
...Season 4: Bab 02. Bertemu Yuda dan Yuri....
Sesaat bertemu kangen, Alice berganti baju dengan baju yang dijual di minimarket serta handuk juga dari sana.
Setelah berganti baju di kamar mandi, Alice berjalan pelan menghampiri Juan seraya mengeringkan rambutnya dengan handuk.
"Jin, tidak masalah kamu mengambil baju dan handuk ini dari minimarket?"
"Tidak masalah, aku sudah membayarnya," jawab santai Juan.
"Ehh? benarkah? bagaimana caranya?"
"Secara kebetulan, aku melihat ada pejabat yang korupsi jadi, aku periksa kebenaran akun rekening nya yang ternyata jumlah lebih dari yang disiarkan media. Jadi, aku retas," jawab Juan.
"Wow, keren! Jin memang orang yang Extraordinary. Jadi, berapa kamu berhasil retas?" sambung tanya Alice.
"Rahasia," jawab canda Juan.
"Aishh! dasar pelit. Wuee!" ucap kesal Alice yang diakhiri dengan menjulurkan lidahnya.
Melihat itu, Juan tertawa kecil dan Alice juga ikut tertawa. Lalu, mereka terdiam dan saling bertukar pandang.
"Jadi, bagaimana kamu bisa kembali? tidak hanya pulang melainkan kembali ke masa lalu?" tanya Alice.
"Itu nanti saja aku ceritakan. Ini sudah larut malam dan kamu masih anak dibawah umur bukan nanti Ibu mu khawatir," bujuk Juan dengan senyuman.
"Iya, lebih dari itu terimakasih Jin sudah membawa ku kembali ke masa lalu dengan ingatan yang masih utuh dan aku bisa tertemu dengan ibu ku lagi," ucap Alice yang diakhiri dengan senyuman juga.
"Dan, seharusnya kita berbelum saling kenal bukan? Maka." Juan memberikan tangan nya kepada Alice, "Aku Juan Prakoso. Salam kenal!"
Alice tertawa kecil tapi menerima tangan Juan, "Iya, aku Alina Neysa. Salam kenal!"
Juan dan Alina saling bertukar senyum dan berjabat tangan.
Beberapa saat kemudian, Juan membuka portal teleportasi ke rumahnya Alina dan dia pun pulang.
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul jam 5 pagi. Dalam ingatan dahulu, Juan melakukan misi olahraga untuk meningkatkan point status namun, Juan membuka baju dan melihat tubuh nya penuh dengan otot meski tubuh Juan saat itu kurus tetap saja membuat tubuh Juan menjadi bagus.
Tidak hanya itu saja, Juan bercermin dan melihat wajahnya lebih tampan dari masa lalu sebelum nya. Hal ini disebabkan oleh Extraordinary System Delta.
__ADS_1
"Kuharap Yuda dan Yuri tidak terkejut melihat penampilan ku." gumam Juan.
Setelah itu, Juan memeriksa rekening nya di ATM yang juga ada di mini market itu dan terlihatlah disana rekening Juan yang awalnya 2 ribu rupiah kini menjadi 10 milliar rupiah dengan catatan riwayat yang sudah terhapus jadi pihak berwajib tidak bisa melacak uang nya Juan dan tercatat sebagai tabungan bisa serta warisan dari kedua orangtuanya.
Jin tersenyum melihat jumlah itu lalu, dia melihat tangannya. "Terimakasih, Delta 33- Hacking."
Tidak selang lama, rekan kerja Juan datang.
"Pagi, Ju," sapa rekan kerja.
Juan yang mendengar itu, dia tersenyum senang. "Hei, Budi. Lama tidak berjumpa."
"Hah? Lu bicara. Udahlah, sana Pulang mungkin lu kecapean," jawab Budi sambil masuk ke ruang karyawan.
Lalu, Juan juga pergi kesana. Dia berganti baju dan pulang.
"Oke, Bud. Aku pulang dulu," ucap Juan yang menyapa Budi.
"Iya, hati-hati!"
Sesudah itu, Juan pergi ketempat parkir yang dia menatap haru motor Honda Astrea legenda. melihat motor itu, Juan mengingat kenangan dirinya bersama ayah dan ibunya lalu, motor itu dihancurkan oleh teman sekolah dan ditipu oleh pemilik bengkel Lantara motor itu sudah menjadi barang antik.
Mengingat itu semua, Juan tertawa kecil. "Sungguh bodoh dan naif, aku dahulu. Motor istirahat lah dengan tenang!"
"Ciel, Delta 22 - Storage!"
Dalam sekejap motor itu berubah menjadi garis hijau dan menghilang.
Sesudah itu, Juan pergi ke gang kecil dan membuka portal sampai di rumah nya yang mana Juan dikejutkan oleh Yuda yang sudah bangun dengan menatap kagum kearah Juan.
"Kakak?" sapa Yuda.
Juan tersenyum paksa dan melambaikan tangan, "Yuda, kamu sudah bangun."
Beberapa saat kemudian, Juan, Yuda dan Yuri yang baru bangun saling berbincang. Awalnya Juan ingin temu kangen dengan memeluknya namun, berubah lantaran Yuda sudah melihat kemampuan Kakak.
"Jadi, kakak seorang penyihir seperti dr. strange! keren!" ucap senang Yuda.
"Iya, begitu lah meski sihir kakak berbeda dari Dr. Strange."
__ADS_1
"Wuaahhh! Luar biasa! aku tidak menyangka akan menjadi adik seorang super Hero," sambung senang Yuri.
"Iya, Yuri. Apa jangan-jangan kakak anggota Avengers?" sambung Yuda.
"Eh? tidak, kakak tidak sampai setinggi itu. Kakak hanya penyihir tersembunyi."
"Berarti kakak pahlawan bayangan. Lebih keren lagi!" ucap Yuda.
Juan menghela nafas namun, dia tersenyum lebar lantaran suara ocehan dan ucapan yang dirindukan kini terdengar lagi hingga Juan menitihkan air matanya.
Melihat Juan yang menangis. Yuda dan Yuri menjadi terdiam.
"Kakak, kenapa menangis?" tanya Yuri.
Juan tersenyum lalu, mengusap air matanya. "Kakak tidak menangis hanya kelilipan dari saat kerja tadi. Baiklah, sekarang kita berhenti membahas pahlawan. Kakak memiliki sihir yang bisa kakak kabulkan semua permintaan benda apapun."
Yuda dan Yuri saling menatap serta tersenyum lalu, mereka serentak melihat Juan.
"Benarkah?"
"Yups!" jawab Juan.
Lalu, Yuda meminta Laptop gaming sedangkan Yuri meminta ponsel IPhone. Juan pun tidak mempermasalahkan nya.
Sesudah mendengar permintaan itu, Juan merapalkan sesuatu.
"Ciel, Delta 20. Extraordinary Market."
Sesaat kemudian muncul layar udara yang berisikan berbagai barang dan EXP Juan masih memiliki 10.205.210 poin. Sedangkan untuk membeli laptop gaming seharga 500 Exp meski begitu, spek dan kualitas sama dengan beli di online normal seharga 14 juta bahkan Juan membeli iPhone terbaru hanya perlu menghabiskan 400 Exp. Sesudah terbeli, kedua barang itu sontak ke masuk ke Storage dan Juan mengambil kedua barang itu lalu, memberikan nya kepada Yuda dan Yuri.
"Wuahh ... keren!" ucap Yuda sambil memeriksa laptop pemberian Juan.
"Wow, Luar biasa!" ucap kagum Yuri.
Juan yang melihat kedua adiknya senang. Dia pun juga menjadi senang.
"Baiklah, sekarang kakak akan membuatkan makanan untuk kalian."
"Iya, kak," jawab serempak Yuda dan Yuri.
__ADS_1
Sesudah itu, Juan memasak dan makan bersama. Lalu, Juan pun berangkat ke sekolah kembali.
...# Extraordinary System #...