
Alex menepati janjinya yang pernah diucapkan saat berada di makam Calvin.
Ia sudah mengurus anak para pengawal nya untuk mencari cara agar bisa menculir Bella dari tahanan.
Tak berselang lama, akhirnya para pengawal mengabari mereka telah berhasil mengamankan Bella ke tempat persembunyian.
Alex menyuruh sebanyak 5 pengawal untuk menggilir Bella, sesuai janjinya akan membalas setiap perbuatan Bella yang telah ia perbuat.
"Bajingann! jangan sentuh aku!!" Bella berteriak keras saat dua pengawal maju membuka baju yang dikenakan nya.
"Hahaha ... itu tidak mungkin! kami sudah diutus oleh tuan Alex untuk memuaskan mu!!"
"Sialann kalian!!! cepat lepaskan aku!! jangan pernah coba-coba untuk menyentuh ku!!!" Bella semakin panik saat dua pengawal itu berhasil membuka baju atasan nya.
Sedangkan tiga pengawal lainya masih menyaksikan tidak jauh dari mereka seraya ikut tertawa melihat Bella yang berhasil di lucuti pakaian atas nya.
"Hahaha dalam mimpi saja kau tidak akan kami lepaskan!! apalagi nyata, karena kau tidak akan bisa tidur, apalagi bermimpi, hahahaha." Mereka tertawa keras saat mendengar ocehan wanita yang menjadi mengsa nya saat ini.
Mereka sangat senang saat mendapati tugas mengenakan dari bos nya. Para pria suruhan Alex itu tidak perlu repot-repot menyewa wanita bayaran untuk menghangatkan tubuh nya, karena saat ini sudah ada wanita yang lebih cantik dari wanita yang biasa mereka sewa.
"Hentikan!! jangan sentuh tubuh ku dengan tangan kotor kalian!!" Bella berusaha menghindar saat tangan-tangan jahat itu berusaha menyentuh setiap inci tubuh nya.
Tiga pria yang lain pun ikut mendekat dan mengambil bagian untuk menyentuh tiap sisi tubuh wanita itu.
"Ja...ngan ...," Kata Bella saat salah satu dari para pria itu membuka pakaian bawahnya, kemudian memasukkan benda ke dalam lubang kepemilikan nya.
Suara Bella melemah, ia berusaha mati-matian menahan mulut nya agar tidak mengeluarkan suara erootis.
"Hahaha nikmati sayang, Aku akan membuat mu mengeluarkan suara indah mu." Kata pria yang sedang memainkan miliknya, kemudian mengarahkan senjata nya ke dalam lubang kepemilikan Bella.
"Ti...dak ...," Bella sudah tidak sanggup melawan, seluruh tubuh nya di mainkan oleh para manusia biadab di hadapan nya.
__ADS_1
Tiba-tiba ia kembali merasa mual dan pusing. Hidung nya kembali mengeluarkan darah, disaat itu pula air matanya menetes.
Ia tidak tahu dengan apa yang terjadi pada hidupnya, selalu mendapatkan kesialan di sepanjang perjalanan hidup.
Disela-sela rasa sakit nya, ia mengingat kembali lika-liku hidup yang ia jalani.
Hamil diluar nikah, kemudian usir dari rumah dan tidak di anggap anak oleh kedua orang tua nya benar-benar membuat nya sangat terpukul, tak memiliki sanak saudara untuk tempat berteduh.
Tak lama setelah itu, ia mengalami keguguran.
Bella pikir penderitaan nya akan berakhir sampai disini, namun ternyata ia kembali mengalami duka yang mendalam saat mengetahui kabar ternyata dirinya mengidap penyakit kanker.
Ia terima jika tidak bisa hidup lebih lama lagi, tapi setidaknya Bella harus merasakan bahagia.
Bella hanya ingin hidup bersama Alex dan dicintai oleh laki-laki itu lagi.
Namun, rasanya sangat mustahil jika ia tiba-tiba datang tanpa suatu alasan setelah mengingat betapa jahat dirinya memutuskan Alex begitu saja dengan alasan yang sangat menyakiti laki-laki yang dicintai nya itu.
Maka Bella menawarkan diri untuk membantu dengan syarat, anak itu harus menjadi anak nya.
Setelah berhasil, ia membawa anak itu kehadapan Alex sebagai bukti palsu buah cinta nya. Dengan begitu, Alex dengan mudah ia dapat.
Namun, lagi-lagi harapan tak sesuai angan. Ternyata, Alex sudah memiliki istri, dan ia harus menyingkirkan istri nya agar bisa mendapatkan Alex.
Namun, belum sempat menyingkirkan wanita itu, kebohongan Bella lebih dulu terungkap. Jiak diri nya tidak bisa mendapatkan Alex, maka orang lain pun tidak ada yang mendapatkan nya.
Belum sempat ia menyingkirkan wanita penghalang nya, nyawa Calvin lebih dulu terenggut akibat ulahnya. Dan sekarang, belum sempat ia membunuh Jenni, dirinya lebih dulu di jadikan mangsa oleh laki-laki yang dicintai nya selama ini.
Bella menangis pilu, mengingat semua perjuangan hidup nya yang sia-sia, dan saat ini ia merasakan sakit yang teramat di sekujur tubuh yang di mainkan oleh ke-lima pria sekaligus.
Bella menjerit dalam hati, merutuki nasib buruk yang menimpa nya. Tuhan sangat tidak adil menurut nya, tuhan tidak pernah memberikan dia kebahagiaan.
__ADS_1
Tuhan tidak pernah mengabulkan keinginan nya, dia hidup tersiksa sepanjang masa.
Dan saat ini ia kembali merasakan sakit yang begitu dalam di akhir hayatnya.
Bahkan di detik-detik kehidupan nya, ia harus mengalami hal tragis. Tubuh nya di jamahh oleh banyak pria.
"Aku benci, Tuhan!" Lirih nya sebelum ia merasakan matanya menggelap, tubuhnya lemas dan akhirnya ia tidak merasakan apapun.
note: Kata Tuhan Tidak Adil hanya keluar dari mulut orang yang tidak pernah mensyukuri hidup.
Please, jangan ada yang meniru kata-kata jahanam Bella π
Mau serumit apapun hidup kita, mau seberat apapun kehidupan kita, nyatanya Tuhan masih memberikan solusi di setiap permasalahan yang kita hadapi.
Tuhan selalu mengabulkan doa semua hamba yang mau berdoa, yang mau meminta.
Bella tidak berdoa, tapi hanya memiliki rencana jahat yang menyarang dalam otak. Berharap, akan mendapatkan hasil yang maksimal dari semua pemikiran liciknya.
Semoga dalam kehidupan nyata, tidak ada orang seperti Bella. Menyalahkan Tuhan karena ketidak berhasilnya dalam mencapai ambisi namun tidak pernah berdoa.
Nauzubillah...
...πππ...
...TBC...
AKU MASIH MAU INGETIN, KALAU ANAK ALEX UDAH LAHIR DI NOVEL INIπ
KUY KEPOINπ
__ADS_1
See you next chapter