Extraordinary System

Extraordinary System
Extraordinary System Bab 36


__ADS_3

...Bab 36. Percobaan Evil Island Beta versi 1.5...


# Day -14 for Festival game indie.


Diruangan Klub Game, Juan menyelesaikan update terbarunya.


Evil Island Beta versi 1.5.


"Roman, Aku sudah selesaikan. Coba lah!" ucap Juan.


"Baik, Bos." jawab Roman yang langsung membuka saving game nya.


Sesudah Cinema penemuan catatan laboratorium Mutasi Necro, Roman kembali memainkan Karakter Johnson nya. Kali, ini Stella memberikan misi.


• Main Mission: Membuat kapal kayu.


Roman pun memainkan Johnson untuk mencari kayu, tali dan kain dengan jumlah yang cukup banyak juga Roman harus melewati beberapa zombie Walker dan zombie Runner dalam pencarian bahan tersebut. Itulah yang membuat adrenalin roman meningkatkan untuk bermain.


Juan pun sedikit ingin memberikan kemudahan, "Roman, apakah bahan terlalu banyak?"


"Tidak apa, justru karena itu membuat game semakin menantang," jawab Roman.


"Oh, begitu."


Roman pun membutuhkan setengah jam untuk mencari bahan. Lalu, setelah semua bahan terkumpul. Roman memilih menu [ Build] dan membuat kapal kayu.


Sesudah kapal kayu terbuat seratus persen. Cinema pun muncul yang dimana Stella mendatangi Johnson.


Stella: Kamu sudah siap?


Johnson: Sudah.


Stella pun memberikan catatan laboratorium kepada Johnson.


Stella: Bawa ini mungkin akan berguna.

__ADS_1


Johnson: Kamu tidak ikut?


Stella: Tidak, saya akan tetap disini. Jika ada informasi atau bahan berguna. Bawa lah kesini!


Johnson: Baik, Aku mengerti.


Sesudah itu, Johnson menaiki kapal kayu kecilnya dan cinema pun berakhir Namun tidak pengendalian karakter Johnson melainkan sebuah menu baru untuk mengendalikan kapal kayu nya yang dilengkapi pandangan dengan 360 derajat serta pengendali kapal.


Roman sebagai player dapat merasakan sensasi arus ombak yang realistis, burung-burung yang berterbangan, angin yang berhembus serta melihat matahari senja. Tidak hanya itu saja, Juan sudah membuat program waktu yang dimana player mampu melihat langit dari pagi sampai malam yang dihiasi oleh bintang-bintang di langit malam.


Roman pun memainkan nya tidak sesuai melainkan sedang uji coba yang mana karakter Johnson berlabuh di pulau Selatan dahulu dan berkeliling disana


Pulau Selatan terdiri dari hutan belantara disertai perbukitan yang mana bukit itu memiliki pandang rumput yang luas. Di pulau ini juga tumbuh berlimpah jenis buah, sayuran dan hewan buruan. Pulau itu juga bukanlah pulau kosong tanpa zombie melainkan terdapat banyak hewan mutasi sebagai tentangannya.


Saat sedang memeriksa pulau, Roman pun sedikit kesulitan menangani mnyet mutasi yang bergerak cepat.


"Hah, sial! cepat banget ni mnyet!" gumam kesal Roman.


Juan dan lainnya pun tertawa kecil.


Sesudah memeriksa pulau selatan, kali ini Roman mengarahkan kemudi kapal kayu di pulau Utara yang dimana sebelum mencapai pulau Utara, Roman melihat ada kapal perang yang cukup besar yang sudah berkarat. Roman pun mencoba berlabuh disana namun, tidak bisa.


"Belum, kapal itu masih gambar saja belum bisa dimasukin," jawab Juan.


"Wuah, sayang sekali. Bagaimana kalau aku yang meneruskan?" ucap Alina yang mengajukan diri.


"Baiklah, Lin. Kuserahkan kepada mu!" jawab Juan.


"Baik, Bos." jawab Alina.


Roman pun mengabaikan kapal perang itu dan kembali mengarah kan karakter kapal kayu kearah pulau Utara yang mana pulau itu merupakan tempat terkumpulnya rongsokan dengan tanah yang tandus kecoklatan.


"Tempat ini?" tanya Roman.


"Pulau pembuangan limbah dan rongsokan," jawab Juan.

__ADS_1


"Jadi disini, tempat peralatan bekas terkumpul," ucap Roman.


"Selain itu, disana kutaruh zombie-zombie yang kuat dan memiliki senjata tajam yang menempel pada tubuh mereka," jawab Juan.


"Gee ... sungguh mengerikan. Jika zombie Runner memiliki senjata tajam," sambung Haruka.


"Tidak hanya itu saja, zombie-zombie itu juga ada yang berancun," sambung Juan.


"Juan, kamu sungguh mengerikan tapi ..." Alina mengacungkan jempol, "Keren."


"Roman lebih baik perkuat dulu senjata dan perlengkapan mu!" seru Juan.


"Siap, Bos!" jawab Roman.


Roman pun kembali ke permainan, dia mengabaikan pulau Utara dan melanjutkan perjalanan ke pulau barat. Sebelum tiba di pulau, Roman menghentikan sejenak permainannya.


"Juan, apakah karakter ini tidak bisa berenang?" tanya Roman.


"Aku belum membuatnya. Apakah itu perlu?" ucap Juan.


"Perlu, apalagi kita bisa mengambil ikan juga ada hiu mutasi didalam. Aku rasa itu akan menjadi menegangkan dalam bermain," sambung Alina.


"Oke, aku akan buatkan," jawab Juan.


Seusai mengatakan itu, Roman kembali ke permainan yang mana saat dekat pulau cinema pun muncul. Sebuah Cinema yang menunjukkan karakter Johnson yang berlabu dan dia pun melihat kelangit yang mana dia juga melihat tower besi yang sudah berkarat.


Johnson: Jadi, inikah pulau barat.


Sesudah itu, Johnson kembali melihat kedepan dan cinema pun berakhir. Begitu pun Roman, dia melepaskan tangan nya dari keyboard dan mouse lalu, menyadarkan badan nya di kursi.


"Juan, apakah cukup?" tanya Roman.


"Iya, Kita akan perbaikan dan mengembanginya dahulu," jawab Juan.


"Baiklah," jawab Roman.

__ADS_1


Alina, Haruka dan Tae Woong mengangguk kan kepala.


Evil Island Project masih berlanjut.


__ADS_2