
Happy reading 💞
🍁🍁🍁
Alex sudah berada di kantor, kini ia bisa bekerja dengan tenang setelah tadi ia berhasil memenangkan Jenni sehingga ia tidak marah lagi.
Entah mengapa membayangkan wajah nya saja membuat diri nya rindu, padahal baru satu jam ia berada di kantor.
Saat Alex sedang fokus dengan pekerjaan nya tiba-tiba pintu nya diketuk dari luar.
"Masuk!" seru Alex yang masih fokus menatap layar laptop nya.
"Tuan, ada seorang perempuan yang ingin menemui anda." Ucap Disya yang menjadi sekretaris Alex.
Alex mengernyitkan dahi pertanda tidak tahu siapa yang ingin menemui nya karena ia tidak memiliki janji dengan siapa pun.
Namun seketika sudut bibirnya terangkat, ia menebak mengkin saja Jenni yang datang ke sini.
"Suruh dia masuk!" Alex merubah raut wajah nya menjadi datar lagi. Semenjak Alex memiliki Jenni, ia sudah merubah kebiasaan nya dulu yang sering tebar pesona pada setiap wanita.
Bahkan ia menjadi terlihat dingin jika berhadapan dengan wanita selain Jenni.
Ia tidak ingin mengulangi kesalahan yang dulu sering dia lakukan, dan tidak ingin para wanita mendekati dirinya atau merayu nya yang pasti akan menimbulkan masalah bagi pernikahan nya yang belum ia resmikan itu.
__ADS_1
Terdengar ketukan heels bertemu dengan lantai yang begitu jelas karena keadaan sepi, Alex tersenyum saat merasakan Jenni semakin mendekati nya.
"Apa kamu begitu merindukan ku sayang, sampai kamu mau datang kemari?." Tanya Alex menggoda dengan tatapan masih tertuju pada laptop nya karena ada berkas penting yang harus di selesaikan saat ini juga.
"Alex." Lirih wanita itu dengan mata sudah berkaca-kaca.
Seketika Alex mengalihkan bola mata nya pada wanita di hadapan nya itu.
"Kauu!!" Pekik Alex, ia sangat terkejut saat wanita di hadapan nya ini bukan lah Jenni melainkan wanita yang pernah hadir untuk mengisi hati nya dulu.
"Untuk apa kau datang kemari??" Tanya Alex tidak suka, ia sangat muak dengan wanita yang sekarang berada di hadapan nya ini karena dulu pernah meninggalkan diri nya.
"Alex, ada yang ingin ku bicarakan pada mu." Ujar wanita itu dengan mata berkaca-kaca sembari meremat kedua tangan nya.
Ia sangat gugup saat Alex menatap nya tajam.
Yah, dia adalah Bella mantan pacar Alex yang sudah meninggal kan dirinya karena mengetahui kalau Alex adalah seorang gigolo waktu itu.
Bella merupakan mantan pacar nya dulu saat di SMA, sekaligus cinta pertama nya.
Dulu mereka adalah sepasang kekasih yang sangat romantis, kemana pun mereka pergi selalu bersama.
Bahkan Bella rela memberikan keperawanan nya pada Alex saat usia nya masih 16 tahun.
__ADS_1
Mereka berpacaran layak nya pasangan yang sudah halal pada umum nya.
"Se..sebenarnya aku memiliki anak dari hasil hubungan kita." Ucap Bella menunduk dengan air mata yang sudah mengalir di pipi nya itu.
Duarr
Alex bagai di sambar petir, sekian lama ia menunggu kepulangan gadis itu yang tidak pernah muncul lagi setelah bella meninggalkan nya dan Alex mencoba melupakan nya karena ia merasa tidak pantas memiliki Bella.
Namun, ketika ia sudah bisa melupakan dirinya bahkan saat ini ia memiliki seorang wanita yang sangat sempurna bagi nya, tiba-tiba Bella datang mengatakan hal yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
"Apa maksud mu, tidak perlu kau membohongi ku seperti ini!!" Ucap Alex dengan sorot mata tajam.
"Kau ingin uang karena aku telah mengambil keperawanan mu kan?? maka aku akan memberikan nya pada mu, berapapun yang kau inginkan!!." Alex melirik sinis pada Bella.
"Cukup Alex!! kau tidak perlu menghina ku lagi, aku kesini hanya untuk memberi tahu mu karena aku merasa bersalah jika harus menyembunyikan nya dari mu!!" Bantah Bella, ia sangat marah saat mendengar hinaan Alex.
"Aku hanya tidak tega setiap kali dia menanyakan keberadaan ayah nya yang tidak pernah menemui nya." Tubuh Bella bergetar hebat, tangis nya semakin pecah, seketika tubuh itu luruh ke lantai.
"Mommy..!" Suara anak kecil di balik pintu itu yang sejak tadi diam mendengar kan percakapan dua orang dewasa itu.
...----------------...
...❤️❤️❤️...
__ADS_1
...TBC...
Jangan lupa tinggalkan jejak ya..biar Author gak mengsedih 😭