
Happy reading π
πππ
"Sayang.." Jenni menghampiri Alex kemudian duduk di pangkuan nya.
Alex langsung menerima nya seraya tersenyum menatap wajah Jenni.
"Apa bimbingan nya sudah selesai hm..?" Alex mengelus anak rambut Jenni yang berantakan itu dengan penuh kasih sayang kemudian mengecup bibir Jenni dan sedikit ******* nya.
"Emm..." Jenni hanya bergumam dan menganggukan, wajah nya ia benamkan di dada bidang bidang Alex setelah ciuman itu terlepas.
Di hirup nya dalam dalam wangi tubuh Alex itu yang membuat nya merasa damai.
Apalagi setelah tadi mendengar ucapan Alex yang membuat nya sangat lega.
Sekarang Jenni sangat percaya bahwa Alex telah berubah.
Dia berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak akan mencurigai Alex lagi seperti tadi.
Clara yang melihat nya hanya bisa mendengus kesal dan memandang iri pada Jenni
"Pak Alex apa apaan sih! baru aja bapak ngomong sudah tobat, tapi langsung nyosor aja!" Protes Clara.
Kemudian ia maju mendekati Alex dan jenni yang sedang berpelukan di pangkuan Alex.
"Ini juga, kenapa kamu ganjen banget sih? turun kamu!! nggak tahu ya, kalo aku partner ranjang nya pak Alex?" Clara menarik tangan Jenni untuk turun dari pangkuan Alex.
"Cukup Clara!!" bentak Alex sambil menepis tangan Clara yang sedang menarik tangan Jenni.
"Sebaiknya kamu keluar dari sini sebelum saya kehilangan kesabaran dan menyakiti mu!!" Ucap Alex seraya mendorong tubuh Clara untuk menjauhi nya.
__ADS_1
"Tapi pak---"
"Saya bilang keluar dari sini!!!" Bentak Alex menggelegar dari ruangan itu.
"I..iya pak." Dengan berat hati Clara meninggalkan ruangan itu.
Namun ia masih tidak terima Pak Alex memperlakukan dirinya seperti itu.
Clara pikir, Pak Alex tidak mau di sentuh karena sudah ada Jenni.
Ia bertekad akan membalas penghinaan ini pada Jenni, perempuan yang sudah mengambil Alex dari nya.
...****...
Di tempat lain, seorang wanita yang sedang berdiam diri tanpa mau melakukan apapun.
Pandangan nya kosong, seperti tak memiliki gairah hidup.
Sejahat apapun dan sebejad apapun dirinya tetap lah seorang ibu yang pasti akan mencurahkan segala kasih sayang pada anak nya, tapi kali ini ia kehilangan bayi nya.
Dia sangat terpukul akan peristiwa ini.
Akibat pergaulan nya yang salah, ia harus mengandung di luar nikah.
Hingga seluruh dunia tahu, kalau dia seorang peliharaan laki laki tua.
Setelah dunia tahu, kalau dia bukan wanita terhormat, Feerya harus menelan pil pahit saat dokter menyatakan janin dalam perut nya telah tiada.
Lalu, bagaimana dengan masa depan nya?
Adakah seorang pria yang mau menerima dirinya?
__ADS_1
Ditambah lagi saat ini perusahaan ayah nya terancam gulung tikar karena kesalahan yang di buat diri nya, membuat ayah nya juga ikut merasakan dampak buruk nya.
Semua orang menjudge ayah Feerya sebagai ayah yang gagal dalam mendidik anak nya.
Semua masalah itu terus berputar putar dalam kepalanya hingga membuat ia depresi.
Semakin hari kondisi Feerya semakin memburuk.
Tidak ada lagi wajah cantik Feerya itu yang sering melakukan perawatan.
Saat ini kondisi nya sangat mengenaskan.
Rambut acak-acakan, kulit menjadi sedikit kusam dan mengeriput.
Badan kurus kering karena tidak pernah mau makan.
Jeremy yang melihat itu sangat merasa iba.
Walau bagaimana pun dia sangat menyayangi Feerya.
Tidak mungkin dia meninggalkan Feerya dalam kondisi seperti ini.
Apalagi sekarang ayah Feerya sudah tidak peduli dengan kondisi putri nya, karena saat ini ia lebih memilih mengurusi perusahaan nya yang di ambang kehancuran itu.
Vote dulu nanti up lagiπ
...----------------...
...β€οΈβ€οΈβ€οΈ...
...TBC...
__ADS_1
See you next chapter π