Extraordinary System

Extraordinary System
Extraordinary System Bab 97


__ADS_3

...Season 3: Bab 12. Mengajukan diri....


Saat ini Jin sedang berhadapan dengan sosok lain dari Dr. Strange, The Lord Strange.


"Aku bukan Dokter. Aku The Lord Strange," jawab The Lord Strange.


"Iya, ya. Lalu, apa yang sedang anda lakukan?" tanya Jin.


"Membaca buku dan sudah lama sekali dungeon tidak ada Penyusup apalagi sampai ke lantai 100 ini juga-" The Lord Strange melihat kearah Key, "Kamu memiliki robot dan satu lagi, panggil aku Strange saja, Oke!" ucap Strange sambil menutup buku lalu, menunjuk kearah Jin.


Sambil berjalan ke rak, Strange melanjutkan pembicaraan, "Lalu, siapa kamu?"


"Aku Jin Kazuma dan tempat asalku di bumi," jawab Jin.


Strange yang sedang menaruh buku menjadi terhenti, "Apa?! Bumi?"


Jin yang mendengar respon Strange, dia melanjutkan pembicaraan nya.


"Aku ingin pulang ke bumi. Ada seseorang yang harus aku temui dan jaga maka dari itu, aku menaklukan semua monster dilabirin ini untuk bisa kembali ke Bumi. Apakah anda bisa mengabulkan nya atau apakah aku harus membunuhmu?"


Sesudah menaruh buku, Strange berbalik badan dan menghadap Jin.


"Ini bukan game, Jin. Sekalipun kamu membunuhku, kamu tidak akan bisa keluar dari universe ini, Jin. Tapi, jika kamu ingin hadiah dari penaklukan Labirin ini. Ambil saja semua harta yang ada di gudang. Baik emas, senjata, buku dan barang-barang sihir lainnya!" seru Strange.


"Aku tidak membutuhkan itu semua, aku hanya ingin kembali ke bumi. Kenapa aku tidak bisa keluar dari sini?" tanya Jin.

__ADS_1


"Sebelum aku menjawab nya, kenapa kamu yakin kalau dilantai 100 adalah jalan untuk kembali ke bumi? Dan, darimana kamu mendapatkan informasi itu?"


Jin yang mendengar itu, dia pun tidak bisa menceritakan nya bahwasannya informasi itu didapatkan dari Ciel maka, Jin berbohong kepada Strange.


"Aku mendapatkan informasi dari para samurai."


"Ahh, dari para Ghoul," jawab santai Strange sambil memunculkan dua gelas mewah dan diisikan wine melalui sihirnya.


"Ghoul?!" kaget Jin.


Strange sambil memberikan wine kepada Jin seraya menjawab nya, "Mereka adalah manusia tanpa jiwa. Hidup abadi dan suka memakan daging manusia."


Jin pun menatap heran, "Tapi, aku melihat mereka seperti manusia biasa bahkan para demon menyerang nya."


"Ada beberapa Ghoul yang berbaur dengan manusia dan mereka memutuskan untuk tidak makan manusia. Mereka lebih memilih untuk memakan monster atau hewan ternak dan menahan diri untuk tidak makan manusia. Namun, ada juga Ghoul yang sangat kejam. Mereka rela membantai manusia dan memakan nya sampai seluruh desa tidak ada yang hidup," sambung Strange.


Lalu, Jin mengalihkan pembicaraan, "Lalu, apa yang sedang anda lakukan disini dan bagaimana anda disini?" tanya Jin.


Strange pun menghela nafas dan dia mulai bercerita tentang kehilangan Christine, menjadi Strange Supreme sampai dirinya di kurung secara permanen oleh Dr. Strange dan Wanda.


Jin yang mendengar itu membuatnya berputus asa hingga terduduk dilantai. "Yang benar saja. Jadi, aku tidak akan bisa pulang."


Strange melihat Jin, dia pun menepuk pelan bahu Jin lalu, pergi meninggalkan nya. Keruangan yang berbeda.


Beberapa saat kemudian, Strange yang mempelajari sihir baru diganggu oleh kehadiran Jin.

__ADS_1


"Tuan Strange, aku tidak akan menyerah! aku akan temukan cara untuk bertemu dengan kembali dengan Alice!" seru semangat.


Strange pun mendengar kan dengan ekpresi kesal. "Ah, iya. Berjuanglah," ucap malas Strange.


Jin pun mendekati Strange dan berhenti didekat nya, "Maka dari itu, Izinkan aku tinggal disini dan ajari aku sihir! Aku akan membantu anda untuk memasak, membersihkan rumah dan sebagainya nya sambil menemukan cara untuk kembali ke bumi!"


"Terserah kamu saja! Aku tidak peduli! dan, sekarang, keluar dari ruangan ini!" jawab malas Strange sambil memberikan kode mengusir Jin untuk keluar.


Jin pun mengerti dengan kode itu dan pergi meninggalkan ruangan.


Melihat Jin yang sudah pergi, Strange mencoba sihirnya lagi namun simbol sihirnya yang belum selesai. Jin datang kembali dan menganggu konsentrasi nya.


Dengan tatapan kesal, Strange melihat kearah Jin. "Apalagi?!" tanya kesal Strange.


"Apakah aku boleh membaca buku disini?" tanya Jin dengan membuka sedikit pintu dan Jin hanya mengintip di pintu.


"Ya," jawab malas Strange.


"Semua nya?" sambung tanya Jin.


"Iya, udah sana!" seru kesal Strange.


Lalu, Strange yang sedang kesal. Dia pun melempar kan Jin dengan sihir telekinesis nya dan mengunci rapat pintu dengan sihir.


Meski, Jin terlempar namun dia tidak marah melainkan tersenyum senang.

__ADS_1


Sesudah itu, Jin pun mulai mempelajari sihir meski, dia tidak tahu apakah dirinya memiliki bakat sihir atau tidak sedangkan, selama bertahun-tahun Jin mengunakan Extraordinary System bukan sihir.


...# Extraordinary System #...


__ADS_2