Dosenku Sang Casanova

Dosenku Sang Casanova
Ingatan Calvin kembali


__ADS_3

Sudah seminggu Calvin tinggal di apartemen Alex dan Jenni, dia kembali menjadi anak ceria seperti pertama kali Jenni bertemu dengan Calvin secara tidak sengaja.


Tiap hari Bella datang ke apartemen mereka dengan alasan rindu pada Calvin.


Seperti kali ini Bella datang setiap kali Alex sudah pergi ke kantor, dan itu cukup membuat Jenni lega karena Alex tidak harus bertemu dengan mantan kekasih nya.


Saat ini Bella sedang berada di dapur bersama Calvin karena ingin menyuapi Calvin dan memberikan obat pada padanya, akhir-akhir ini Calvin memang sering mengeluh sakit kepala.


Sedangkan Jenni ia masih berada di kamar karena merasa tidak enak badan, mungkin ini karena faktor hamil muda jadi Jenni seringkali merasa pusing dan mual yang membuat nya lemas dan hanya ingin berbaring di ranjang.


Sedangkan Susi, sang pembantu yang baru beberapa hari bekerja itu sedang merapikan ruang tv yang sudah dikacaukan oleh Alex dan Calvin karena mereka sempat bermain kejar-kejaran hingga membuat beberapa mainan Calvin di dalam keranjang mainan itu tumpah ke lantai.


Alhasil Susi harus membereskan kembali, padahal sebelumnya semua sudut ruangan sudah bersih sebelum Alex dan Jenni keluar kamar.


Tap ... tap ... tap ...,


Susi berjalan keluar ruangan itu setelah semua pekerjaan nya selesai, ia berinisiatif pergi ke dapur untuk membantu Bella menyiapkan makanan Calvin.


Padahal sebelumnya Calvin sudah ikut sarapan bersama dan disuapi oleh Jenni dengan lahap tapi Bella tetap bersikeras untuk meminta Calvin sarapan kembali.

__ADS_1


Anak kecil itu pun akhirnya menurut karena tak ingin membuat Jenni terganggu di dalam kamar karena mendengar keributan di luar.


"Kamu harus minum Calvin!" Terdengar samar-samar suara bentakan seorang wanita dari dalam dapur ke telinga Susi.


Susu mempercepat langkah nya menuju dapur karena begitu penasaran dengan suara tadi.


"Apakah aku tidak salah dengar?" gumam Susi dalam hati.


Saat ia sampai di depan dapur, Susi begitu kaget saat melihat apa yang terjadi fi depannya.


Tangan Susi langsung menutup mulut supaya tidak menimbulkan bunyi, ia bisa melihat dengan jelas Bella sedang mencengkeram rahang Calvin hingga membuat nya kesakitan.


"Calvin tidak mau minum obat itu. Calvin akan bilang ke Daddy kalo sebenernya Calvin bukan anak mommy kan. Calvmphhh ...," Bella langsung memasukkan obat itu ke dalam mulut Calvin saat ia memiliki kesempatan.


"Uhuk ... uhuk ...," Calvin terbatuk-batuk setelah menelan obat tanpa air minum yang langsung masuk ke tenggorokan.


"Jaga bicaramu Calvin! Kalau sampai kamu mengadu pada Daddy atau yang lain, maka bersiaplah untuk kehilangan aunty kesayangan mu itu!" Kata Bella yang terdengar lirih namun penuh penekanan.


Sedangkan Calvin takut bukan main setelah mendengar ancaman dari Bella.

__ADS_1


Sebenarnya Calvin pergi dari rumah Bella bukan karena tidak tahan disakiti oleh Bella, tapi karena Calvin sudah mengingat semua nya.


Calvin ingat dirinya bukanlah anak dari Bella, karena yang ia tahu dirinya hanya lah salah satu anak panti yang menjadi korban kebakaran.


Kemudian saat Calvin ingin meminta penjelasan dari Bella, ia justru mendengar sesuatu yang begitu mengejutkan.


Dimana Bella sedang menelpon seseorang dan menyuruh nya untuk mencelakai Jenni hingga kehilangan bayi nya.


...❤️❤️❤️...


Lama banget nggak update, nggak tahu kalian masih ingat bab sebelumnya atau tidak, masih ingin melanjutkan baca atau tidak, yang jelas aku tetep ingin menyelesaikan novel ini.


Maaf banget sudah mengecewakan banyak Readers karena lama nggak update.


Terimakasih yang masih menanti up dariku.


Insyaallah setelah ini aku akan rajin up lagi min 500 kata sehari lah kalo nggak bisa mikir🤭


papayoo

__ADS_1


Selamat berbuka puasa 😘


__ADS_2