menyabotase dokumen itu, saat meminta tanda tangan pun ayah nya tidak membaca ulang karena Bella mengatakan sudah membaca dengan teliti dan banyak keuntungan yang di dapat oleh pihak nya.


Setelah ayah Bella mengalami kebangkrutan, tentu sang ayah memarahi Bella habis-habisan bahkan sampai di usir dari rumah.


Bukan karena Bella hamil di luar nikah ia di usir orang tua nya, tapi karena penyebab Bella orang tua nya menjadi bangkrut, Untung nya hanya sebagian saham yang pindah tangan karena ayah Bella berhasil mengambil kembali milik nya.


Sejak saat itu Bella sangat menyesali telah meninggalkan Alex hanya demi laki-laki penipu seperti mantan kekasih nya itu, tapi ingin kembali pada Alex pun ia cukup tahu pasti Alex akan menolak karena sudah menyakiti hati Alex begitu dalam, juga tidak ada sebab yang dapat mengikat Bella untuk kembali bersama Alex, seperti anak misal nya.

__ADS_1


Fakta nya selama ini Bella belum pernah mengandung, Calvin hanya lah anak malang dari panti asuhan yang mengalami luka bakar di sekujur tubuh nya, bahkan ia juga lupa ingatan yang di duga terbentur puing-puing bangunan saat itu.


Waktu itu Bella yang sedang frustasi di rumah sakit setelah mendengar fakta buruk menimpa diri nya.


Ya, Bella mengidap penyakit kanker darah stadium 4, ia begitu terpuruk dengan kenyataan yang menimpa nya.


Bersamaan dengan itu, Bella melihat seorang anak laki-laki yang sekujur tubuh nya mendapatkan luka bakar, sedangkan ia tidak memiliki keluarga satu pun.


Hanya wali dari pihak panti asuhan yang bersama nya, dan Bella sedikit mendengar perkataan ibu panti yang sedang meminta negosiasi pada pihak administrasi karena belum mampu membayar biaya Calvin yang seharusnya melakukan operasi plastik sekujur tubuh nya.


Seringai licik terbit di wajah Bella, ia mendekati ibu panti itu kemudian berjanji akan membantu semua biaya rumah sakit Calvin asalkan ia menyerahkan Calvin untuk tinggal bersama Bella untuk di angkat menjadi anak nya.


Sang ibu panti yang tidak memiliki cara lain untuk menyelamatkan nyawa Calvin pun langsung menyetujui.


Dengan segera Calvin di pindahkan ke ruang operasi setelah Bella meminta pada dokter untuk mengoperasi Calvin sesuai dengan gambar yang ada foto pemberian Bella.


Gambar itu adalah foto Alex sewaktu kecil, sehingga saat ini wajah Calvin benar-benar mirip dengan Alex.


Dengan begitu, Alex bisa mempercayai kalau Calvin adalah anak nya bahkan sebelum melakukan tes DNA.


Jangan lupa **Like, komen, vote & hadiah nya ...,


Terimakasih 💞**


...❤️❤️❤️...

__ADS_1


...**TBC...


See you next chapter 👋😜**


__ADS_2