Dosenku Sang Casanova

Dosenku Sang Casanova
konferensi pers


__ADS_3

Happy reading ☺️


🍁🍁🍁


Setelah pertarungan panas tadi, akhirnya Jenni kembali terlelap dengan begitu pulas.


Ia masih enggan membuka mata, walau Alex sudah berulang kali mengguncang tubuh nya menyuruh untuk membersihkan diri.


Sebenarnya Alex sudah berencana untuk mengumumkan tentang pernikahan nya dengan Jennifer dalam sidang pers nanti, namun karena Jenni tidak juga beranjak dari tempat tidur maka Alex terpaksa menundanya dulu.


Saat ini Alex sudah kembali memakai pakaian rapi sesudah membersihkan diri terlebih dahulu setelah kegiatan panas tadi.


Ia mematut dirinya pada cermin besar itu, untuk meneliti kembali pakaian yang dikenakan agar terlihat rapi sambil melingkarkan jam tangan mewah berwarna hitam di pergelangan tangan nya.


Selesai mengamati diri nya pada pantulan cermin, Alex menghampiri Jenni yang masih saja terlelap dengan begitu damai.


Tangan nya terulur untuk menyentuh wajah teduh itu yang terlihat begitu lelah setelah tadi melayani nya beberapa kali.


Alex tidak tega untuk membangunkan nya, karena Alex sadar dirinya yang sudah membuat Jenni kelelahan sehingga tertidur pulas seperti ini.


Alex mengakhiri kegiatan nya seraya beranjak dari tempat tidur itu setelah tadi sempat memberi kecupan hangat pada kening istrinya begitu lama.


Alex sudah keluar dari apartemen, ia masih menunggu Dion yang sudah diperintahkan untuk menjemput dirinya.


__ADS_1


Mata Alex tertuju pada arah datangnya mobil yang ditumpangi Dion, ia berdecak kesal saat asisten nya tidak datang tepat waktu.


Padahal Alex sudah menunggu beberapa menit disama karena Dion mengatakan sudah sampai di loby apartemen, nyata nya Dion berdusta, bahkan ia sudah terlambat beberapa menit.


Saat Dion turun dari mobil, ia terus memperhatikan pakaian yang dikenakan Alex yang justru terlihat seperti akan berkencan.


Yah! saat memang Alex hanya mengenakan kaos hitam ketat yang mencetak ototnya dengan dilapisi jaket berwarna senada yang membuat ia terlihat semakin tampan apalagi jam tangan mahal yang melingkar di pergelangan tangan nya membuat ia semakin mempesona.


Tidak seperti tadi sebelum kegiatan panas nya dengan Jenni, Alex sudah bersiap dengan pakaian formal seperti biasa.


Tapi saat ini, ia lebih memilih memakai pakaian simpel agar tidak banyak mengulur waktu mengingat tadi sudah menunda karena tersendat kegiatan panas nya dengan Jenni.


"Tuan, apa anda akan menghampiri jumpa pers dengan pakaian seperti ini?" tanya Dion dengan ekspresi datar nya.


"Ya! memangnya harus bagaimana? lagian tidak ada aturan harus berpakaian formal hanya untuk menjumpai konferensi pers kan?"


Mungkin banyakan makan micin kali yak? atau ketularan bang bri?🀧 (author)


"Silahkan tuan.." Dion membukakan pintu mobil untuk Alex. Setelah keduanya masuk kedalam mobil, Dion langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang karena masih di area apartemen.


Beberapa menit kemudian, mereka sudah sampai di gedung tempat konferensi pers dilaksanakan.


Dari kejauhan, Alex dapat melihat feerya, ayah Feerya beserta ayah nya sendiri Jeremy duduk di atas podium yang sudah di sediakan beberapa kursi.


Alex berjalan memecah kerumunan disana dengan begitu gagah dan angkuh tanpa menghilangkan pesona ketampanan nya.

__ADS_1


Beberapa wartawan sudah melontarkan beberapa pertanyaan pada Alex, namun Alex masih enggan untuk membuka suaranya.


Alex sudah berada di atas podium kemudian duduk di samping ayah nya.


"Selamat siang semuanya.." Dion membuka suaranya, membuat semuanya mendadak terdiam fokus memperhatikan ke arah sumber suara.


"Sehubungan dengan adanya berita yang beredar beberapa hari ini dan menyangkut nama baik tuan Alexander Lemos, kami mengumpulkan kalian semua untuk mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman kepada para media."


"Namun, sebelum kami menjawab pertanyaan kalian, kami akan menunjukkan beberapa video ini"


Dion mulai menghidupkan layar proyektor, kemudian menyalakan beberapa video dan foto disana, semuanya melihat nya dengan tatapan tidak percaya saat menyaksikan beberapa foto intim antara Feerya dan ayah Alex, kemudian rekaman video saat Feerya sengaja menjebak Alex untuk menikahinya.


Semuanya melihat kearah Feerya dengan tatapan sinis, bahkan ada pula yang melihatnya dengan tatapan jijik.


Ayah Feerya yang merasa dipermalukan langsung keluar tanpa berkata sepatah kata pun ataupun menanyakan kebenaran nya pada Feerya dana Jeremy.


Wajah ayah Alex sudah memerah menahan amarah, tangan nya mengepal kuat.


"Apa yang kau lakukan Alex!!!"


...----------------...


...❀️❀️❀️...


...TBC...

__ADS_1


See you next chapter 😘


__ADS_2