
...Season 3: Bab 03. Battle with Demon...
Ditengah malam yang cerah, Jin berlari kearah ke hutan lantaran ingin membantu warga desa Soma. Dihutan Jin disuguhi oleh kegelapan hutan yang baru di rasakan sehingga dia menghentikan langkahnya.
"Ciel, aktifkan Extraordinary Vision!"
Sesaat kemudian, tiga layar vertikal berukuran 32 inci muncul di depan, samping kiri dan kanan seperti layaknya Jin sedang mengemudi kendaraan yang memiliki satu kursi. Tidak hanya itu saja, layar yang ditampilkan sangatlah terang sehingga Jin bisa melihat didalam hutan dalam keadaan gelap gulita tanpa pencahayaan sedikit pun.
Extraordinary Vision sendiri merupakan perkembangan fitur [Night ] dan [Zoom] Vision yang digabungkan menjadi satu fitur bernama Extraordinary Vision.
Tanpa membuang lagi, Jin berlari lebih cepat dengan penglihatan yang jelas dan sampailah Jin di lokasi yang mana beberapa warga sudah ada yang tewas adapun yang masih bertahan dengan keterbatasan kemampuan nya.
Jin yang melihat itu sontak mengeluarkan senapan jarak jauh dari fitur [Gudang]. Lalu, menembaki semua demon wolf yang menyerang warga.
Dor! Dor! Dor!
Suara gemuruh terdengar di seluruh hutan bahkan sampai ke telinga sosok yang lain.
Setelah Jin melesatkan dan menembakisemua serigala, Jin mengangkat senjata nya. Jin berpikir bahwa serigala itu sudah mati namun pemikiran itu salah. Tidak lama kemudian, semua serigala berdiri kembali dan mereka mengalihkan target kepada Jin.
Jin pun menatap heran, "Ciel, Kenapa mereka hidup lagi?"
Kling!
[Mereka adalah Demon yang memiliki skill [Fast Regeneration.]
"Jika memang seperti itu. Senjata jarak pendek yang lebih efisien," ucap Jin.
Jin pun memasukkan senjata apinya ke fitur [Gudang] lalu, mengambil pedang katana nya.
Sesaat para demon Wolf pulih, mereka berlari mendatangi Jin.
Jin pun juga melakukan yang sama dengan memegang katananya, Jin berlari kearah serigala.
__ADS_1
Disaat jarak Jin dan demon wolf sudah dekat, demon wolf melompat kearah Jin. Lalu, Jin pun menghindari nya serta katananya dan menebas kepala Demon Wolf yang membuat sontak serigala itu terjatuh dengan kepala yang terputus.
Kedua demon wolf yang lain juga melompat dan menyerang Jin. Menyadari serangan itu, Jin melompat kebelakang sambil melemparkan bom kecil ke mulut serigala dan membuat kepala serigala itu meledak serta serigala yang disampingnya terpental.
Demon wolf yang lain muncul dari belakang Jin yang sedang melompat. Jin pun menghindar kesamping lalu, memegal kepala Demon wolf itu begitu pun juga serigala yang sebelumnya nya terpental dia melompat dan Jin pun menusuk Katananya hingga menembus bagian kepala Demon Wolf.
Dan, keempat demon wolf berhasil Jin bunuh. Sesudah itu, Jin menghampiri warga yang masih hidup.
"Kalian cepat lah pergi dari sini!" seru Jin.
Beberapa warga yang mendengar itu, mereka sontak berlari kearah desa. Adapun seorang wanita yang tidak mendengar ucapan Jin melainkan meratapi pria yang tewas didepan nya.
"Suamiku! Suamiku!" seru wanita.
Jin yang melihat itu, dia mencoba membujuk, "Nona, cepat pergi sebelum ada monster lagi yang datang!" Jin memegang bahu wanita itu.
"Tidak mau! lebih baik aku mati disini!" seru ngelak wanita.
Tidak selang lama, Jin dan wanita itu mendengar langkah kaki dan merasakan getaran nya. Hal itu membuat Jin dan wanita itu melihat kearah sumber suara itu yang lama kemudian terlihat sosok beruang raksasa yang berbulu merah, mata merah dengan geraman yang disertai gigi yang tajam.
"Guwaaaa!" raungan beruang merah.
Raungan itu pun membuat keempat Demon Wolf hidup kembali bahkan ada yang tanpa kepala.
Disaat yang sama juga Ciel memperingati Jin.
Kling!
[Master, terdeteksi kekuatan tidak biasa dan energi sihir gelap tinggi.]
"Seperti nya aku harus berhadapan dengan makhluk yang lebih aneh lagi," gumam Jin seraya meregangkan lehernya. "Let's party!"
Sesaat kemudian keempat demon wolf dan demon Bear berlari kearah Jin.
__ADS_1
Jin pun memasukan katananya didalam fitur [Gudang]. Setelah itu, Jin memasang kuda-kuda bela dirinya.
Saat demon wolf sudah berjarak dekat dengan Jin, mereka melompat secara bersamaan. Jin yang menyadari itu, melesatkan tinjunya bersamaan dengan systemnya.
"Ciel, aktifkan Extraordinary System Type 07. Impact Dial!"
Tinjuan Jin itu bukanlah tinjuan biasa melainkan tinjuan hasil gabungan type 4. Shock dan type 5. Enchant yang membuat keempat demon wolf terpental jauh tapi tidak dengan Demon Bear, dia hanya mundur beberapa langkah saja.
Menyadari kekuatan Jin, demon Bear langsung melesat kan cakarnya. Melihat itu, Jin sontak mengeluarkan type 1. Shield dan berhasil menahan serangan demon Bear.
Tapi, Demon Bear sendiri tidak menyerah dan terus berusaha menembus pertahanan Jin.
Jin pun sontak melesatkan type 2. Reflection Archer. Serangan itu membuat Demon Bear terkena serangan sendiri dan mudur beberapa langkah.
Melihat kesempatan itu, Jin sontak mengeluarkan katananya kembali dan melompat dengan kombinasi systemnya.
"Ciel, aktifkan Extraordinary Phalanx Type 08. High Jump."
Sesaat mengatakan itu, kedua kaki Jin diselimuti oleh Phalanx lalu, Jin pun melompat disertai type 04. Shock hingga membuat Jin melompat tinggi lalu, diudara Jin menyentuh katananya memakai dua jari untuk menggabungkan dengan type 05. Enchant. Setelah itu, Jin mengayunkan katana secara vertikal dan menebas bahu sampai pinggang Demon Bear.
Demon Bear itu pun menjerit kesakitan dan tubuh nya pun terbelah jatuh ketanah namun, berlahan tubuh Demon Bear menyatu lagi. Jin yang melihat itu, dia pun tidak membiarkan nya maka Jin melompat kembali kearah leher demon Bear lalu bersamaan dengan keempat demon wolf yang melompat kearah Jin akan tetapi langkah Jin lebih cepat untuk menebas leher Semo. Setelah itu, Demon Bear tidak bernyawa lagi. Begitu juga keempat demon Wolf.
Sesudah itu, Jin menghela nafas panjang.
"Ahfuu ... akhirnya, usai sudah."
Di tempat yang berbeda, Tomoe dan beberapa warga disana menunggu kedatangan Jin di gerbang desa. Malam pun berlalu dan matahari terbit mengiringi Jin yang berjalan kembali ke desa. Melihat keberadaan Jin, Tomoe pun sontak senang dan tersenyum.
Tomoe terus menatap Jin sampai berhenti didepannya.
"Aku pulang!" ucap Jin.
"Iya, selamat datang kembali," jawab Tomoe.
__ADS_1
Jin dan Tomoe pun saling bertukar senyum.