Extraordinary System

Extraordinary System
Extraordinary System Bab 55 (Revised)


__ADS_3

...Season 2 - Bab 05. Parrot....


Pada malam itu, Jin mendapatkan misi untuk membunuh mata-mata dari Organisasi Ghost. Maka dari itu, malam itu juga Jin pun menjalankan misinya. Fox pun memberikan senjata kedap suara kepada Juan. Lalu, dia pun meninggalkan atap dan kembali kebawah.


Saat melangkah keluar, Jin berpapasan dengan Akiyama dan membuat langkah nya berhenti serta melihat Jin


"Oh, kamu sudah kembali. Bagaimana dengan tournament Cage?"


Jin pun tersenyum tapi tidak menghentikan langkahnya, "Aku menang dan satu juta ditangan," jawab Jin yang melewati Akiyama.


"Jinn! pulang nya cepat dan ditunggu traktirannya!" jawab Akiyama


"Iya," jawab Jin yang membelakangi Akiyama.


Akiyama pun tersenyum, "Dia terlihat santai sekali. Padahal abis bertarung dengan mempertaruhkan nyawanya," ucap Akiyama.


Jin pun melangkah dengan terus hingga ketempat lokasi pengkhianat itu berada. Namanya, Parrot. Seorang informan handal di Organisasi Ghost. Juan pun sempat bertemu dengan nya beberapa kali.


Dan, sampailah Jin di penginapan kecil di sudut distrik Kamurocho.


"Disinikah?"


Jin pun berganti pakaian phantom yang masih tersimpan di menu [Gudang ] setelah itu barulah masuk kedalam penginapan itu yang dimana pemilik penginapan itu sedang tertidur di meja resepsionis.


Jin pun melangkah masuk dengan bantuan sistemnya. Dia pun menekan gelembung dan layar udara pun muncul.


[Ada yang bisa saya bantu?]


"Aktifkan skill Ninjutsu!"


Sesaat kemudian, langkah Jin pun menjadi tidak terdengar sama sekali yang membuatnya dengan muda menyusup ke kamar Parrot.


Setibanya di depan pintu, Jin pun mengambil Lockpicking dari Menu [Gudang].


"Sistem, gunakan skill Lockpicking!"


Jin yang mengunakan Skill itu dengan mudah membuka pintu. Sesaat itu juga, Jin mengambil pistol kedap suara dan berlahan jalan masuk dengan menodongkan pistol sesaat masuk terlihat Parrot juga menodongkan pistol kearah Jim dengan panik.


"Aku mohon ampuni nyawaku!" ucap Parrot sambil menangis dan dia pun melesatkan tembakan.


Ciung!

__ADS_1


Jin pun tidak berdiam diri, dia juga melesatkan tembakan.


Ciung!


Tembakan Parrot pun meleset mengenai tembok sedangkan tembakan Jin tepat mengenai persendian tangan sehingga tangan Parrot yang memegang pistol tidak bisa bergerak hingga membuat pistol itu terjatuh.


Melihat Parrot yang sudah tidak ada perlawanan lagi, Jin pun menghampiri nya. Lalu, dia juga menyalakan fitur [Mind Reader] dan layar baru terbuka.


"Parrot, kenapa kamu berkhianat?"


Parrot pun menangis dan memohon kepada Jin.


"Key, Organisasi Ghost telah menipu kita. Aku terutama kamu," ucap Parrot.


Jin pun menatap curiga dan melihat ke layar [Mind Reading]


Kling!


[Parrot: Aku tidak ingin mati. Aku mohon, Haunan Jangan keluar!]


Diam ketakutan Parrot yang melihat pintu sampingnya.


Jin yang melihat itu, dia pun menghampiri pintu dan membuat Parrot menjadi panik serta menghalangi langkah Jin.


Jin pun melirik ke layar [Mind Reader]


Kling!


[Parrot: Jangan bunuh anak saya! Aku tidak ingin anak ku mati! God! bantulah Aku! God!]


Melihat Jin pun menghela nafas, "Baiklah, setidaknya tunjukan anak mu, baru aku bisa mendengar pembelaan mu!" ucap Jin


Dalam diam Parrot, Jin melihat isi hatinya.


Kling!


[Parrot: God, lindungi Haunan!"]


"Baiklah," ucap Parrot yang membuka pintu.


Lalu, seorang anak laki-laki umur 6 tahun keluar dari kamarnya dan dengan menangis memeluk ibunya.

__ADS_1


"Maa!" ucap anak laki-laki


"Haunan!" jawab Parrot yang menerima pelukan putranya dan menangis.


"Parrot?" tegur Jin


Sesudah Jin menegurnya, Parrot pun memberikan sebuah flashdisk kepada nya.


"Key, selama ini. Organisasi telah menipumu dan semua nya tersimpan di sin-" sebelum Parrot menyelesaikan ucapannya. Fox datang dan langsung menembaki Parrot beserta putra nya.


Jin yang menyadari itu bergegas menyembunyikan flashdisk di fitur [Gudang] nya.


Dan, ibu dan anak itu pun mati tepat dihadapan Juan. Pemandangan itu mengingat dirinya saat tabrak lari yang membuat kedua adiknya pingsan.


Fox yang melihat Jin dia pun tertawa remeh.


"Dasar pria lembek, naif!" hina Fox sambil memeriksa flashdisk namun, dia tidak menemukan. Menyadari itu, Fox melihat tajam Jin.


"Key, kamu menemukan flashdisk nya!" seru Fox.


Mendengar itu, Jin melepaskan lamunannya serta meminta bantuan sistem untuk mengunakan skill [Penipu].


"Tidak ada sepertinya dia sudah memberikan kepada orang lain," jawab Jin


Saat Jin mengatakan itu, Fox terus melihat Juan dan dalam layar juga, Juan melihat tulisan.


Kling!


[Fox: mata, bibirnya. Dia tidak berbohong. Tapi, aku sulit mempercayai nya. Baiklah, untuk saat ini aku ikuti saja jalan pemikiran anak ini.]


"Aku mengerti. Sekarang, kembalilah! beristirahat! Seperti nya kamu sudah kelelahan," seru Fox.


"Baik, Fox."


Sesudah itu, Jin pun keluar dari ruangan itu dan menyimpan senjata, masker dan Topi nya ke dalam fitur [Gudang] lalu, berjalan melewati pintu belakang. Dalam perjalanan, Jin melihat terus Flashdisk yang baru terimanya dan mengingat perkataan dari Parrot bahwa flashdisk itu berisikan data rahasia organisasi Ghost.


"Seperti dugaan ku, Organisasi itu mencurigakan," gumam Jin


Sesaat kemudian, Jin pun mendapatkan panggilan telepon dari Selen yang mengatakan bahwa Akiyama dan Majima sudah menunggu Jin untuk minum bersama.


Jin yang mendengar itu sontak mempercepat langkahnya dan pulang. Dia mengabaikan dahulu flashdisk yang baru diterimanya untuk menyegarkan pikirannya.

__ADS_1


Setibanya di bar Selena, Jin pun minum bersama sama untuk merayakan kemenangan nya di Tournament Cage.


__ADS_2