Ellena

Ellena
31


__ADS_3

Setelah beberapa hari Ellena beristirahat, Ellena hari ini melakukan penerbangan ke Korea Selatan. Batal dari rencana awalnya yaitu Singapura.


Sebenarnya Ziu melarangnya kesana tapi dia mau pergi kesana, untuk memulai apapun dari awal toh Ziu juga tak lagi tinggal disana jadi tak perlu mengawatirkan apapun.


Ziu terlalu bahaya, selain dia sangat kaku dan tegas, tempramennya sama dengan sang kakek apalagi setelah tahu aku hamil.


Dia tak mau berurusan dengan para lelaki yang menakutkan.


Hanya kakeknya yang tahu tentang kepergiannya. Dia menuju Manchester Airport sendirian tanpa ada yang menemani hanya anaknya yang ada didalam perutnya.


Dia harus kuat.


Melangkah dengan pasti saat negara tujuannya diumumkan. Ellena harus melewati ini semuakan?


Setelah naik keatas pesawat lalu dia duduk dibangkunya menikmati pemandangan luar. Entah kapan dia akan kembali, yang pasti tidak diwaktu dekat.


Ellena berangkat dari Manchester International Airport ke Incheon International Airport. Punggung Ellena terasa kebas setelah menempuh 13 jam lebih untuk sampai di Korea.


Entah apa yang akan dia lakukan disini. Apalagi Kakeknya hanya memberinya uang beberapa juta. Untung bisnis berliannya tak ada yng tahu.


Ellena keluar dari bandara yang lumayan padat itu seorang diri, menarik kopernya dan sesekali mengelus perut ratanya.


Ellena menaiki taksi yang terparkir didepan bandara.


Tujuannya adalah COZY Duplex in HONGDAE, sebuah penyewaan apartment.. ya sebelum dia memiliki hunian tetap lebih baik sewa saja.


Dari bandara ke COZY Duplex in HONGDAE memakan waktu 1 jam lebih, dia terlalu jauh, seharusnya kemarin memilih bandara Gimpo saja. Tapi apa mau dikata, dia tak berwenang.


Setelah perjalanan membosankan hanya ada dia dan anaknya akhirnya sampai juga ditempat tujuannya.


Dia sangat memimpikan bisa ke negara ini dari dulu tapi sayang tak pernah ada yang menanggapinya serius.


COZY Duplex in HONGDAE~


114, Yanghwa-ro, Mapo-Gu, Seoul — 09:33 AM.


Ellena berjalan kepihak resepsionis untuk mengkonfirmasi kedatangannya. Ellena ingin cepat mengistirahatkan punggungnya.


Setelah mendapat akses, Ellena segera naik ke kamarnya. Tanpa berbenah dan mandi, Ellena segera membaringkan diri.


"Apa kau baik baik saja nak disana?"


"Kita akan melewati ini bersama, tapi mommy berjanji untuk mempertemukanmu pada daddy suatu hari nanti"


"Tak apa nak, kita bisa hidup tenang disini"


Ellena bermonolog lebih tepatnya berbicara pada bayi didalam perutnya.


Besok dia akan mengkonfirmasi pekerjaannya, ya apa lagi kalau bukan bisnis berlian. Mungkin bisa dikembangkan disini.


Ellena mengelus perut ratanya, tersenyum.


"Kau akan menjadi penyemangat mommymu ini nak"


****


Dom's Enterprise~London~England


Disisi lain, Leo nampak uring uringan. Semua orang terkena amuk. Sampai Roy ditarik kembali ke London.


"Kenapa aku harus kembali lagi?"


"Bossmu itu patah hati"


"Bagaimana bisa?"


"Ellena pergi"


"Pergi? Ceritalah yang jelas!"

__ADS_1


Akhirnya saat makan siang itu mengalirlah cerita dari mulut Liam. Seketika Roy geram, bisa bisanya Leo berbuat seperti itu.


"Lalu Ell sekarang dimana?"


"Tak tahu, jejaknya hilang!"


"Hilang? Setahuku dia bukan mahluk halus?"


"Tak ada sejenis itu, mungkin ada hubungannya dengan Ziu, dia baru pulang"


"Ziu Ming? Dia orang Jepangkan?"


"Ya, dan dia tangan kanan sekaligus anak angkat dari Robert, kakek Ellena"


"Dia underground?"


"Maybe...tapi dia sekolah dibidang kedokteran dan juga bisnis"


"Aku tahu itu, tapi dia NIS( National Intelligence Service)"


"Korea?"


"Ya,dia sudah menjadi warga negara Korea Selatan"


"Apa mungkin Ell disana? Mengingat di Jepang tak ada, aku kemarin sudah menghubungi agent yang disana"


"Kenapa kamu begitu mencemaskannya, jangan jangan kamu ingin menyelingkuhi Hana? Kau bisa dikebiri istrimu itu!"


"Ini ya gara gara Hana,.."


"Hana menyuruhmu Selingkuh? Ya ampun apa dia tak kuat menghadapimu diranjang? "


"ROY!! Diam kau, aku belum selesai bicara! Hana itu mencemaskan Ellena, dia menangis saat tahu Ell hilang, dan satu lagi! Hana masih kuat melayaniku sampai pagi! Bahkan sampai siang"


"Oh begitu,,, kasihan Hana mempunyai suami hypersex sepertimu"


"Aku tak hypersex! Itu wajar dilakukan oleh suami istri walau seharianpun melakukan sex beda denganmu yang tak laku"


"Bilang saja tak ada stok bit*h diranjangmu"


"Kalau aku tak tiba tiba kau telpon dan sudah mengirim jet pribadi, aku mungkin sudah tidur dengan artis itu!"


"Ah iya,, kamu sudah mengkonfirmasi kedatanganmu pada Leo?"


"Aku lup..."


Drrttt...drrrttt...


Big boss calling


"Hallo boss!!"


"DIMANA KAU!! CEPAT TEMUI AKU! AKU MENGGAJIMU BUKAN UNTUK BERGOSIP DENGAN LIAM!!"


Roy menjauhkan ponselnya saat Leo berteriak, dia salah mengabaikan orang patah hati.


Dan seketika Roy serta Liam mencari keberadaan boss patah hatinya itu, ini dicafetaria kantor dan tak ada batang hidung lelaki tua itu.


"Kau mencariku?menoleh kekirimu!


Sontak Liam dan Roy menoleh, dibodi mobil fortuner Roy sudah bersender lelaki berjas disana.


"Ya Tuhan, mati aku"


Liam dan Roy segera keluar dan menghampiri bossnya. Meninggalkan obrolan tak jelasnya tadi.


"Boss/Leo"


"Kalian lihat ini lebih dari jam makan siang dan masih disini, untuk apa?"

__ADS_1


"Emmm"


"Boss saya mengkonfirmasi kedatangan!"


"Mengkonfirmasi kedatangan? Kamu lucu Roy, apa harus aku cari dulu baru kamu bicara! Otakmu makin sempit"


"Leo!"


"Apa! Aku berhak memarahi kalian dan menyidang kalian! Sekarang kalian berdua ikut aku kerumah Hana!"


"Hana? Rumahku? Untuk apa?"


"Hana ingin bicara denganku"


"Baik"


Akhirnya mereka bertiga masuk kemobilnya Roy. Dan segera melesat kejalanan London.


Dia yang patah hati, sini yang kena amuk, Ell pulanglah hanya kau pawang sanga singa~ Roy mengeluh dalam pikirannya atas sikap Leo yang arogant.


Hana!! Kau ingin cari masalah dengan lelaki patah hati ini!~ Liam juga mengeluh, merutuki sikap istrinya.


Sedangkan Leo, asyik dengan ipadnya mengecek kabar dan juga saham.


"Ziu Ming kembali?"


"Iya, dia kembali 2 minggu yang lalu"


"Di mana dia sekarang?"


"Perusahaan Mr. Robert"


"Bukannya dia NIS?"


"Sepertinya dia sudah keluar dan kembali lagi kesini boss, mengingat mr. Robert tak punya pewaris setelah Nyonya Ami keluar dari rumah waktu itu"


"Ami? Ah ya, masalah pernikahannya dengan reynald belum selesai? Sayang sekali... Reynald dan juga Mendiang Arsyid memilih wanita yang salah"


Ya mereka bertiga tahu betul bagaimana kakek Ellena menentang pernikahan Ami dan juga Reynald karena dianggap buruk sampai nama Ellenapun diganti dengan marganya Reynald yaitu Lopez bukan lagi Ellena Arsyid lagi. Karena memang Mohammed Arsyid tak memiliki marga, tapi lelaki itu cukup berpendidikan dan juga baik. Sedangkan Reynald Lopez lebih arogant dan bersikap berwenang seperti pria Amerika lainnya. Tapi keduanya sangat baik dan bertanggung jawab.


Ami saja yang buta akan itu dia hanya tahu harta dan kekuasaan.


Sesampainya dirumah Liam, mereka segera masuk. Tanpa basa basi lagi, Hana mengajak Leo ketaman belakang untuk bicara Empat mata meninggalkan Roy yang penasaran dan juga Liam yang cemas.


"Leo"


"Ehm.."


"Kau mencintai Ellena?"


"Tentu, dia saja yang tak mau mengerti besarnya cintaku"


"Ellena juga mencintaimu, aku tahu dari sorot matanya.. tapi cinta Ellena padamu masih kalah dengang cinta Ellena pada janinnya"


"Tapi anak itu dari lelaki brengsek!"


"Ya lelaki yang menghamili Ellena itu brengsek! Sangat brengsek!"


"Kau ingin aku menerima Ell dan juga anaknyakan, jawabanku tetap sama Hana!"


"Aku tak ingin itu, aku hanya akan bilang lupakan dia dan kalau suatu hari bertemu dengannya pura puralah tak saling kenal.."


"Hana! Maksudmu apa! Aku tak bisa semudah itu melupakannya!"


"Aku hanya ingin kalian tak terlalu dalam terluka dalam cinta ini Leo, Ellena dulu harus kehilangan bayinya, sekarang kau ingin dia aborsi, dia tak akan mau"


"Dia harus mau!"


"Nyatanya dia sekarang pergikan"

__ADS_1


"Keegoisanmu akan membunuhmu Leo!"


*********


__ADS_2