
Pagi hari kembali menyapa, matahari terlihat sangat cerah. Cahaya nya mampu menembus celah-celah kaca yang tertutup gorden, membuat sepasang suami isteri yang masih terlelap dalam tidurnya itu sedikit terusik.
Jenni mengerjapkan matanya beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya yang menyilaukan mata.
Seketika dua manik mata yang tadinya tertutup rapat langsung terbuka, memandang objek yang ada di depannya. Bibirnya menyunggingkan senyum saat melihat wajah polos serta menenangkan hatinya.
Jenni menatap penuh cinta pada orang yang saat ini ada dihadapannya, tangan itu terus menyusuri setiap lekuk wajah suaminya namun tak membuat Alex terusik dari tidurnya.
Kedua tubuh polos itu masih menempel memberi kehangatan satu sama lain. Tangan kekar Alex masih setia membelit tubuh Jenni dengan erat, satu tangannya lagi digunakan sebagai bantal isterinya.
Sungguh pemandangan yang sangat romantis!
"Sayang, bangun ... " Bisik Jenni tepat di telinga suaminya.
Alex tak merespon sedikitpun, tidurnya sangat lelap, mungkin karena efek kelelahan. Semalam Alex sangat bersemangat menjenguk anak nya yang sudah lama tidak ia jenguk.
Pipi Jenni bersemu merah saat mengingat bagaimana brutal nya seorang mantan Casanova yang semalam terus memberikan hantaman pada dinding rahimnya.
"Sayang, bangun! nanti terlambat ke kantor!" Jenni sedikit menggoyang lengan kekar suaminya supaya bangun.
Kembali tak mendapatkan sahutan dari suaminya, bahkan tidak terusik sama sekali meski Jenni terus menggoncang lengan Alex.
Terbesit ide jahil untuk mengerjai suaminya, Jenni menyeringai lebar. Satu tangan Jenni menangkap senjata sakti milik Alex yang belum terbungkus apapun, karena setelah selesai melakukan percintaan Alex tidak sempat meraih celanna bokser nya yang sudah raib entah kemana.
__ADS_1
Dan akhirnya baik Alex maupun Jenni tidur tanpa menggunakan apapun karena terlanjur mengantuk dan sangat lelah, hanya ada selimut putih yang menutupi tubuh mereka.
Oke, kembali ke topik!
Jenni menggenggam erat senjata sakti Alex, kemudian sedikit memijatnya. Tidur Alex mulai terusik, seiring dengan bangunnya senjata Alex yang masih di pegang Jenni.
"Eumhh ... " Alex melenguh kemudian membuka kedua matanya lebar-lebar saat merasakan sesuatu.
"Apa kau belum puas dengan permainan ku semalam, sayang?" Alex tersenyum lebar saat merasakan istri nya sedang memainkan miliknya.
"Siapa bilang??" Jenni tersenyum lebar ketika melihat suaminya berhasil dibangunkan.
"Lalu kenapa kau membangun kan nya? Pasti kau masih menginginkan nya kan?" Alex langsung meraih tubuh istri nya, dalam sekejap tubuh Alex sudah berada di atas tubuh Jenni.
"Alex! lepaskan ..!" Sentak Jenni. Dirinya benar-benar tidak kuat lagi jika harus melayani suami messum nya ini.
Wanita yang sudah berhasil mengubah hidupnya, ia tidak menyangka kehidupan nya saat ini menjadi terarah seperti kehidupan orang normal, dan itu semua berkat campur tangan istrinya.
"Alex! Aku bilang lepaskan ..!" Jenni berusaha melepaskan dari Kungkungan Alex, tetapi tetap saja tidak bisa.
"Baiklah, aku akan melepaskan mu. Tapi ... " Alex terus menatap wajah serius istrinya yang saat ini sedang menunggu kata yang akan keluar dari mulut Alex.
"Kau harus menidurkan nya dulu." Bisik Alex tepat di telinga kiri Jenni.
__ADS_1
"Tapi aku masih sangat lelah, Alex ... " Jenni memasang wajah sedih, berharap suaminya akan mengampuni dirinya.
"Itu sudah menjadi konsekuensi mu! karena sudah membangun kan nya!" Tanpa ba bi bu Alex kembali menerkam istri nya, ia kembali memasukkan senjata sakti nya ke dalam lubang yang seharusnya ia masuki dengan penuh cinta dan menggebu-gebu.
Jenni tidak lagi melawan, ia hanya bisa pasrah dengan setiap permainan suaminya. Terdengar suara eraangan dan desaahan dari keduanya, bagaikan suara burung yang terus menyahut satu sama lain.
Hingga akhirnya tubuh Alex tumbang di samping tubuh Jenni dengan peluh yang membanjiri kedua tubuh polos itu.
Baru saja Alex bangun dari tidurnya, ponsel yang berada di atas nakas berbunyi.
"Halo!"
" ... "
"Bereskan!"
tut
Raut wajah Alex tiba-tiba berubah, entah apa yang dipikirkan nya!
"Siapa yang menelepon mu?"
...💙💙💙...
__ADS_1
...TBC...
See you next chapter 👋😉